Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

9 Ciri Orang Pura-Pura Pintar dari Cara Bicara saat Ngobrol Sehari-hari

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Sabtu, 22 Aug 2026 12:15 WIB

Ilustrasi ngobrol
Ilustrasi 9 Ciri Orang Pura-Pura Pintar dari Cara Bicara saat Ngobrol/Foto: Getty Images/Goodboy Picture Company
Daftar Isi
Jakarta -

Bunda mungkin pernah berbincang dengan seseorang yang gemar menunjukkan bahwa dirinya paling tahu dalam berbagai hal.

Sekilas, cara bicaranya terdengar meyakinkan, tetapi ada beberapa kebiasaan yang justru bisa menjadi tanda bahwa seseorang hanya ingin terlihat pintar.

Hal ini semakin mudah terlihat ketika pendapatnya dipertanyakan atau berhadapan dengan pandangan yang berbeda. Alih-alih berdiskusi dengan terbuka, cara mereka merespons lawan bicara dapat memperlihatkan keinginan untuk mempertahankan kesan cerdas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Dari pilihan kata hingga cara menanggapi percakapan, kebiasaan tersebut dapat menjadi petunjuk tersendiri. Lantas, seperti apa ciri orang yang pura-pura pintar dari cara bicaranya sehari-hari? Yuk, simak selengkapnya berikut ini.

9 Ciri orang pura-pura pintar dari cara bicara saat ngobrol

Dilansir Your Tango, berikut beberapa ciri orang pura-pura pintar yang dapat Bunda kenali dari cara bicaranya:

1. “Saya tidak butuh masukan kamu”

Di lingkungan kerja, akan selalu ada orang yang merasa lebih tahu daripada orang lain. Dengan menolak mendengarkan alasan atau saran, orang yang mengatakan kalimat ini sengaja menghentikan percakapan.

2. “Tidak perlu dijelaskan”

Mereka yang mengatakan ini menyiratkan bahwa tidak ada gunanya meluangkan waktu untuk menjelaskan semua kepada setiap orang. Namun, menolak untuk berkomunikasi pada akhirnya menyebabkan kesalahpahaman dan masalah dalam sebuah hubungan.

3. “Ini tidak terlalu sulit”

Mereka yang mengatakan ini menunjukkan bahwa memahami sesuatu yang tidak dipahami orang lain. Meskipun bukan hal buruk, itu memang terkesan menyombongkan diri di depan orang lain. Sayangnya, melakukan hal ini sering kali tidak berakhir baik karena orang tidak suka merasa direndahkan.

4. “Aku sudah melakukan riset”

Meski tidak terlihat seperti pura-pura pintar, ungkapan ini menutup pintu untuk diskusi lebih lanjut. Menggunakan kalimat ini untuk mengakhiri diskusi dapat membuat orang lain merasa diabaikan, terutama ketika pembicara menolak untuk membagikan sumber yang kredibel atau mempertimbangkan informasi baru.

5. “Aku tahu apa yang aku lakukan, percayalah kepadaku”

Orang yang bertindak seolah-olah mereka tahu segalanya akan mengatakan kepada orang lain, “Aku tahu apa yang aku lakukan, percayalah” karena mereka mengklaim lebih tahu. Mereka mungkin menunjuk pada pendidikan atau pengalaman sebagai bukti bahwa mereka adalah orang terbaik untuk pekerjaan itu.

6. “Kamu memang tidak mengerti”

Ketika orang berkata, “Kamu tidak mengerti” mereka mungkin merasa frustrasi, atau mungkin mencoba menepis poin yang tidak dapat mereka jawab.

Menolak mengakui kesalahan menyebabkan kesalahpahaman dan miskomunikasi dalam hubungan. Tidak hanya itu, hal ini secara perlahan dapat menyebabkan orang-orang terdekat menjauh karena mereka merasa tidak didengarkan dalam hubungan tersebut.

7. “Ini cukup jelas”

Kebanyakan orang yang mendengar kalimat ini akan merasa frustrasi dan bersikap defensif. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang merasa tidak dihargai cenderung menjadi agresif. Namun, ada cara untuk menenangkan keadaan.

8. “Aku bisa memberitahumu itu”

Kebiasaan membual terus-menerus bisa sangat menjengkelkan bagi kebanyakan orang. Kebiasaan ini membuat seseorang tampak sombong dan menyebabkan orang lain menjauh.

Inilah mengapa biasanya lebih baik untuk tidak menyombongkan diri ketika memiliki kesempatan untuk mengatakan, “Sudah kubilang”.

9. “Aku sudah berkecimpung di bidang ini lebih lama dari kamu”

Sebagian besar orang pernah mengalami situasi di mana seseorang yang lebih tua mengatakan kalimat ini. Bagi orang awam, ungkapan ini dapat menimbulkan frustrasi karena berbagai alasan.

Terburuknya adalah orang-orang yang mengatakan ini sama sekali mengabaikan dan merendahkan kecerdasan orang lain. Nah, itulah beberapa kalimat yang sering disampaikan orang pura-pura pintar. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/asa)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda