moms-life
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
HaiBunda
Selasa, 11 Aug 2026 22:00 WIB
Daftar Isi
-
Ciri kepribadian EQ tinggi
- 1. Mereka melihat emosi sebagai pembawa pesan, bukan virus
- 2. Mereka mendengarkan emosi tetapi tidak langsung mempercayainya
- 3. Mereka membicarakan emosi dengan bahagia yang mudah dipahami
- 4. Mereka dapat membedakan emosi dari pikiran
- 5. Mereka mampu merasakan emosi secara fisik
- 6. Mereka memvalidasi emosi tanpa menghakimi
- 7. Mereka memahami bahwa dirinya tidak dapat 'mengendalikan' emosi
Kecerdasan emosional atau Emotional Intelligence (EQ) bukan sekadar kemampuan dalam mengendalikan emosi, Bunda. EQ juga berhubungan dengan cara seseorang memahami diri sendiri, perasaan orang lain, dan merespons berbagai situasi dengan bijak.
Orang dengan kecerdasan emosional tinggi biasanya memiliki ciri kepribadian yang khas. Ciri kepribadian EQ tinggi ini dapat dibedakan dari kebanyakan orang.
"Kecerdasan emosional adalah kemampuan untuk mengenali, memahami, dan mengelola emosi diri sendiri dan orang lain," kata pakar Shruthi N, MD, dilansir Web MD.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Orang yang memiliki kecerdasan emosional tinggi cenderung memiliki hubungan pribadi dan profesional yang lebih memuaskan, serta tingkat kesejahteraan psikologis yang lebih tinggi," sambungnya.
Lantas, apa saja ciri kepribadian orang dengan EQ tinggi? Simak penjelasannya berikut ini ya, Bunda.
Ciri kepribadian EQ tinggi
Dikutip dari Your Tango, berikut ciri kepribadian EQ tinggi yang membedakan dari kebanyakan orang:
1. Mereka melihat emosi sebagai pembawa pesan, bukan virus
Orang dengan EQ tinggi mampu melihat emosi sebagai sesuatu yang baik. Mereka memandang emosi mereka, terutama emosi yang menyakitkan, sebagai pembawa pesan yang mencoba menyampaikan informasi. Meski tidak menyukai pesan tersebut, mereka tidak pernah menyalahkan pembawa pesan.
2. Mereka mendengarkan emosi tetapi tidak langsung mempercayainya
Tidak semua informasi itu benar, dan itu termasuk informasi yang bersifat emosional. Sering kali emosi saat kita mendapatkan dan menyampaikan sesuatu itu bermanfaat bagi kita.
Orang dengan EQ tinggi biasanya mendengar emosi tersebut. Tapi, mereka tidak langsung mempercayainya meski banyak orang menganggap emosi itu benar.
3. Mereka membicarakan emosi dengan bahagia yang mudah dipahami
Jika mendengarkan dengan saksama, kebanyakan orang dewasa membicarakan emosi yang sulit dengan istilah samar dan terlalu abstrak. Hal itu sering kali sulit dipahami oleh orang lain, Bunda.
Berbeda dengan kebanyakan orang, mereka yang memiliki kecerdasan emosional yang tinggi biasanya menyampaikan emosi dengan bahagia, sehingga mudah dipahami. Mereka menggambarkan perasaan dengan bahasa yang sederhana dan biasa.
4. Mereka dapat membedakan emosi dari pikiran
Orang yang cerdas secara emosional, ahli dalam memahami kebiasaan mental dan pola pikir yang menghasilkan respons emosional. Mereka menyadari bahwa kecemasan adalah hasil dari kebiasaan mereka untuk khawatir. Mereka juga memahami bahwa merenungkan kesalahan bisa menyebabkan rasa malu.
5. Mereka mampu merasakan emosi secara fisik
Salah satu tanda sederhana kecerdasan emosional adalah apakah seseorang peka terhadap sensasi fisik yang menyertai emosi tersebut. Sebuah studi di Proceedings of the National Academy of Sciences tahun 2013 menemukan bahwa emosi yang berbeda dapat memicu respons fisik di bagian tubuh yang berbeda.
Sebaliknya, orang dengan kecerdasan emosional rendah cenderung menghindari emosi yang sulit, yang berarti mereka kehilangan kontak dengan bagaimana emosi tersebut terasa di tubuh.
6. Mereka memvalidasi emosi tanpa menghakimi
Orang dengan kecerdasan emosional tinggi memvalidasi emosi mereka. Mereka mampu mengidentifikasi dan mengakui perasaan. Kemudian mengingatkan diri sendiri bahwa tidak apa-apa untuk merasakan perasaan apa pun atau bahwa itu tidak membuat mereka menjadi buruk dan tidak aman.
Bagi orang-orang ini, emosi selalu valid, bahkan jika itu menyakitkan atau tidak membantu. Akan jauh lebih mudah untuk menerima emosi yang menyakitkan bila kita terbiasa memvalidasinya terlebih dahulu.
7. Mereka memahami bahwa dirinya tidak dapat 'mengendalikan' emosi
Orang dengan EQ tinggi memahami bahwa cara terbaik untuk mengendalikan perilaku mereka adalah dengan berhenti membuang waktu dan energi untuk mencoba mengendalikan perasaan sendiri. Orang-orang ini menerima emosinya tanpa menghakimi.
Menurut ulasan di Journal of Personality and Social Psychology tahun 2017, menerima dan memahami emosi akan membantu mengurangi stres dan mengarah pada kesehatan yang lebih baik.
Demikian 7 ciri kepribadian EQ tinggi yang membedakannya dari kebanyakan orang. Semoga informasi ini bermanfaat ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/som)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mom's Life
Ciri Orang EQ Tinggi dari 7 Hal yang Konsisten Mereka Lakukan
Mom's Life
Cara Mengenali Orang EQ Tinggi dari Ucapannya di Tempat Kerja
Mom's Life
7 Cara Mengenali Orang Ber-EQ Tinggi saat Menghadapi Konflik
Mom's Life
9 Ciri Orang dengan EQ Tinggi yang Mudah Disukai Banyak Orang
Mom's Life
5 Kalimat yang Sering Diucap Orang dengan Kecerdasan Emosional Tinggi Menurut Psikolog
5 Foto
Mom's Life
5 Potret Wisuda S2 Psikologi Tsania Marwa, Anggun Berbalut Kebaya Merah
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Cara Mengenali Ibu Mertua dengan EQ Tinggi dari Sikapnya
Ciri Orang EQ Tinggi saat Menghadapi Orang yang Bersikap Tidak Sopan
Ciri Orang EQ Tinggi dari 7 Hal yang Konsisten Mereka Lakukan