moms-life
Ciri Orang Iri yang Diam-diam Bisa Terlihat dari Sikapnya, Sering Tidak Disadari
HaiBunda
Minggu, 06 Sep 2026 06:00 WIB
Rasa iri tidak selalu ditunjukkan secara terang-terangan. Ada kalanya seseorang menyimpannya rapat-rapat, namun tanpa disadari bisa terlihat dari cara mereka memperlakukan orang lain.
Menurut pakar kesehatan Marney A. White, PhD, MS, rasa iri adalah emosi manusia yang wajar. Tetapi, hal tersebut bisa menjadi tak terkendali serta merusak kedamaian batin dan hubungan kita dengan orang lain, Bunda.
"Rasa cemburu dan iri, meskipun tidak selalu dipandang secara positif, merupakan emosi manusia yang wajar atau emosi yang kemungkinan besar pernah kita semua alami sesekali," kata White, dilansir Healthline.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Walaupun kebanyakan orang mampu mengelola emosi hingga tidak merasa iri, ada sebagian orang merasa kesulitan dalam menangani perasaan tersebut. Nah, ketika seseorang membiarkan rasa iri memengaruhi perilaku dan kepribadiannya, hal itu dapat berdampak pada hubungan mereka dengan orang-orang di sekitarnya.
Mengenali ciri-ciri rasa iri yang dialami orang lain maupun diri sendiri merupakan langkah awal untuk mempelajari cara menangani emosi yang sulit. Kita juga bisa belajar membangun relasi yang baik dengan orang lain ketika sudah mampu mengenalinya.
Ciri orang iri dari sikapnya
Melansir dari beberapa sumber, berikut 7 ciri orang iri yang dapat terlihat dari sikapnya:
1. Memiliki pola komunikasi yang tidak menentu
Dikutip dari Very Well Mind, kita dapat mengetahui apakah seorang teman cemburu dari cara mereka berkomunikasi. Contoh komunikasi yang diperlihatkan biasanya cenderung tidak menentu.
"Pola komunikasi dengan teman yang cemburu bisa tidak menentu. Mereka mungkin menjauh ketika kita sedang baik-baik saja tapi mereka terlihat kesulitan ikut berbahagia, dan kemudian ingin selalu berada di dekat kita ketika kita sedang mengalami masa sulit," kata psikolog Dr. Patrice Le Goy, PhD, MBA, LMFT.
Turner mengatakan komunikasi yang tidak menentu tersebut dapat bermanifestasi sebagai sarkasme, sindiran halus, perbandingan yang berlebihan, mengabaikan atau meremehkan perasaan atau pengalaman orang lain, dan mencoba membuat orang lain merasa bersalah.
"Mereka juga mungkin terlalu mendominasi sebagai teman atau mungkin mencoba mengisolasi kita dari orang lain dan mencari-cari kesalahan dari teman-teman yang lain, serta mencegah kita bergaul dengan mereka," sambungnya.
2. Tidak suka fokus pada hal-hal positif yang dialami orang lain
Dalam lingkungan sosial, rasa iri dapat bermanifestasi secara dramatis. Namun, terlepas apakah seseorang memperbesar rasa irinya atau tetap tenang, Le Goy mengatakan bahwa hal itu akan menjadi fokus negatif bahkan ketika segala sesuatunya berjalan baik untuk kita.
"Salah satu indikasi bahwa seorang teman menunjukkan tanda-tanda kecemburuan adalah mereka mungkin tidak ingin fokus pada hal-hal positif yang terjadi pada orang lain, tetapi malah memilih untuk memikirkan kesulitan atau tantangan yang mereka alami," katanya.
Selain itu, dia mengatakan bahwa mereka mungkin juga tampak seperti mencari sesuatu yang negatif jika teman mereka terlihat bahagia, seperti mencari sesuatu yang buruk untuk dikatakan tentang pekerjaan atau hubungan baru yang membuat orang lain bersemangat.
3. Membuat teman suka meragukan dirinya sendiri
Teman yang iri hati tidak menyimpan perasaan negatif untuk diri sendiri. Ketika kita tahu seseorang merasa kesal dengan kesuksesan kita, hal itu dapat membuat kita merasa lebih buruk tentang semua hal baik yang terjadi atau bahkan membuat kita meragukan diri sendiri.
"Ketidakamanan pribadi dapat diperkuat oleh rasa iri hati. Rasa tidak mampu dan takut dikalahkan dapat meningkat dalam persahabatan yang diliputi rasa iri. Hal itu dapat memperbesar keraguan diri, terutama di bidang seperti karier, penampilan, atau hubungan," ungkap Turner.
"Kecemburuan sering kali dapat menyebabkan masalah komunikasi, mengurangi kepercayaan, meningkatkan rasa dendam, dan menciptakan hubungan yang tidak seimbang. Hal ini dapat menyebabkan jarak emosional dalam persahabatan."
4. Menjauh saat teman bahagia
Perilaku cemburu dapat muncul ketika hal-hal baik terjadi pada orang lain. Pada dasarnya, wajar untuk merasa iri terhadap pencapaian orang lain.
Namun, ketika seseorang menjauhi temannya yang bahagia atau mengalami sesuatu yang positif, ia mungkin sedang merasa iri atau cemburu. Menurut Turner, seseorang yang iri dapat mengucilkan temannya, mulai dari tidak mengundang ke acara sosial atau berbicara di belakang sang teman.
Selain beberapa ciri tersebut, ada beberapa perilaku atau sikap yang sering ditunjukkan ketika seseorang merasa iri, yakni:
- Menemukan kegembiraan ketika orang lain mengalami kemunduran atau kegagalan
- Sering mengamati atau menilai apa yang dilakukan orang lain
- Terus-menerus meremehkan atau meremehkan kesuksesan orang lain
- Memberikan pujian palsu ketika berbicara tentang orang lain
- Menyebarkan rumor atau informasi palsu tentang orang lain
- Mencoba meniru atau bersaing dengan orang yang membuat mereka iri
Cara mengungkapkan rasa iri dengan cara yang sehat
Rasa iri sebenarnya tidak ada bedanya dengan emosi lainnya jika diungkapkan dengan benar. Namun jika perasaan iri dan cemburu berdampak negatif pada cara kita memperlakukan dan bereaksi terhadap orang lain, penting untuk mempelajari cara mengekspresikan emosi tersebut dengan sehat.
Berikut tiga tip yang dapat membantu Bunda berlatih mengekspresikan rasa iri atau cemburu dengan cara yang lebih sehat dan produktif:
1. Mengenali apa yang diri rasakan
Salah satu langkah pertama dalam mengatasi masalah rasa iri yang berlebihan adalah dengan mengenali apa yang kita rasakan. Kapan pun kita menyadari perasaan iri atau cemburu mulai muncul, ambil langkah mundur lalu catat situasi apa yang memicu emosi tersebut, kepada siapa Bunda merasakan emosi ini, dan mengapa kita bisa merasakan emosi ini.
2. Hargailah apa yang sudah kita miliki
Rasa iri bisa menjadi emosi yang sulit dikendalikan karena sering kali menghalangi kita untuk menghargai apa yang sudah kita miliki. Bagaimanapun, saat kita merasa iri terhadap pencapaian atau kepemilikan orang lain, kita bisa dengan mudah melupakan pencapaian diri sendiri.
Salah satu kegiatan yang dapat membantu Bunda merasa lebih bersyukur atas hidup adalah menulis jurnal rasa syukur. Melalui aktivitas ini, kita dapat mencatat segala hal yang Anda syukuri setiap harinya.
3. Buat perubahan pada hidup
Terkadang rasa iri dan cemburu adalah tanda bahwa inilah saatnya mengambil langkah selanjutnya dalam mencapai tujuan hidup sendiri. Baik itu mempelajari keterampilan baru, mencari pekerjaan baru, atau pindah ke kota baru, tidak ada waktu yang lebih baik untuk melakukan perubahan selain saat kita menginginkannya.
Namun, terkadang perasaan ini bisa menjadi pertanda adanya masalah emosional yang lebih dalam, dan hal ini mungkin memerlukan bimbingan dari ahli kesehatan mental. Bila sudah terasa berat, Bunda dapat meminta bantuan profesional ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/som)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mom's Life
12 Tanda Seseorang Terlahir Egois Menurut Psikologi
Mom's Life
10 Tanda Seseorang Diam-diam Membenci Kita Menurut Pakar
Mom's Life
10 Tanda Seseorang Terlahir Baik Hati Menurut Psikologi
Mom's Life
15 Kalimat yang Sering Diucapkan Orang dengan Kecerdasan Sosial Tinggi Menurut Psikolog
Mom's Life
Ingin Tahu Bunda Tipe Ibu Seperti Apa? Coba Kuis Ini Yuk
5 Foto
Mom's Life
5 Potret Wisuda S2 Psikologi Tsania Marwa, Anggun Berbalut Kebaya Merah
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
8 Ciri Orang yang Gemar Cari Perhatian, Suka Bikin Drama hingga Sering Pamer Harta
9 Kebiasaan Bikin Seseorang Terlihat Insecure Tanpa Sadar Menurut Psikolog
Cara Mengenali Orang yang Energinya Cepat Terkuras saat Bertemu Orang yang Terlalu Bahagia