moms-life
7 Ciri Orang dengan EQ Tinggi yang Terlihat dari Kebiasaannya
HaiBunda
Jumat, 14 Aug 2026 12:00 WIB
Kecerdasan emosional atau emotional quotient (EQ) tampaknya semakin menarik dibahas. Terlebih lagi, kemampuan ini juga dapat dikenali melalui kebiasaan sehari-hari setiap orang yang dilakukan secara konsisten.
EQ menjadi salah satu kemampuan penting untuk membangun hubungan sehat dengan orang lain. Seseorang dengan EQ tinggi tidak selalu terlihat dari kepiawaiannya dalam berbicara, tetapi juga tercermin dari cara menghadapi situasi atau memperlakukan orang di sekitarnya.
Hal ini membantu seseorang mengenali perasaan pribadi, memahami emosi orang lain, hingga mengendalikan respons ketika menghadapi masalah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kecerdasan emosional dideskripsikan sebagai kemampuan individu untuk mengenali emosi mereka sendiri dan emosi orang lain, membedakan berbagai perasaan dan memberi label yang tepat, menggunakan informasi emosional untuk membimbing pemikiran dan perilaku, serta mengelola dan/atau menyesuaikan emosi untuk beradaptasi dengan lingkungan atau mencapai tujuan seseorang,” ujar Psikolog Daniel Goleman, dikutip dari laman Your Tango.
Ciri-ciri orang dengan EQ tinggi dari kebiasaannya
Penelitian yang diterbitkan di Journal of Personality and Social Psychology tahun 2009 menjelaskan bagaimana mengabaikan perasaan negatif dengan memendamnya atau menolak untuk menghadapinya akan mengikis kebahagiaan.
Untuk itu, Bunda dapat mengenali orang dengan EQ tinggi dari hal-hal konsisten yang dilakukan mereka:
1. Tidak ragu meminta bantuan
Orang dengan EQ tinggi tidak ragu meminta bantuan untuk mendapatkan informasi dan wawasan berharga, sehingga mereka bisa menghadapi situasi dengan lebih baik dari sekarang dan di masa depan.
2. Menghadapi masalah secara langsung
Orang yang cerdas secara emosional juga tidak menyangka ketika ada masalah atau menghindarinya. Bagi mereka, hal itu dapat meningkatkan stres.
“Cobalah melakukan sesuatu yang membuat kamu merasa tenang dan tidak terganggu. Kamu dapat menyelaraskan diri dengan emosi positif dengan memikirkan sesuatu yang sama sekali tidak terkait dengan masalah, tetapi sesuatu yang membuat kamu rileks, dan membawa ketenangan, kedamaian, atau kebahagiaan tertentu,” ujar pakar Bhavna Dalal, Ph.D.
3. Mampu mengkomunikasikan perasaannya sendiri
Orang dengan EQ tinggi mampu mengkomunikasikan perasaannya sendiri. Mereka memiliki monolog internal yang bisa menenangkan pikiran ketika terkena masalah.
“Berbicara kepada diri sendiri atau secara pribadi bermanfaat. Monolog internal membantu kita mencapai penemuan diri, mengatasi hambatan mental, atau memotivasi untuk memecahkan masalah,” ungkap life coach di Amerika Serikat, Sidhharrth S. Kumaar, Ph.D.
Monolog batin biasanya mirip dengan cara berbicara kepada teman-teman. Bicara kepada diri sendiri bisa berupa mengungkapkan pikiran dengan tenang dan lantang. Bagaimanapun, itu adalah proses pasif, cara untuk sekadar menumbuhkan kesadaran akan ide-ide yang dimiliki diri sendiri.
4. Fokus pada solusi daripada masalah
Orang dengan EQ tinggi mampu mengelola emosi dengan baik, sehingga tidak mudah terjerumus dalam masalah. Mereka bisa menguraikan situasi yang dapat menimbulkan stres.
5. Menganggap perawatan diri dengan serius
Perawatan diri adalah keterampilan yang dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan kesehatan mental.
Orang-orang dengan EQ tinggi menganggap perawatan diri dengan serius, seperti memperhatikan kebiasaan tidur.
“Tidur tidak hanya baik untuk kesehatan, tetapi juga untuk kebahagiaan. Tetapi jika kamu tidak tidur dengan benar atau tidak mendapatkan istirahat malam yang cukup, kamu akan merasa lelah dan lesu serta mungkin mengalami berbagai masalah kesehatan lainnya. Ketika kamu bertanya-tanya mengapa tidak bisa tidur, sebaiknya perhatikan kebiasaan sebelum membaringkan kepala di malam hari,” ungkap psikoterapis Teralyn Sell, Ph.D.
6. Memiliki kepercayaan diri yang kuat
Mereka juga memiliki kepercayaan diri yang kuat. Orang-orang ini tidak menunggu orang lain untuk memberikan semangat dan dukungan.
7. Tidak terpaku pada hal-hal negatif
Mereka dengan EQ tinggi tidak mudah terpaku pada hal-hal yang negatif. Bagi mereka, terus menatap rintangan tidak akan membawa kemajuan. Orang-orang ini perlu fokus pada hal-hal positif dan yang mungkin dilakukan untuk mengurangi stres dan menciptakan perubahan positif.
“Di setiap momen, kita selalu dapat menemukan sesuatu untuk dikritik, dan di setiap momen, kita selalu dapat menemukan sesuatu untuk diapresiasi,” ungkap confidence coach Christy Whitman.
Nah, itulah beberapa ciri orang dengan EQ tinggi yang dapat Bunda kenali dari kebiasaan sehari-hari yang konsisten dilakukan. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/fir)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mom's Life
Ciri Kepribadian Orang EQ Tinggi yang Terlihat dari Reaksi Emosional
Mom's Life
Begini Cara Orang dengan EQ Tinggi Menghadapi Orang Tidak Sopan
Mom's Life
Ciri Orang EQ Tinggi saat Menghadapi Orang yang Bersikap Tidak Sopan
Mom's Life
7 Cara Mengenali Orang Ber-EQ Tinggi saat Menghadapi Konflik
Mom's Life
9 Ciri Orang dengan EQ Tinggi yang Mudah Disukai Banyak Orang
Mom's Life
12 Kebiasaan Kecil yang Ungkap Kepribadianmu, Jabat Tangan sampai Cara Jalan
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Ciri Kepribadian Orang EQ Tinggi yang Terlihat dari Reaksi Emosional
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
7 Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Sulit Dipalsukan, Kamu Punya?