moms-life
Ciri Kepribadian yang Disebut Ilmuwan Bisa Bantu Seseorang Hidup hingga Usia 100 Tahun
HaiBunda
Selasa, 14 Jul 2026 22:00 WIB
Panjang umur tidak hanya dipengaruhi oleh kebiasaan hidup sehat atau faktor genetik. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kepribadian seseorang juga dapat berperan dalam menentukan kesehatan dan peluang hidup panjang umur, Bunda.
Baru-baru ini, studi yang diterbitkan di International Journal of Applied Positive Psychology menunjukkan bahwa satu sifat kepribadian, yaitu keterbukaan, bisa menjadi bahan tersembunyi dalam resep panjang umur. Studi ini dilakukan oleh Psikolog Maria Chiara Fastame dan timnya dari University of Cagliari Blue Zone di Pulau Sardinia, Italia. Lokasi ini merupakan satu dari sedikit tempat di dunia di mana penduduknya lebih mungkin mencapai ulang tahun ke-100.
"Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi sifat kepribadian adaptif dan sumber daya penanggulangan masalah dapat mendorong gaya hidup yang lebih aktif, memberikan wawasan tentang mekanisme penuaan yang baik," tulis para peneliti, dilansir laman NDTV.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam studi ini, ilmuwan meneliti 125 orang dewasa berusia antara 71 dan 101 tahun. Dalam data, 55 orang tinggal di Blue Zone, sementara 70 orang tinggal di daerah terdekat di luar zona tersebut. Kedua kelompok memiliki latar belakang serupa dan memiliki akses ke layanan kesehatan gratis yang sama, yang memungkinkan para peneliti untuk lebih fokus pada perbedaan kepribadian.
Setiap orang lalu mengikuti tes yang mengukur kesehatan mental dan fisik mereka, gaya hidup, hobi, dan lima sifat kepribadian utama, seperti keterbukaan, ketelitian, ekstroversi, keramahan, dan neurotisme.
Salah satu hasil studi yang menonjol adalah orang-orang di Blue Zone tidak memperoleh skor yang signifikan lebih tinggi dalam hal kualitas hidup terkait kesehatan. Namun, mereka memiliki tingkat keterbukaan yang jauh lebih tinggi, dan itu merupakan salah satu dari lima sifat kepribadian utama yang diteliti.
Hasil tersebut menunjukkan bahwa tingkat keingintahuan dan minat belajar yang lebih tinggi pada mereka yang tinggal di Blue Zone. Orang-orang ini juga memiliki kemauan untuk terlibat secara intelektual dengan ide-ide baru dan mau mencoba hal-hal baru.
Studi juga mengungkap, warga Blue Zone memiliki kemampuan untuk mengatasi masalah yang lebih baik, kompetisi emosional lebih tinggi, dan menghabiskan lebih banyak waktu untuk terlibat dalam kegiatan rekreasi yang merangsang kesehatan mental dan fisik.
Orang yang terbuka bisa hidup hingga 100 tahun
Menurut studi, orang-orang yang memiliki tingkat keterbukaan tinggi melaporkan kesejahteraan psikologis yang lebih baik. Orang-orang ini juga suka menghabiskan lebih banyak waktu untuk melakukan hobi yang positif, Bunda.
Sementara itu, orang-orang dengan tingkat kesadaran diri yang lebih tinggi cenderung melaporkan kepuasan hidup yang lebih besar dan memiliki keterampilan mengatasi masalah yang lebih baik. Sebaliknya, orang dengan tingkat neurotisme yang lebih tinggi cenderung melaporkan kualitas hidup yang lebih rendah terkait kesehatan. Neurotisme merupakan dimensi kepribadian yang mengukur stabilitas emosi seseorang.
Para peneliti menekankan bahwa kepribadian kemungkinan besar tidak memperpanjang umur secara langsung. Sebaliknya, kepribadian dapat membentuk kebiasaan atau memengaruhi seseorang dalam menjalani hidupnya.
Sebagai contoh, seseorang yang memiliki rasa ingin tahu dan terlibat secara intelektual dengan dunia dapat mengalami penuaan yang sehat. Mereka yang menjaga hubungan sosial, menekuni hobi, tetap aktif, dan terus belajar juga bisa mendapatkan manfaatnya, Bunda.
Perlu dicatat, studi ini relatif kecil dan bersifat observasional, sehingga tidak dapat menunjukkan bahwa kepribadian dapat menyebabkan penuaan yang sehat. Misalnya, salah satu studi terpanjang tentang orang berusia seratus tahun ke atas menemukan bahwa pola pengasuhan antar generasi atau faktor kepribadian, termasuk tujuan hidup yang kuat, dapat menjadi faktor yang membantu seseorang berumur panjang.
Studi lebih lanjut tetap diperlukan untuk memastikan hubungan keduanya. Namun, studi ini setidaknya bisa menambah bukti bahwa sifat-sifat psikologis mungkin berperan di samping faktor-faktor yang lebih umum seperti diet dan olahraga.
Demikian ciri kepribadian yang disebut ilmuwan bisa bantu seseorang hidup hingga 100 tahun. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/som)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mom's Life
12 Tanda Seseorang Terlahir Egois Menurut Psikologi
Mom's Life
Simak 5 Kalimat yang Kerap Diucapkan oleh Orang Tak Kompeten
Mom's Life
11 Macam Kepribadian dari Cara Duduk, Gambarkan Sifat Periang hingga Perfeksionis
Mom's Life
7 Hal yang Bikin Bunda Memesona Selain Menggunakan Riasan Wajah
Mom's Life
Tanda Orang yang Diam-diam Benci pada Kita, Salah Satunya Kontak Mata
5 Foto
Mom's Life
5 Potret Wisuda S2 Psikologi Tsania Marwa, Anggun Berbalut Kebaya Merah
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
7 Kebiasaan Sehat Orang Jepang yang Bikin Sehat dan Umur Panjang
2 Sifat yang jadi Kunci Kesehatan Mental dan Bikin Umur Panjang Menurut Pakar
7 Kebiasan Makan yang Bikin Awet Muda dan Panjang Umur Menurut Pakar