Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Selai Kacang dan Apel Jadi Menu Populer Diet Artis Korea, Benarkah Efektif?

Arina Yulistara   |   HaiBunda

Kamis, 10 Sep 2026 18:45 WIB

Organic Apples and Peanut Butter to Snack on
Ilustrasi apel dan selai kacang / Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2
Daftar Isi

Bunda suka mengonsumsi selai kacang? Benarkah selai kacang ditambah apel efektif untuk diet seperti artis Korea? Mari simak di sini penjelasannya.

Kombinasi selai kacang dan apel sedang ramai diperbincangkan di media sosial sebagai salah satu menu yang diklaim membantu menjaga berat badan. Pola makan tersebut populer di kalangan sejumlah selebritas Korea, termasuk Go Yoon Jung.

Selai kacang yang selama ini dikenal sebagai makanan tinggi kalori justru dianggap memiliki manfaat dalam membantu mengontrol nafsu makan. Sementara itu, apel memberikan tambahan serat dan rasa manis alami.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Meski demikian, apakah mengonsumsi keduanya benar-benar efektif untuk menurunkan berat badan? Mengutip The Standart, mari lihat kata ilmiah.

Selai kacang mengandung protein dan lemak yang dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama setelah makan. Kondisi ini berpotensi membuat Bunda tidak mudah lapar dan secara tak langsung mengurangi keinginan untuk mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat atau camilan berlebihan.

Jenis lemak yang terdapat dalam kacang juga didominasi lemak tak jenuh. Kandungan tersebut bisa membantu menjaga kadar gula darah agar tidak mengalami kenaikan dan penurunan secara drastis. Pengendalian gula darah juga dianggap penting dalam upaya menjaga berat badan.

Lemak tak jenuh bukan berarti bebas dikonsumsi

Meski memiliki kandungan lemak yang dianggap lebih baik, selai kacang tetap termasuk makanan padat energi. Artinya, jumlah yang dikonsumsi tetap perlu diperhatikan, terutama bagi Bunda yang sedang berusaha menurunkan berat badan.

Hasil penelitian tim dari Brigham and Women's Hospital di Amerika Serikat juga menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi makanan dengan selai kacang dapat mengalami penurunan berat badan lebih efektif dibandingkan mereka yang menjalani pola makan rendah lemak secara ketat. Namun hal tersebut tidak berarti selai kacang merupakan makanan khusus penurun berat badan.

Apel melengkapi kombinasi karena kaya serat

Apel menjadi pasangan yang cukup populer untuk selai kacang bukan tanpa alasan. Buah ini memiliki indeks glikemik (GI) yang rendah dan mengandung serat pangan.

Serat membantu memperlambat proses penyerapan gula sehingga rasa kenyang dapat bertahan lebih lama. Ketika apel dipadukan dengan selai kacang, kandungan serat, protein, dan lemak dalam keduanya dapat membuat camilan terasa lebih mengenyangkan dibandingkan mengonsumsi makanan manis sederhana.

Meski demikian, manfaat tersebut tetap bergantung pada keseluruhan pola makan dan jumlah kalori yang dikonsumsi dalam sehari.

Lee Da Hye rutin makan apel dan selai kacang

Tren ini juga semakin populer setelah cheerleader Korea Selatan, Lee Da Hye, membagikan kebiasaan makannya melalui kanal YouTube pribadinya. Ia mengatakan salah satu kebiasaannya untuk mempertahankan berat badan sekitar 48 kg selama bertahun-tahun dengan menyantap irisan apel yang dicelupkan ke dalam selai kacang, terutama saat sarapan.

Lee Da Hye juga menekankan pentingnya memilih selai kacang murni tanpa tambahan gula. Ini karena produk yang sudah ditambahkan gula atau bahan lain memiliki komposisi berbeda dari selai kacang yang hanya menggunakan kacang sebagai bahan utama.

Jangan konsumsi berlebihan

Di balik popularitasnya, kombinasi apel dan selai kacang tidak bisa dianggap sebagai menu ajaib untuk menurunkan berat badan. Selai kacang tetap mengandung kalori cukup tinggi dan sebagian kandungan lemaknya merupakan lemak jenuh. Karena itu, porsinya perlu dikendalikan.

Selai kacang memang memiliki dampak lebih kecil terhadap kenaikan gula darah dibandingkan makanan tinggi gula. Namun konsumsi berlebihan tetap dapat meningkatkan asupan kalori, memicu kenaikan berat badan, bahkan berkontribusi terhadap perlemakan hati.

Kemudian  apel mengandung fruktosa yang akan diproses oleh hati. Menurutnya, terlalu banyak mengonsumsi fruktosa juga dapat berkontribusi terhadap terjadinya perlemakan hati.

Tips diet dengan selai kacang dan apel

Berikut tips diet dengan selai kacang dan apel.

1. Pilih selai kacang dengan komposisi sesederhana mungkin

Jika ingin menjadikan apel dan selai kacang sebagai bagian dari menu sehari-hari, perhatikan label komposisinya. Selai kacang yang beredar di pasaran dapat mengandung tambahan gula, garam, pengawet, maupun bahan lainnya.

Pilihan yang lebih sederhana adalah selai kacang 100 persen dengan komposisi hanya berupa kacang. Dengan begitu, Bunda dapat lebih mudah mengontrol asupan gula dan bahan tambahan dari produk yang dikonsumsi.

2. Batasi porsi

Kunci dari menu ini sebenarnya bukan sekadar mengonsumsi apel dan selai kacang, namun juga memperhatikan porsinya. Bahan sumber menyarankan sekitar dua sendok teh kecil selai kacang per hari yang dapat dipadukan dengan beberapa potong apel.

Jadi, apakah selai kacang dan apel efektif untuk diet? Kombinasi ini bisa menjadi salah satu pilihan camilan yang mengenyangkan, namun bukan metode diet khusus yang secara otomatis membuat berat badan turun.

Penurunan berat badan tetap dipengaruhi oleh keseimbangan kalori, kualitas makanan secara keseluruhan, aktivitas fisik, tidur, serta pola hidup. Bagi Bunda yang sedang menjalani program penurunan berat badan, jangan hanya mengikuti menu yang populer di kalangan artis.

Sesuaikan porsinya dengan kebutuhan tubuh dan bila memiliki kondisi kesehatan tertentu, pertimbangkan berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum mengubah pola makan secara signifikan.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda