Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Ciri Orang dengan Harga Diri Tinggi, Kerap Hindari 6 Kalimat Ini dalam Percakapan

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Rabu, 30 Sep 2026 11:35 WIB

Business woman working in the office
Ilustrasi Ciri Orang dengan Harga Diri Tinggi, Kerap Hindari 6 Kalimat Ini dalam Percakapan / Foto: Getty Images/migimigi
Daftar Isi
Jakarta -

Orang dengan harga diri yang tinggi memiliki pandangan sehat terhadap diri sendiri. Mereka tidak perlu merendahkan diri atau mengatakan hal-hal negatif tentang dirinya hanya untuk merasa nyaman dalam suatu situasi.

Rasa percaya diri tersebut juga terlihat dari cara mereka menghargai pencapaian. Alih-alih mengecilkan keberhasilan yang sudah diraih, mereka mampu mengakui usaha dan pencapaiannya tanpa merasa harus meminta maaf karena telah berhasil.

Adapun beberapa kalimat yang cenderung mereka hindari karena dapat menunjukkan kebiasaan merendahkan diri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


6 Kalimat yang dihindari orang dengan harga diri tinggi

Dilansir Your Tango, ketika seseorang memiliki harga diri yang sangat tinggi, beberapa kalimat berikut ini mungkin akan mereka hindari:

1. “Mungkin saya salah, tapi…”

Ketika orang memiliki harga diri tinggi, mereka tidak merasa perlu untuk merendahkan pendapatnya sendiri.

Tidak ada yang salah dengan mengakui bahwa Bunda mungkin bisa salah, dan bersedia untuk mempertimbangkan kembali perspektif tersebut.

Mereka tidak menganggap pikirannya tidak berharga. Sebaliknya, mereka dapat mengatakan apa yang dipikirkan dan tetap terbuka terhadap koreksi dari orang lain.

2. “Maaf, aku menyebalkan sekali”

Bagi kebanyakan orang, mudah untuk merendahkan diri sendiri ketika merasa harus minta maaf, meskipun tidak melakukan kesalahan apa pun.

Meskipun meminta maaf adalah bagian sehat dari mengambil tanggung jawab, meminta maaf hanya karena hadir bukanlah sesuatu yang akan dilakukan oleh orang-orang yang percaya diri.

Alih-alih meminta maaf karena terlalu banyak bicara atau bereaksi secara emosional, mereka tidak perlu meminta izin untuk mengambil ruang. Mereka tidak perlu mengecilkan diri setiap kali berinteraksi dengan orang lain.

3. “Aku tidak suka penampilanku”

Mereka tidak menyukai aspek-aspek penampilannya. Namun, jika sedang mengalami hari yang buruk atau merasa tidak nyaman dengan pakaian tertentu, mereka akan mengabaikannya.

Rasa percaya diri tidak mengharuskan seseorang untuk mencintai diri sendiri setiap hari, tetapi ketika seseorang menderita rendah diri, mereka mungkin berulang kali menyatakan betapa tidak menariknya penampilan mereka.

Sebaliknya, orang dengan harga diri tinggi akan memahami bahwa terus-menerus mengkritik diri sendiri tidak membuat mereka merasa lebih baik.

4. “Aku tidak pantas mendapatkan ini”

Bagi sebagian orang, menerima pujian adalah hal yang mustahil. Mereka sudah terbiasa mempertanyakan nilai diri sendiri sehingga ketika sesuatu yang baik terjadi, hal itu menjadi mencurigakan.

Namun, bagi orang-orang dengan kepercayaan diri tinggi, mereka dapat menerima pengakuan dan membiarkan seseorang melakukan sesuatu yang baik untuk mereka tanpa langsung memutuskan bahwa mereka belum pantas mendapatkannya.

5. “Aku tidak akan pernah bisa melakukan hal seperti itu”

Orang dengan harga diri tinggi akan menghindari kalimat ini. Sebab, mereka dapat merayakan pencapaiannya tanpa menggunakan kalimat “Kurang mampu”.

Mereka mungkin memikirkan betapa mengesankannya prestasi seseorang, dan mengatakan pada diri sendiri bahwa mereka dapat mencoba hal serupa suatu hari nanti.

Mereka tidak harus percaya bahwa mereka mampu melakukan segalanya. Mereka hanya tidak membiasakan diri untuk percaya bahwa mereka tidak akan pernah bisa mencapai sesuatu tanpa pernah mencobanya terlebih dahulu.

6. “Mungkin semua orang mengira aku…”

Karena orang yang percaya diri tidak menghabiskan setiap menit mencoba menebak apakah orang lain menilai mereka, mereka dapat hidup sebagai dirinya yang otentik.

Mereka tidak peduli apa yang dipikirkan orang lain, dan mereka berupaya untuk mengatasi suara yang mengganggu di kepalanya yang mencoba menanamkan keraguan.

Mereka memahami bahwa orang lain jauh lebih fokus pada kehidupan mereka sendiri, jadi alih-alih terus-menerus mengkhawatirkan pendapat orang lain, mereka mengalihkan perhatiannya kembali pada apa yang mereka ketahui.

Nah, itulah beberapa kalimat yang sering dihindari orang dengan harga diri tinggi yang dapat Bunda ketahui. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda