moms-life
Apakah Boleh Membaca Surat Pendek yang Sama Setiap Salat? Ini Hukumnya dalam Islam
HaiBunda
Jumat, 21 Aug 2026 11:35 WIB
Daftar Isi
Dalam melaksanakan salat, umat muslim membaca surat Al-Fatihah yang dilanjutkan dengan surah atau ayat Al-Qur’an pada rakaat tertentu. Bacaan tersebut menjadi bagian yang kerap dilakukan dalam setiap salat.
Namun, sebagian umat muslim mungkin bertanya-tanya apakah diperbolehkan membaca surat pendek yang sama dalam setiap salat atau rakaat. Pertanyaan ini muncul terutama ketika seseorang hanya menghafal beberapa surat pendek.
Lantas, bagaimana hukum membaca surat pendek yang sama setiap salat atau rakaat? Yuk, simak ulasan selengkapnya berikut ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hukum membaca surat yang sama tiap rakaat
Dilansir detikcom, mengutip kitab Fiqih Sunnah karya Sayyid Sabiq dijelaskan bahwa membaca surat yang sama setiap salat hukumnya diperbolehkan. Abu Qatadah berkata:
“Diperbolehkan membaca satu surat pada rakaat pertama dan kedua, atau mengulang-ulangi surat yang dipilihnya pada rakaat pertama dan kedua. Sebab, semua surat termasuk bagian dari Al-Qur’an.”
Dari sumber yang sama, Nabi Muhammad SAW pernah bersabda:
“Rasulullah SAW membaca surat Al-Fatihah di dua rakaat pertama salat dzuhur dan juga membaca dua surat yang panjang pada rakaat pertama dan pendek pada rakaat kedua dan terkadang hanya satu ayat. Beliau membaca Al-Fatihah di dua rakaat pertama salat Ashar dan juga membaca dua surat dengan surat yang panjang pada rakaat pertama. Beliau juga biasanya memperpanjang bacaan surat di rakaat pertama salat Subuh dan memperpendeknya di rakaat kedua.” (HR. Bukhari 759, Muslim 451)
Sementara itu, dalam buku Ringkasan Fikih Lengkap karya Shalih bin Fauzan Al-Fauzan, diperbolehkan untuk membaca surat yang sama ketika salat atau membagi satu surat ke dalam dua rakaat. Selain itu, diperbolehkan juga baginya membaca pertengahannya atau akhir salat.
Hal tersebut berdasarkan hadis riwayat Ahmad dan Muslim dari Ibnu Abbas, Rasulullah SAW dalam rakaat pertama dalam salat Subuh membaca firman Allah SWT dalam surat Al-Baqarah ayat 136:
...قُوْلُوْٓا اٰمَنَّا بِاللّٰهِ وَمَآ اُنْزِلَ اِلَيْنَا
Artinya:
“Katakanlah (wahai orang-orang yang beriman) ‘Kami beriman kepada Allah, pada apa yang diturunkan kepada kami’,…”
Dalam rakaat kedua membaca firman Allah SWT yang termaktub dalam potongan surat Ali Imran ayat 64:
...قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ
Artinya:
“Katakanlah (Nabi Muhammad), ‘Wahai Ahli Kitab, marilah (kita) menuju pada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu,…”
Hal tersebut karena keumuman firman Allah SWT yang termaktub dalam surat Al-Muzzammil ayat 20:
... فَاقْرَءُوْا مَا تَيَسَّرَ مِنَ الْقُرْاٰنِۗ ...
Artinya:
“…Oleh karena itu, bacalah (ayat) Al-Qur’an yang mudah (bagimu)…”
Surat yang sering dibaca Rasulullah SAW saat salat
Ada banyak surat pendek yang dilantunkan Rasulullah SAW ketika menunaikan salat lima waktu. Berikut di antaranya:
1. Salat Subuh
Nabi Muhammad SAW membaca sekitar 60-100 ayat ketika melaksanakan salat Subuh. Selain itu, ia juga pernah membaca surat Qaaf dan At-Takwir. Dari Quthbah bin Malik, ia berkata:
“Ia pernah salat Subuh bersama Nabi Muhammad SAW. Beliau pada rakaat pertama membaca ayat baasiqaatin lahaa thal’un nadhiid.” (HR. Muslim 457)
2. Salat Dzuhur dan Ashar
Ketika memasuki salat Dzuhur, Rasulullah SAW terkadang melafalkan surat-surat panjang. Abu Said dalam riwayatnya mengatakan:
“Adalah sholat Dzuhur dilakukan sangat panjang, sampai-sampai bila seorang pergi ke makam Baqi kemudian menyelesaikan kebutuhannya. Lalu pulang ke rumah dan berwudhu, kemudian kembali sholat, ia masih mendapati Nabi SAW pada rakaat pertama, sebab begitu panjangnya.”
Dari Abu Sa’id Khudri, ia berkata:
“Kami mengira-ngira panjang sholat Rasulullah SAW ketika sholat Dzuhur dan Ashar. Kami mengira-ngira dua rakaat pertama beliau pada sholat Dzuhur yaitu sekedar bacaan surat Alif laam miim tanzil (As-Sajdah). Dan kami mengira-ngira dua rakaat terakhir beliau sekitar setengah dari itu. Dan kami mengira-ngira dua rakaat pertama beliau pada sholat Ashar itu seperti dua rakaat akhir beliau pada shalat Dzuhur. Dan dua rakaat terakhir beliau pada shalat Ashar itu sekitar setengahnya dari itu. Dalam riwayat Abu Bakar tidak disebutkan Alif laam miim tanzil, namun ia berkata: 'sekitar 30 ayat'.”
3. Salat Maghrib
Rasulullah SAW pernah membaca surat At-Thuur, Al-A’raf, dan Al-Mursalat ketika salat Magrib. Dari Jubair bin Math’am, ia berkata:
“Aku mendengar Rasulullah SAW membaca surat At-Thuur pada salat Magrib.” (HR. Muslim)
4. Salat Isya
Nabi Muhammad SAW melantunkan sejumlah surat, seperti surat Asy-Syams dan Al-A’laa. Hal ini karena surat tersebut termasuk ke dalam wasath mufashal.
Nah, itulah hukum membaca surat pendek yang sama saat salat atau setiap rakaat. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mom's Life
Doa-doa Sesudah Salat agar Selamat & Dimudahkan Rezekinya
Mom's Life
Tata Cara Berdoa dalam Agama Islam agar Lebih Mudah Dikabulkan Allah
Mom's Life
Tata Cara Salat Taubat, Niat, Waktu & Doa yang Diamalkan Setelahnya, Lengkap!
Mom's Life
Doa Sesudah Salat Lengkap dengan Zikir dan Artinya
Mom's Life
Doa Setelah Wudhu Lengkap dengan Artinya, Catat ya Bun
Mom's Life
Doa Usai Salat Dhuha Beserta Artinya, Bunda Perlu Tahu
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Bacaan Tawasul Lengkap: Arab, Latin & Artinya
Tata Cara Sujud Sahwi, Bacaan dan Syarat Melakukannya