Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Cuaca Panas Bisa Bikin Sakit Kepala, Ini Cara Mengatasinya

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Minggu, 19 Jul 2026 13:10 WIB

Woman has head ache at the park
Ilustrasi sakit kepala karena cuaca panas / Foto: Getty Images/champja
Daftar Isi
Jakarta -

Sakit kepala akibat cuaca panas merupakan keluhan yang cukup sering dialami sebagian orang, terutama saat terlalu lama berada di bawah terik matahari atau melakukan aktivitas yang meningkatkan suhu tubuh.

Kondisi ini dapat mengganggu kenyamanan dan membuat aktivitas sehari-hari terasa lebih berat.

Meski kerap dikaitkan dengan suhu udara yang tinggi, sakit kepala umumnya bukan disebabkan oleh panas itu sendiri. Dehidrasi, paparan sinar matahari berlebih, hingga kelelahan akibat panas menjadi beberapa faktor penyebabnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Untungnya, ada sejumlah langkah sederhana yang dapat membantu Bunda meredakan keluhan sekaligus mencegahnya muncul kembali.

Cara mengatasi sakit kepala akibat cuaca panas

Bunda dapat mengambil langkah-langkah berikut ini untuk mencegah dan mengobati sakit kepala yang disebabkan oleh panas:

1. Tetap sejuk

Dilansir Medical News Today, jika menghabiskan waktu di luar ruangan dalam cuaca panas, Bunda harus sebisa mungkin berada di tempat teduh, istirahat lebih banyak, dan membatasi aktivitas di luar ruangan.

Selain itu, menggunakan AC dan kipas angin di dalam ruangan juga dapat membantu meredakan suhu tinggi.

2. Menjaga tubuh tetap terhidrasi

Sebaiknya bawalah botol air minum dan isi ulang sepanjang hari. Batasi konsumsi minuman yang tinggi gula, natrium, kafein, dan alkohol karena minuman tersebut dapat meningkatkan sakit kepala dan mengurangi hidrasi.

3. Waspadai gejalanya

Begitu merasakan gejala penyakit yang berhubungan dengan panas, seperti kelelahan, sakit kepala, atau pusing, Bunda perlu segera mengambil istirahat di tempat yang sejuk.

Selain itu, Bunda juga disarankan mengambil langkah-langkah untuk mendinginkan tubuh, seperti minum air dingin dan mandi dengan air dingin.

Tips mengatasi panas berlebihan

Mengutip dari verywell health, cuaca yang sangat panas bisa menjadi tantangan dan Bunda tidak selalu bisa menghindari suhu ekstrem. Jika tidak bisa mengatasi panas, berikut beberapa cara agar Bunda tetap aman:

  • Periksa prediksi cuaca untuk bersiap menghadapi terik matahari.
  • Sediakan obat sakit kepala
  • Kenakan pakaian yang ringan dan longgar.
  • Gunakan dan oleskan sunscreen secara teratur.
  • Bawa payung.

Penyakit akibat cuaca panas

Menerapkan langkah-langkah di atas tidak hanya membantu mencegah sakit kepala, tetapi juga melindungi tubuh dari berbagai gangguan kesehatan yang dapat terjadi saat cuaca panas. 

Dilansir Kemenkes Unit Pelayanan Kesehatan, beberapa penyakit penyerta akan muncul saat memasuki musim panas. Berikut di antaranya yang dapat Bunda ketahui dan hindari:

  • Dehidrasi, heatstroke, dan iritasi kulit yang ditandai dengan kelelahan, kulit kering, serta warna air kencing yang keruh.
  • Sakit kepala sebelah (migrain) akibat paparan panas matahari ataupun terpapar polusi yang berlebihan.
  • Panas dalam akibat kondisi cuaca yang panas dan diperparah dengan asupan makanan yang kurang tepat, seperti gorengan atau makanan pedas.
  • Demam tinggi akibat paparan sinar matahari, sehingga menyebabkan suhu tubuh meningkat. Jika tidak mendapatkan penanganan, akan berbahaya dan merusak otak serta organ-organ vital di dalam tubuh.

Dengan mengetahui beberapa penyakit tersebut, diharapkan dapat Bunda jauh lebih waspada dan melakukan persiapan sebelum menghadapi cuaca panas.

Nah, itulah beberapa cara yang dapat Bunda lakukan untuk mengatasi sakit kepala akibat cuaca panas dan penyakit umum yang mungkin muncul. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda