Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

7 Tanda Seseorang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian, Bisa Dilihat dari Kebiasaannya

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Kamis, 13 Aug 2026 19:00 WIB

Iustrasi Perempuan Asia
Ilustrasi Tanda Seseorang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian, Bisa Dilihat dari Kebiasaannya/ Foto: Getty Images/iStockphoto/fizkes
Daftar Isi
Jakarta -

Setiap orang memiliki cara berbeda dalam bersikap di tengah lingkungan sosial. Ada orang yang senang mendapat perhatian, ada pula yang justru lebih suka berada di balik layar karena menyukai ketenangan.

Orang yang tidak suka menjadi pusat perhatian biasanya merasa kewalahan ketika semua mata tertuju padanya. Orang-orang ini bahkan dapat melakukan sesuatu yang tak biasa untuk memastikan tetap berada di luar sorotan.

Tanda seseorang tidak suka menjadi pusat perhatian biasanya dapat dilihat dari kebiasaannya sehari-hari. Memahami tanda-tanda ini bisa sangat penting untuk membantu kita berkomunikasi dengan orang tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Tanda-tanda orang yang tidak suka jadi pusat perhatian

Dikutip dari laman Your Tango, berikut tanda orang yang tidak suka menjadi pusat perhatian dari kebiasaan sehari-hari:

1. Meremehkan prestasi sendiri

Banyak orang senang dirayakan atas kerja keras mereka, tetapi orang-orang yang suka menonjol tidak merasakan hal yang sama. Mereka akan menghindari untuk memberi tahu orang lain tentang prestasi mereka agar tidak harus menghadapi perhatian yang menyertai perayaan tersebut.

Jika orang lain mengetahuinya, maka mereka akan meremehkan betapa pentingnya hal itu. Jika mereka mendapat kenaikan gaji, mereka akan berpura-pura seolah itu adalah pencapaian biasa dan semua orang mendapatkannya. Hal itu dilakukan untuk mencegah orang lain menyadari pentingnya momen tersebut.

2. Suka mengenakan pakaian dengan warna netral

Orang cenderung kurang diperhatikan berdasarkan pakaian yang mereka kenakan. Jika seseorang mengenakan atasan yang sangat cerah, mereka lebih mungkin menarik perhatian daripada jika mereka mengenakan warna netral. Itulah mengapa warna netral menjadi pilihan utama bagi orang-orang yang menghindari perhatian.

Orang-orang ini pada dasarnya bersembunyi di tempat yang terlihat jelas setiap kali mereka memilih untuk bergaul dengan orang lain. Pakaian dasar dan netral juga berarti tidak banyak hal spesifik yang dapat dipuji orang lain tentang mereka. Pasalnya, mendapatkan pujian berarti mendapatkan perhatian.

3. Tidak suka berkontak mata dengan orang lain

Kontak mata adalah salah satu cara termudah untuk menarik seseorang ke dalam percakapan. Menurut studi di Proceedings of the National Academy of Sciences tahun 2021 yang berfokus pada efek kontak mata pada interaksi sosial, kontak mata dapat menandai naik turunnya perhatian dalam percakapan.

Orang yang menghindari perhatian dapat tetap tidak terdeteksi dengan tidak melakukan kontak mata dengan orang-orang di sekitar mereka. Mereka akan melihat sekeliling ruangan sebagai gantinya, mengetahui bahwa jika mereka bertatap muka dengan seseorang, ada kemungkinan besar orang tersebut akan menghampiri dan memulai percakapan.

4. Suka memberikan jawaban singkat

Orang yang tidak suka menjadi pusat perhatian biasanya tidak ingin terlibat dalam percakapan panjang. Jika terlibat, mereka akan menjawab dengan cepat agar percakapan berjalan lebih singkat.

Jawaban singkat dapat menyebabkan seseorang kehabisan topik pembicaraan dan mengakhiri interaksi secara tiba-tiba. Mereka mungkin berharap teman mereka akan bosan dan meninggalkan mereka sendirian.

5. Tidak suka berlama-lama dalam acara

Orang yang tidak suka jadi pusat perhatian dapat meninggalkan pesta secara tiba-tiba. Mereka tidak memberi tahu siapa pun saat pulang karena merasa tidak perlu mengucapkan selamat tinggal kepada mereka.

Mengucapkan selamat tinggal kepada semua orang bisa terasa sangat melelahkan. Cara tersebut juga membuat mereka bisa menghindari perhatian banyak orang.

6. Lebih suka sendirian

Orang yang menghindari perhatian juga cenderung lebih memilih menghabiskan malam yang tenang di rumah daripada bertemu teman-teman mereka. Orang-orang yang tidak menyukai perhatian ini biasanya adalah introvert.

Orang yang tidak suka menjadi fokus membutuhkan waktu sendirian untuk mengisi ulang energi setelah merasa stres. Mereka juga menikmati tinggal di rumah karena memungkinkan mereka untuk menghindari perhatian sepenuhnya. Dalam privasi rumah, mereka tahu tidak ada yang mengawasi. Jaminan itu mungkin juga akan membantu mereka merasa lebih tenang.

7. Mereka lebih banyak mendengarkan daripada berbicara

Sebagian orang menghindari perhatian dengan mengalihkan perhatian dari diri sendiri ke orang lain. Mereka lebih suka mendengarkan daripada berbicara. Mereka tidak terlalu mempedulikan siapa yang menjadi fokus percakapan karena mereka memang tidak menginginkannya.

Ketika orang-orang ini berbicara, kemungkinan besar mereka hanya akan mengajukan pertanyaan. Hal itu akan membuat teman-teman mereka terus berbicara tentang diri mereka sendiri dan lupa untuk mengajukan pertanyaan balik.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/fir)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda