Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Intip Penerbangan Pesawat Listrik, Biayanya 40 Kali Lebih Murah

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Sabtu, 01 Aug 2026 11:35 WIB

Young woman smiles while holding a coffee cup and looking out the window during a relaxing airplane flight
Ilustrasi / Foto: Getty Images/Perawit Boonchu
Jakarta -

Pesawat listrik mulai dilirik sebagai inovasi di dunia penerbangan karena menawarkan biaya operasional yang lebih hemat dibandingkan pesawat berbahan bakar konvensional.

Teknologi ini juga dinilai berpotensi menghadirkan transportasi udara yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Tak hanya itu, pesawat listrik diklaim mampu menempuh perjalanan ratusan kilometer dalam sekali pengisian daya dan mengisi ulang baterai dalam waktu relatif singkat. Hal ini membuatnya berpotensi dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari transportasi penumpang hingga pengiriman logistik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Lantas, seperti apa kecanggihan pesawat listrik yang disebut memiliki biaya terbang jauh lebih murah ini? Yuk, simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Pesawat listrik 40 kali lebih murah

Dilansir ABC News, pesawat listrik terbaru berpotensi mengubah cara orang bepergian dan mengirim barang melalui jalur udara.

Jurnalis transportasi ABC News, Gio Benitez, berkesempatan mencoba langsung pesawat bertenaga baterai buatan Beta Technologies bersama pendiri sekaligus CEO perusahaan tersebut, Kyle Clark.

Clark mengatakan selama 20 tahun terakhir, ia percaya teknologi ini akan mengubah dunia penerbangan. Menurutnya, pesawat listrik akan membawa perubahan besar dalam cara manusia terbang.

Beta Technologies mengklaim pesawat ini hanya membutuhkan sekitar 50 menit untuk mengisi daya penuh dengan biaya sekitar US$13 atau sekitar Rp235 ribu.

Setelah itu, pesawat dapat lepas landas hanya dalam waktu 15 detik. Menariknya, saat pesawat menurun untuk mendarat, energi dari proses tersebut turut membantu mengisi ulang baterai.

Dalam sekali pengisian daya, pesawat ini mampu terbang lebih dari 300 mil atau sekitar 480 kilometer. Jarak tersebut dinilai cukup untuk mendukung berbagai kebutuhan, seperti transportasi medis yang lebih cepat maupun layanan pengiriman barang.

Clark menjelaskan bahwa perusahaan logistik dapat memangkas biaya operasional jika menggunakan pesawat listrik. Dengan biaya yang lebih rendah, layanan pengiriman barang juga berpotensi menjadi lebih cepat dan efisien.

Beta Technologies mengembangkan dua versi pesawat listrik. Versi pertama dapat lepas landas dan mendarat secara vertikal seperti helikopter, sedangkan versi lainnya menggunakan landasan pacu seperti pesawat pada umumnya.

Clark juga mengungkapkan bahwa penerbangan selama sekitar satu jam hanya membutuhkan biaya energi sekitar US$8 atau Rp145 ribu. Angka tersebut diklaim sekitar 40 kali lebih murah dibandingkan pesawat berbahan bakar konvensional.

Dari sisi keselamatan, pesawat ini juga dirancang dengan sistem cadangan. Meski tampak hanya memiliki satu mesin, sebenarnya terdapat dua motor yang tersembunyi di belakang baling-baling.

Clark bahkan mendemonstrasikan bahwa pesawat tetap dapat terbang dengan aman meski salah satu motor dimatikan. Saat kedua motor dimatikan sekalipun, pesawat masih bisa meluncur di udara seperti pesawat layang hingga mendarat dengan aman.

Bagi keluarga Clark, dunia penerbangan sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Istri Kyle, Katie Clark, yang juga bekerja di Beta Technologies, mengatakan anak-anak mereka tumbuh di lingkungan penerbangan. Putri mereka, Willa Clark, bahkan sudah belajar menerbangkan pesawat sebelum bisa mengemudikan mobil.

Saat ini, sejumlah perusahaan lain juga tengah mengembangkan pesawat listrik dan berharap memperoleh sertifikasi dari Federal Aviation Administration (FAA) pada tahun depan.

Baru-baru ini, Menteri Perhubungan Amerika Serikat, Sean Duffy, turut menjajal pesawat buatan Beta Technologies dan menyebut inovasi tersebut sebagai teknologi yang sangat menjanjikan.

Nah, itulah penjelasan tentang pesawat listrik yang biayanya lebih murah 40 kali. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda