Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Kebiasaan Unik Albert Einstein, Pria Terjenius yang Namanya Harum hingga Sekarang

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Selasa, 28 Jul 2026 19:10 WIB

Muenster, Germany, July 9, 2022 Albert Einstein face painted on the facade of a building in the city center
Ilustrasi Albert Einstein / Foto: Getty Images/Robert Buchel
Daftar Isi
Jakarta -

Di balik kecerdasannya yang mendunia, Albert Einstein memiliki sejumlah kebiasaan yang tidak biasa. Rutinitas tersebut pun kerap dikaitkan dengan cara ia menjaga kemampuan berpikirnya.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan tidak hanya ditentukan oleh faktor keturunan. Lingkungan dan kebiasaan sehari-hari juga berperan dalam membentuk fungsi otak.

Tak mengherankan lagi jika gaya hidup Einstein masih sering dipelajari hingga kini. Lantas, kebiasaan apa saja yang diyakini turut mendukung kejeniusannya?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Kebiasaan unik Albert Einstein

Dilansir CNN Indonesia, Albert Einstein adalah salah satu ilmuwan paling berpengaruh di abad ke-20, mengubah arus dunia sains dengan tafsiran barunya soal gravitasi, cahaya, dan waktu.

Berikut beberapa kebiasaan sehari-hari Albert Einstein yang dipercaya berkontribusi terhadap kecerdasannya:

1. Tidur 10 jam dan rutin tidur siang

Dilansir BBC, Einstein dikabarkan tidur sekitar 10 jam setiap malam, lebih lama dari rata-rata orang dewasa. Ia juga dikenal gemar tidur siang singkat untuk menyegarkan pikirannya.

Kebiasaan ini didukung oleh studi dari University of Lübeck, Jerman (2004). Penelitian menemukan bahwa orang yang tidur setelah mempelajari suatu tugas lebih dari dua kali lebih mungkin menemukan pola atau solusi dibandingkan mereka yang tetap terjaga.

Tidur membantu otak mengolah informasi sehingga meningkatkan kemampuan memecahkan masalah. Selain itu, penelitian University of Ottawa menunjukkan bahwa aktivitas otak yang disebut sleep spindles selama tidur berkaitan dengan kemampuan berpikir logis, mengenali pola, dan menyelesaikan masalah. Semakin banyak aktivitas tersebut, semakin baik kemampuan penalaran seseorang.

2. Rutin berjalan kaki

Albert Einstein dikenal rutin berjalan kaki setiap hari. Saat mengajar di Princeton University, Amerika Serikat, ia berjalan sekitar 2,4 kilometer untuk berangkat dan pulang. Kebiasaan ini juga dilakukan ilmuwan terkenal lainnya, seperti Charles Darwin.

Penelitian menunjukkan bahwa berjalan kaki dapat meningkatkan daya ingat, kreativitas, dan kemampuan memecahkan masalah, terutama jika dilakukan di luar ruangan.

Para ahli menduga saat berjalan, aktivitas pada bagian depan otak yang mengatur penalaran dan pengambilan keputusan sedikit menurun. Kondisi ini membuat otak berpikir lebih santai sehingga lebih mudah menemukan ide atau solusi baru.

3. Mengonsumsi karbohidrat secukupnya

Meski tidak diungkap secara pasti makanan favoritnya, Einstein pernah bercanda bahwa ia menyukai spaghetti.

Hal ini menarik karena karbohidrat merupakan sumber utama glukosa, yaitu bahan bakar yang dibutuhkan otak untuk bekerja.

Menurut penelitian, otak menggunakan sekitar 20 persen energi tubuh, sehingga membutuhkan asupan glukosa yang cukup agar dapat berkonsentrasi dan berpikir dengan baik.

Namun, konsumsi karbohidrat tetap harus dalam jumlah yang wajar. Peneliti dari University of Roehampton menemukan bahwa sekitar 25 gram karbohidrat dapat membantu fungsi otak, sedangkan jumlah yang berlebihan justru berpotensi menurunkan kemampuan berpikir.

4. Tidak suka menggunakan kaus kaki

Einstein juga memiliki kebiasaan unik, yaitu tidak mengenakan kaus kaki. Dalam sebuah surat, ia mengaku berhenti memakainya karena ujung jempol kakinya selalu membuat kaus kaki berlubang.

Meski terdengar menarik, belum ada penelitian yang menunjukkan bahwa kebiasaan ini dapat meningkatkan kecerdasan.

Sebaliknya, beberapa studi justru menemukan bahwa mengenakan pakaian yang terlalu santai dibandingkan pakaian formal dapat dikaitkan dengan penurunan kemampuan berpikir abstrak.

Jadi, kebiasaan tidak memakai kaus kaki lebih mencerminkan gaya hidup pribadi Einstein daripada rahasia di balik kejeniusannya.

Nah, itulah beberapa kebiasaan unik Albert Einstein yang dipercaya mendukung kecerdasannya. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda