moms-life
Kenapa Ada Orang yang Lebih Sering Digigit Nyamuk? Ini Penjelasannya
HaiBunda
Senin, 24 Aug 2026 11:05 WIB
Daftar Isi
Bunda mungkin pernah merasa nyamuk lebih sering mengerubungi diri sendiri dibandingkan orang lain di sekitar. Meski berada di tempat dan waktu yang sama, jumlah gigitan yang diterima setiap orang ternyata bisa berbeda.
Kondisi tersebut bukan sekadar kebetulan. Menurut ahli biologi yang meneliti perilaku nyamuk, serangga ini memiliki kemampuan untuk mengenali manusia dan tertarik pada karakteristik, termasuk aroma tubuh.
Lantas, mengapa ada orang yang lebih sering digigit nyamuk? Yuk, simak alasan selengkapnya berikut ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alasan ada orang yang lebih sering digigit nyamuk
Beberapa orang tampaknya lebih menarik bagi nyamuk daripada yang lain. Nyamuk termasuk serangga yang sangat pilih-pilih, mereka mengerahkan semua sumber daya untuk menemukan target yang sempurna.
Berikut beberapa alasan utama mengapa nyamuk mungkin tertarik pada Bunda:
1. Produk perawatan tubuh beraroma
Dilansir Cleveland Clinic, indra penciuman nyamuk memberi tahu mereka kapan manusia berada dalam jangkauan sedang. Produk perawatan tubuh yang beraroma, terutama yang beraroma bunga kuat, menarik nyamuk.
2. Warna yang digunakan
Penelitian menunjukkan bahwa nyamuk tertarik pada warna-warna tertentu seperti merah, oranye, hitam, dan cyan (warna biru kehijauan). Pakaian apa pun yang dikenakan dengan warna-warna ini dapat menarik nyamuk.
Spesialis pengobatan darurat, Christopher Bazzoli, MD, mengatakan ini mungkin menjelaskan mengapa nyamuk tertarik pada kulit manusia karena banyak orang memiliki warna kulit rona merah atau merah muda.
3. Suhu tubuh tinggi
Nyamuk dapat mendeteksi informasi sensorik termal tubuh. Mereka lebih suka lingkungan yang hangat. Jadi, jika merasa berkeringat atau kepanasan, kulit mungkin menjadi tempat yang ideal bagi nyamuk untuk berkembang biak.
4. Golongan darah
Dilansir Reader’s Digest, golongan darah tertentu dapat menarik perhatian nyamuk. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang dengan golongan darah O lebih sering digigit nyamuk.
Sebuah studi tahun 2019 yang meneliti apakah golongan darah tertentu mendorong penyebaran demam berdarah menemukan bahwa nyamuk memang lebih suka golongan darah O, meskipun nyamuk yang memangsa golongan darah O tidak menghasilkan lebih banyak telur.
5 Pola makan
Sebagian orang percaya bahwa makanan, seperti makanan kayak kalium, camilan asin, makanan pedas, dan permen, dapat menarik nyamuk.
Meski begitu, belum ada penelitian yang mendukung klaim tersebut. Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa bir dan pisang dapat meningkatkan kemungkinan nyamuk mendekati Bunda.
6. Olahraga
Berolahraga atau bermain di luar ruangan memberikan tiga faktor utama yang memicu gigitan nyamuk.
Saat olahraga, orang mengeluarkan lebih banyak karbon dioksida, memiliki suhu tubuh yang lebih tingi, dan menumpuk asam laktat, yang semuanya membuat mereka lebih menarik bagi nyamuk.
7. Kehamilan
Sebuah studi tahun 2000 tentang nyamuk pembawa malaria menemukan bahwa mereka dua kali lebih mungkin tertarik pada ibu hamil dibandingkan dengan yang tidak.
Cara mencegah gigitan nyamuk
Selain menggunakan semprotan anti serangga, berikut beberapa hal yang dapat Bunda lakukan untuk mencegah gigitan nyamuk:
- Menggunakan pakaian panjang: Bunda dapat mengenakan baju dan celana panjang untuk menutupi tubuh. Kulit yang terbuka rentan terhadap gigitan.
- Singkirkan genangan air di sekitar rumah atau halaman Bunda. Di situlah nyamuk sering bertelur.
- Gunakan kasar jendela: Ini membantu mencegah nyamuk masuk ke rumah.
- Pasang kipas angin di beranda belakang atau dek Bunda: Nyamuk tidak bisa terbang dengan baik dan tidak menyukai aliran udara yang keras.
Nah, itulah beberapa alasan mengapa ada orang yang lebih sering digigit nyamuk dan cara mencegahnya. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)ARTIKEL TERKAIT
Mom's Life
Ternyata Ini Alasan Seseorang Jadi Target Gigitan Nyamuk
Mom's Life
Unik Bun, Ada Museum Nyamuk Pertama di Indonesia
Mom's Life
Mengenal Inovasi Nyamuk Wolbachia yang Disebut Solusi untuk Kendalikan DBD, Benarkah Efektif?
Mom's Life
Kemenkes Ungkap Nyamuk Wolbachia Dapat Atasi DBD, Terbukti di 9 Negara
Mom's Life
7 Alasan Mengapa Gula Tidak Baik Bagi Tubuh Bunda, Salah Satunya Memicu Depresi
5 Foto
Mom's Life
5 Potret Becky Tumewu Usai Operasi Mata Akibat Retina Lepas
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Kapan Usus Buntu Harus Segera Dioperasi?
Benarkah Jus Daun Pepaya dan Jambu Biji Bantu Tingkatkan Trombosit pada Pasien DBD? Ini Penjelasannya
Kebiasaan Harian Ini Dikaitkan dengan Kenaikan Risiko Kanker Lambung 2 Kali Lipat