moms-life
Perawatan Saluran Akar (PSA): Pengertian, Prosedur, dan Kapan Harus Dilakukan
HaiBunda
Senin, 28 Sep 2026 11:05 WIB
Daftar Isi
Sikat gigi secara rutin dan memeriksakannya ke dokter menjadi kebiasaan penting untuk menjaga kesehatan gigi. Namun, perawatan sehari-hari tidak selalu dapat mencegah gigi berlubang atau kerusakan yang terjadi lebih dalam.
Ketika kondisi tersebut terjadi, gigi mungkin membutuhkan penanganan lebih lanjut agar kerusakannya tidak semakin parah.
Perawatan saluran akar (PSA) menjadi salah satu tindakan yang dapat dilakukan untuk membantu mempertahankan gigi yang masih bisa diselamatkan. Lantas, bagaimana prosedur yang perlu Bunda ketahui? Yuk, simak ulasan selengkapnya berikut ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa itu perawatan saluran akar (PSA)?
Melansir dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, saluran akar adalah rongga di bagian tengah gigi yang berisi pembuluh darah dan saraf.
Fungsi utama saraf di gigi sebagai sensor, merasakan suhu panas atau dingin. Ketika terjadi infeksi atau kerusakan pada bagian ini, maka diperlukan perawatan saluran akar untuk membersihkan dan menghilangkan infeksi.
Prosedur perawatan saluran akar
Tak sedikit orang yang merasa khawatir ketika harus melakukan perawatan saluran akar. Untuk mengurangi kecemasan, ada beberapa prosedur PSA yang dapat Bunda ketahui terlebih dahulu.
Dilansir healthline, berikut langkah-langkah perawatan saluran akar:
Langkah 1: Anestesi
Dokter gigi akan meneteskan sedikit obat bius pada gusi di dekat gigi yang bermasalah. Setelah obat tersebut bekerja, anestesi lokal akan disuntikkan ke gusi. Bunda mungkin akan merasakan tusukan tajam atau sensasi terbakar, tetapi ini akan segera hilang.
Bunda akan tetap sadar selama prosedur berlangsung, tetapi obat bius akan mencegah Bunda merasakan sakit apa pun.
Langkah 2: Membuang ampasnya
Ketika gigi mati rasa, dokter gigi akan membuat lubang kecil di bagian atas gigi. Setelah pulpa yang terinfeksi atau rusak terpapar, spesialis akan dengan hati-hati mengangkatnya menggunakan alat khusus yang disebut file.
Mereka juga akan sangat berhati-hati untuk membersihkan semua saluran (kanal) pada gigi Bunda.
Langkah 3: Antibiotik
Setelah pulpa diangkat, dokter gigi mungkin akan melapisi area tersebut dengan antibiotik topikal untuk memastikan infeksi telah hilang dan mencegah infeksi ulang.
Setelah saluran akar dibersihkan dan didesinfeksi, dokter akan mengisi dan menutup gigi dengan pasta penutup dan bahan seperti karet yang disebut gutta-percha. Mereka juga mungkin akan meresepkan antibiotik oral.
Langkah 4: Pengisian sementara
Dokter gigi akan mengakhiri prosedur dengan mengisi lubang kecil di bagian atas gigi dengan bahan lunak dan sementara. Bahan penutup ini membantu mencegah saluran akar rusak oleh air liur.
Risiko perawatan saluran akar
Perawatan saluran akar dilakukan untuk menyelamatkan gigi. Namun, terkadang kerusakannya dalam atau email gigi terlalu rapuh untuk menahan prosedur tersebut. Faktor-faktor ini dapat menyebabkan kehilangan gigi.
Risiko lainnya adalah terbentuknya abses pada akar gigi jika sebagian material yang terinfeksi tertinggal atau jika antibiotik tidak efektif.
Jika merasa khawatir tentang perawatan saluran akar, Bunda dapat berbicara dengan dokter gigi tentang pencabutan gigi sebagai alternatif.
Hal ini sering kali melibatkan pemasangan gigi tiruan sebagian, jembatan gigi, atau implan untuk menggantikan gigi yang rusak.
Kapan Bunda perlu PSA?
Perawatan saluran akar dilakukan ketika bagian dalam gigi yang lunak, yang dikenal sebagai pulpa, mengalami cedera, peradangan, atau infeksi.
Mahkota gigi, bagian yang terlihat di atas gusi, dapat tetap utuh meskipun pulpa sudah mati. Menghilangkan pulpa yang rusak atau terinfeksi adalah cara terbaik untuk mempertahankan struktur gigi.
Penyebab umum kerusakan pada pula meliputi:
- Kerusakan parah akibat gigi berlubang yang tidak diobati
- Beberapa prosedur perawatan gigi pada gigi yang sama
- Retakan atau pecahan pada gigi
Cedera pada gigi (Bunda mungkin mengalami cedera gigi jika terkena pukulan di mulut, pulpa masih dapat rusak meskipun cedera tersebut tidak menyebabkan gigi retak)
Gejala paling umum dari kerusakan pulpa meliputi nyeri pada gigi, pembengkakan, dan sensasi panas pada gusi.
Dokter gigi akan memeriksa gigi yang sakit dan mengambil foto rontgen untuk memastikan diagnosis. Dokter juga akan merujuk Bunda ke dokter spesialis endodontik jika memerlukan PSA.
Pemulihan setelah PSA
Bunda mungkin tidak merasakan apa pun di rahang dan wajah selama beberapa jam setelah perawatan saluran akar, sementara efek anestesi menghilang.
Area di sekitar gigi mungkin terasa bengkak dan nyeri, tetapi akan membaik dalam beberapa minggu. Ada beberapa hal yang dapat Bunda lakukan untuk membantu pemulihan setelah perawatan saluran akar dan menjaga kesehatan gigi.
Ada beberapa hal yang dapat Bunda lakukan selama masa pemulihan setelah PSA:
- Minum parasetamol atau ibuprofen jika merasa sakit.
- Berhati-hatilah agar mulut Bunda tidak terbentur.
- Datanglah untuk pemeriksaan rutin ke dokter setelah perawatan Bunda.
- Jaga kesehatan gigi dan gusi.
- Cobalah untuk rutin memeriksakan diri ke dokter gigi untuk memastikan gigi dan mulut sehat.
Nah, itulah beberapa hal yang dapat Bunda ketahui tentang perawatan saluran akar (PSA). Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mom's Life
8 Penyebab Perut Sakit Setelah Berhubungan Seks dan Cara Mengatasinya
Mom's Life
Tanda Ajal Sudah Dekat Menurut Seorang Ahli Medis
Mom's Life
7 Alasan Mengapa Gula Tidak Baik Bagi Tubuh Bunda, Salah Satunya Memicu Depresi
Mom's Life
4 Hal yang Harus Bunda Lakukan saat Kondom 'Bocor' Ketika Bercinta
Mom's Life
Bunda Perlu Tahu, Ini 4 Jenis Minuman yang Ancam Kesehatan Ginjal
5 Foto
Mom's Life
5 Potret Becky Tumewu Usai Operasi Mata Akibat Retina Lepas
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Resep Minuman Jahe untuk Bantu Jaga Kesehatan Paru-paru, Bikin Buat Keluarga di Rumah
Sering Tidur dengan Lampu Menyala? Waspadai Dampaknya bagi Jantung
Bunga Telang, Si Cantik Berwarna Biru dengan Segudang Manfaat