moms-life
Cara Mengenali Orang dengan 'Energy Vampire' yang Bikin Lelah saat Menghadapinya
HaiBunda
Kamis, 23 Jul 2026 22:00 WIB
Bunda pernah dengar istilah kepribadian 'energy vampire'? Kepribadian ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan vampir atau hal-hal yang berbau mistis ya.
Energi vampir merupakan kecenderungan seseorang 'menyedot' energi dari situasi sosial. Orang yang memiliki 'energy vampire' sering kali menguras energi orang lain secara emosional.
"Vampir energi adalah seseorang yang menyedot energi dari orang lain atau dari kelompok dalam interaksi sosial," kata psikolog Brianne Markley, PhD.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka mungkin menciptakan pengalaman negatif atau melelahkan selama interaksi tersebut, dan mereka mungkin menyadari atau tidak menyadari bagaimana dinamika hubungan dapat memengaruhi orang lain."
Siapa pun bisa memiliki 'energy vampire'. Namun, mereka mungkin memiliki kepribadian ini karena pernah mengalami trauma, pelecehan, atau pengabaian yang belum terselesaikan.
Orang-orang tertentu dengan gangguan kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan, atau gangguan kepribadian tertentu seperti gangguan kepribadian narsistik dan gangguan kepribadian ambang, juga cenderung mengembangkan 'energy vampire', Bunda.
Bahkan, jika seseorang kesulitan terhubung dengan orang lain dalam kehidupan sehari-hari atau memiliki kesulitan dengan relasi sosial atau memahami norma sosial, mereka dapat dengan mudah menunjukkan perilaku sebagai 'penguras energi'.
"Ini adalah deskripsi dari suatu pengalaman atau gaya interaksi sosial. Ini bukan berarti ciri kepribadian atau label yang menentukan segalanya," ujar Markley, dilansir Cleveland Clinic.
Deskripsi 'energy vampire' mungkin terdengar mirip dengan frasa populer 'trauma dumping', atau perilaku seseorang yang suka menceritakan traumanya secara berlebihan. Keduanya berbeda namun bisa saling terkait, Bunda.
"Seorang dengan 'energy vampire' kemungkinan besar menunjukkan pola berulang ini, yaitu menguras energi orang lain dalam interaksi sosial. Meskipun membuang trauma dapat menguras energi orang lain dan interaksi sosial, hal itu belum tentu menjadi gaya relasional individu," ungkap Markley.
"Pada akhirnya, perbedaannya di sini adalah niat seorang 'energy vampire' dan 'trauma dumping' berbeda, meskipun perasaan yang dirasakan oleh pihak yang menerima mungkin serupa."
Tanda-tanda orang dengan 'energy vampire'
Memahami tanda-tanda orang dengan 'energy vampire' bisa menjadi penting untuk tahu cara menghadapinya dengan tepat. Berikut beberapa tanda dari 'energy vampire':
- Mereka kebanyakan berbicara tentang diri mereka sendiri
- Mereka sering merasa seperti korban
- Mereka menolak untuk bertanggung jawab
- Mereka biasanya pesimis
- Mereka mungkin merasa iri
- Mereka menuntut perhatian
- Mereka menggunakan rasa bersalah untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan
- Mereka suka mencoba untuk mengungguli situasi tertentu
- Mereka jarang mengajukan pertanyaan tentang orang lain
- Mereka jarang menunjukkan perhatian atau kepedulian terhadap orang lain
Bila Bunda ingin memahami orang dengan kepribadian ini, Markley menyarankan untuk melakukan pengamatan terlebih dulu. Setelah itu, Bunda dapat mengajukan pertanyaan kepada diri sendiri.
"Luangkan waktu sejenak untuk mengamati pengalaman kita. Apakah kita merasa puas? Apakah ada rasa sukacita dan manfaat dari hubungan yang dijalin? Apakah ada timbal balik dan bagaimana kita saling peduli satu sama lain?" kata Markley.
"Jika demikian, kemungkinan besar kita tidak berurusan dengan vampir energi. Sebaliknya, jika kita merasa terkuras dan tidak puas, jika merasa lelah dengan suatu hubungan dan ada sedikit timbal balik atau manfaat bersama, itu mungkin merupakan indikator bahwa seseorang di lingkungan sosial kita memiliki kecenderungan sebagai vampir energi."
Cara mengatasi orang dengan 'energy vampire'
Berurusan dengan seseorang yang 'menyedot' energi bisa membuat frustrasi. Mereka yang memiliki empati tinggi atau orang yang sangat sensitif, mungkin lebih terpengaruh oleh orang dengan vampir energi.
"Meskipun siapa pun bisa menarik 'vampir energi', individu yang sangat empatik atau sensitif dengan batasan yang lemah, atau mereka yang mungkin kesulitan dalam komunikasi asertif, mungkin lebih cenderung menarik dan terpengaruh oleh fenomena vampir energi ini," ujar Markley.
Ada beberapa cara yang bisa Bunda lakukan untuk mengatasi orang dengan 'energy vampire', yakni:
- Menyesuaikan ekspektasi dan menyadari bahwa orang dengan 'energy vampire' mungkin tidak dapat hadir untuk kita, dengan cara yang kita butuhkan atau inginkan.
- Berlatih menggunakan komunikasi asertif untuk menyampaikan refleksi tentang apa yang telah kita perhatikan, atau bagaimana perasaan kita.
- Pastikan untuk menetapkan batasan, termasuk membatasi waktu interaksi dengan orang dengan 'energy vampire'.
- Belajarlah untuk mengatakan 'tidak' untuk menolak situasi yang menambah stres atau beban bagi kita.
- Jangan takut untuk meminta ruang dan jangan merasa bersalah karena mengambil ruang itu.
Demikian cara mengenali orang dengan 'energy vampire' yang bikin lelah saat menghadapinya. Semoga informasi ini bermanfaat ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mom's Life
12 Tanda Seseorang Terlahir Egois Menurut Psikologi
Mom's Life
Simak 5 Kalimat yang Kerap Diucapkan oleh Orang Tak Kompeten
Mom's Life
11 Macam Kepribadian dari Cara Duduk, Gambarkan Sifat Periang hingga Perfeksionis
Mom's Life
7 Hal yang Bikin Bunda Memesona Selain Menggunakan Riasan Wajah
Mom's Life
Tanda Orang yang Diam-diam Benci pada Kita, Salah Satunya Kontak Mata
5 Foto
Mom's Life
5 Potret Wisuda S2 Psikologi Tsania Marwa, Anggun Berbalut Kebaya Merah
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Cara Mengenali Orang dari Kebiasaannya yang Lebih Suka Obrolan Mendalam daripada Basa-basi
Cara Mengenali Orang Sensitif dari 9 Ucapan Mereka Sehari-hari
Cara Mengenali Orang Sok Tahu dari Cara Bicaranya Menurut Psikolog