Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Tata Cara Sujud Sahwi, Bacaan dan Syarat Melakukannya

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Jumat, 14 Aug 2026 11:45 WIB

Muslim woman wearing prayer veil, doing prostration in the mosque
Ilustrasi sahwi / Foto: Getty Images/iStockphoto/CreativaImages
Daftar Isi
Jakarta -

Bunda, salat merupakan ibadah wajib bagi setiap muslim yang telah baligh. Namun, dalam pelaksanaannya, seseorang tentu tidak luput dari lupa atau keliru, termasuk menghitung jumlah rakaat maupun melakukan gerakan tertentu.

Ketika menyadari adanya kekeliruan atau merasa ragu dalam salat, umat Islam mengenal istilah sujud sahwi.

Lantas, apa yang dimaksud dengan sujud sahwi dan kapan perlu dilakukan? Yuk, simak ulasan selengkapnya berikut ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Mengenal apa itu sujud sahwi

Dirangkum dari buku Fikih Interaktif: Diskusi Seputar Fikih Klasik-Kontemporer karya M. Agus Yusron, MA, sujud sahwi merupakan sujud yang dilakukan karena lupa atau lalai dalam salat.

Hukum pelaksanaan sujud sahwi adalah sunnah, sehingga jika tidak dilakukan, Bunda tetap sah salatnya.

Penjelasan anjuran ini pun dijelaskan dalam sebuah dalil hadis riwayat Abu Dawud yang berbunyi sebagai berikut,

إِذَا شَكَّ أَحَدُكُمْ فِي صَلَاتِهِ فَلْيُلْقِ الشَّكَّ وَلْيَبْنِ عَلَى الْيَقِينِ فَإِذَا اسْتَيْقَنَ التَّمَامَ سَجَدَ سَجْدَتَيْنِ فَإِنْ كَانَتْ صَلَاتُهُ تَامَّةً كَانَتِ الرَّكْعَةُ نَافِلَةً وَالسَّجْدَتَانِ

Artinya:

“Apabila kalian ragu dalam salat, maka tinggalkanlah keraguan dan pastikan di atas keyakinan. Apabila sudah selesai salat, sujudlah dua kali. Maka apabila salatnya lengkap, maka rakaat dan dua sujud tadi dihitung nafilah (ibadah tambahan).” (HR. Abu Dawud)

Waktu pelaksanaan sujud sahwi

Bunda dapat melakukan sujud sahwi sebelum salam, yaitu setelah selesai membaca doa tasyahud akhir. Kemudian, lakukan dua kali sujud dan ditutup dengan salam. Jika melakukannya sebelum membaca tasyahud, sujud sahwi perlu diulangi.

فَلَوْ سَجَدَ قَبْلَ التَّشَهُّدِ سَاهِيًا أَعَادَهُ

Artinya:

“Kalau sujud sahwi dilakukan sebelum tasyahud karena lupa, maka sujud sahwinya diulangi.”

Namun, jika lupa melakukan sujud sahwi, dan sudah terlanjur melakukan salam, Bunda tidak perlu melakukannya lagi.

Syarat melakukan sujud syahwi

Dilansir detikcom, untuk melakukan sujud sahwi secara sah, terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi agar sujud tersebut diterima dan menghapuskan kesalahan yang terjadi. Berikut di antaranya:

  • Sujud sahwi dilakukan saat mengucapkan salam sebelum mengerjakan salat secara sempurna atau tidak duduk tasyahud awal.
  • Kekurangan atau kelebihan rakaat salat.
  • Lupa melaksanakan tasyahud awal atau salah satu di antara sunnah salat.
  • Ada keraguan dalam jumlah rakaat yang telah dikerjakan.

Tata cara dan bacaan sujud sahwi

Berikut langkah-langkah dan bacaan sujud sahwi yang dapat Bunda ikuti ketika melakukan kekeliruan saat salat:

1. Didahului dengan takbir

Sebagian ulama berpendapat bahwa wajib untuk mengucapkan takbir sebelum mengerjakan sujud sahwi yang dilakukan sebelum atau setelah memberi salam.

2. Dilakukan seperti sujud biasa

Bunda dapat melakukan sujud sahwi seperti sujud biasa, yakni dengan tujuh anggota tubuh (kening, kedua telapak tangan, kedua lutut, dan kedua ujung kaki). Kemudian, menjauhkan kedua lengan dari kedua lambung, menjauhkan perut dari kedua paha, dan merenggangkan kedua lutut.

Berikut bacaan doa yang dapat Bunda lantunkan saat melaksanakan sujud sahwi:

سُبْحَانَ مَنْ لَا يَنَامُ وَلَا يَسْهُو

Subhana man laa yanaamu wa laa yas-huw

Artinya:

“Maha Suci Dzat yang tidak mungkin tidur dan lupa.”

Perbedaan sujud sahwi dan sujud tilawah

Sujud sahwi dan tilawah tentu memiliki makna yang berbeda. Sujud sahwi dilakukan ketika ada keraguan atau kekurangan saat melaksanakan salat.

Sementara itu, sujud tilawah adalah sujud sunnah yang dilakukan ketika membaca atau mendengar bacaan ayat-ayat sajadah dalam Al-Qur’an baik di dalam maupun di luar salat.

Ayat sajadah yang dimaksud terdapat pada salah satu ayat dalam surah Al A’raf, Ar Ra’d, An Nahl, Al Isra’, Maryam, Al Furqan, An Naml, As Sajadah, Fussilat, An Najm, Al Insyiqaq, Al ‘Alaq, serta Al Hajj yang memiliki dua ayat sajadah.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda