Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Manfaat Merendam Kaki di Air Garam, Benarkah Bisa Bikin Tubuh Lebih Relaks?

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Rabu, 16 Sep 2026 20:40 WIB

Ilustrasi rendam kaki
Ilustrasi manfaat merendam kaki di air garam /Foto: Getty Images/Helin Loik-Tomson
Daftar Isi
Jakarta -

Bunda, ingin membuat tubuh menjadi lebih relaks? Merendam kaki dengan air garam menjadi salah satu perawatan sederhana yang dapat dilakukan di rumah.

Cara ini biasanya dilakukan dengan mencampurkan garam ke dalam air hangat, kemudian merendam kaki selama beberapa waktu sebagai bagian dari rutinitas perawatan diri.

Salah satu jenis garam yang kerap digunakan untuk foot soak adalah garam Epsom atau garam Inggris. Berbeda dari garam dapur yang mengandung natrium klorida, garam Epsom merupakan senyawa magnesium sulfat yang telah digunakan selama ratusan tahun dan kini banyak ditambahkan ke dalam air hangat untuk mandi maupun merendam kaki.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Manfaat merendam kaki di air garam

Mandi garam Epsom sering digunakan untuk mengurangi stres. Namun, ada manfaat lain dari merendam kaki menggunakan garam ini. Berikut beberapa di antaranya:

1. Mengobati infeksi jamur

Dilansir healthline, garam Epsom telah digunakan untuk mengobati luka dan infeksi, tetapi perlu hati-hati karena dapat mengiritasi luka.

Meski tidak menyembuhkan infeksi, garam ini dapat digunakan untuk mengeluarkan infeksi dan melembutkan kulit untuk membantu meningkatkan efek pengobatan.

Rendaman garam Epsom dapat digunakan untuk mendukung kerja obat-obatan yang telah diresepkan dokter. Sebelum menggunakan perawatan ini, diskusikan pilihan Bunda dengan dokter terlebih dahulu. Beberapa infeksi, seperti infeksi stafilokokus, memburuk akibat air panas atau campuran garam.

Untuk infeksi jamur pada kaki atau kuku kaki, rendam kaki Bunda dua kali sehari selama sekitar 20 menit. Pertimbangkan untuk menambahkan tea tree oil atau minyak esensial encer lainnya yang dikenal dapat mempercepat penyembuhan.

2. Eksfoliasi

Garam Epsom dapat digunakan sebagai eksfolian untuk melembutkan kaki yang kasar dan pecah-pecah. Selain merendam kaki, pijatkan segenggam garam Epsom ke kulit Bunda untuk manfaat tambahan.

3. Pereda nyeri

Garam Epsom yang diminum dapat menghilangkan racun dari tubuh yang dapat menyebabkan iritasi, peradangan, dan nyeri tubuh.

Jika memiliki kaki yang sakit atau kapalan, rendam kaki Bunda secara teratur untuk mengurangi rasa sakit.

4. Membuat tubuh lebih relaks

Melansir dari verywell health, merendam kaki dalam air hangat dengan garam Epsom selama 20-30 menit dapat meningkatkan relaksasi.

Meski tidak ada bukti bahwa garam Epsom menghilangkan racun, garam ini dapat membantu mengurangi nyeri akibat neuropati diabetik dan kelelahan akibat kemoterapi.

5. Mengurangi bau

Dilansir Medical News Today, segala jenis rendaman kaki dapat membantu mengurangi bau dan membersihkan kaki.

Menjaga kaki tetap bersih dan bebas dari bakteri bermanfaat bagi kesehatan kaki secara keseluruhan.

Cara merendam kaki pakai garam Epsom

Garam Epsom mengandung dua bahan utama yang membantu Bunda rileks dan mengurangi pembengkakan, yakni magnesium dan sulfat.

Melansir dari WebMD, berikut cara membuat rendaman kaki menggunakan garam Epsom yang dapat Bunda ikuti di rumah dengan mudah:

  • Isi bak kecil atau baskom dengan air hangat.
  • Tambahkan satu hingga dua cangkir garam Epsom ke dalam air.
  • Rendam kaki selama 15-20 menit.
  • Bilas kaki dengan air.
  • Keringkan kaki hingga benar-benar kering.
  • Gunakan pelembap untuk menjaga kaki tetap terhidrasi

Untuk pengalaman merendam yang lebih menenangkan, tambahkan beberapa tetes minyak esensial, seperti lavender, eucalyptus, atau peppermint.

Nah, itulah beberapa manfaat dan cara merendam air menggunakan air garam. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/asa)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda