moms-life
Cara Mengenali Orang dari Kebiasaannya yang Lebih Suka Obrolan Mendalam daripada Basa-basi
HaiBunda
Rabu, 15 Jul 2026 19:15 WIB
Daftar Isi
Tidak semua orang menikmati obrolan ringan atau basa-basi. Ada sebagian orang yang justru merasa lebih nyaman menghabiskan waktu untuk obrolan mendalam, seperti membahas kehidupan, hubungan, hingga pengalaman pribadi, yang lebih bermakna.
Menurut psikologi, preferensi terhadap percakapan yang bermakna mungkin mencerminkan ciri-ciri kepribadian tertentu dan bukan sekadar kebiasaan sosial.
Dilansir Times of India, penelitian menunjukkan bahwa percakapan yang lebih dalam tidak hanya membuat interaksi menjadi menarik, tetapi juga saling terhubung, meningkatkan kesejahteraan, dan memperkuat hubungan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, banyak orang menghindari percakapan seperti itu karena mereka berasumsi bahwa akan terasa canggung atau orang di depannya tidak akan tertarik.
Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Personality and Social Psychology oleh para peneliti dari University of Chicago Northwestern University dan University of Texas menemukan bahwa orang-orang secara konsisten meremehkan seberapa besar keinginan orang asing untuk terlibat dalam obrolan mendalam.
Faktanya, selama penelitian, peserta melaporkan bahwa mereka merasa lebih terhubung dan menikmati diskusi yang lebih mendalam dari yang mereka harapkan, Bunda.
Lantas, kepribadian seperti apa orang yang lebih suka obrolan mendalam? Yuk, simak ulasan selengkapnya berikut ini.
Cara mengenali orang yang lebih suka obrolan mendalam
Orang dengan kebiasaan lebih suka obrolan mendalam yang bermakna biasanya memiliki beberapa ciri kepribadian berikut:
1. Punya rasa ingin tahu yang tinggi dan suka merenung
Orang yang menikmati percakapan mendalam sering kali memiliki rasa ingin tahu tentang bagaimana orang lain berpikir, merasa, dan mengalami kehidupan.
Mereka tidak hanya mengumpulkan fakta karena menarik atau sebagai bahan gosip, tetapi benar-benar ingin memahami alasan di balik pilihan, emosi, dan kepercayaan orang lain.
Orang seperti itu biasanya juga meluangkan waktu untuk merenungkan pengalaman sendiri, yang membuat mereka lebih tertarik pada percakapan tentang pertumbuhan pribadi, hubungan, dan pelajaran hidup.
2. Terbuka dan teliti
Bunda yang lebih suka obrolan mendalam juga mungkin merasa nyaman membicarakan perasaan, ketakutan, dan pengalaman pribadi.
Psikologi klinis berlisensi Jennifer Caspari mengatakan kerentanan adalah bagian yang tak terhindarkan dari kehidupan dan keterbukaan dengan orang lain dapat menghasilkan hubungan yang lebih memuaskan.
Kedalaman pemahaman mereka juga membuat mereka mampu menyelami perasaan dan emosi orang lain, dan mereka juga memperhatikan perubahan kecil dalam perilaku, emosi, dan ekspresi, yang membantu mereka memahami orang lain di luar kata-kata.
Kemampuan mereka untuk mengenali emosi sering kali membuat percakapan menjadi lebih bermakna dan personal.
3. Pendengar yang baik
Orang-orang yang menikmati percakapan mendalam biasanya bersedia mendengarkan dengan sabar daripada hanya menunggu giliran mereka untuk berbicara.
Mereka juga mengingat detail yang dibagikan orang lain, baik itu kenangan masa kecil, tujuan pribadi, atau preferensi kecil.
Bagi mereka, percakapan bukan hanya pertukaran kata-kata, tetapi juga cara untuk membangun hubungan yang lebih kuat dan lebih tulus.
4. Percaya diri dan otentik
Mereka yang lebih menyukai diskusi bermakna sering kali tidak merasa perlu untuk membuat semua orang di sekitarnya terkesan.
Mereka tidak mencari pengakuan ketika percakapan bersifat pribadi. Sebaliknya, mereka berbicara tentang perasaan yang sebenarnya, baik atau buruk. Mereka dapat mengungkapkan pendapatnya dengan tenang sambil tetap nyaman dengan perbedaan sudut pandang..
Alih-alih selalu mencari persetujuan, mereka menghargai kejujuran dan membangun hubungan di mana mereka bisa menjadi diri sendiri.
5. Berpikiran luas dan tulus
Orang yang suka berdiskusi mendalam sering kali bersedia mengeksplorasi perspektif yang berbeda dari perspektif mereka sendiri.
Bahkan, ketika mereka tidak setuju, mereka mencoba memahami sudut pandang orang lain sebelum membuat penilaian.
Pertanyaan, pujian, dan ketertarikan mereka pada orang lain biasanya berasal dari rasa ingin tahu yang tulus, bukan keinginan untuk terlihat mengesankan.
Nah, itulah beberapa kepribadian yang dapat Bunda kenali dari orang yang lebih suka obrolan mendalam. Bunda juga termasuk?
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mom's Life
Simak 5 Kalimat yang Kerap Diucapkan oleh Orang Tak Kompeten
Mom's Life
11 Macam Kepribadian dari Cara Duduk, Gambarkan Sifat Periang hingga Perfeksionis
Mom's Life
7 Hal yang Bikin Bunda Memesona Selain Menggunakan Riasan Wajah
Mom's Life
3 Kalimat yang Perlu Dihindari Jika Ingin Dinilai Sebagai Wanita Cerdas
Mom's Life
Tanda Orang yang Diam-diam Benci pada Kita, Salah Satunya Kontak Mata
Mom's Life
8 Pintu Ini akan Tunjukkan Kekuatan dan Kemampuan Bunda Hadapi Masa Depan
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Cara Mengenali Orang Ber-IQ Rendah dari Kebiasaannya yang Bikin Orang Tak Tertarik
7 Ciri Kepribadian Perempuan yang Tidak Mudah Dibully dari Obrolan Sehari-hari
5 Cara Mengenali Seseorang sedang Berbohong, Bisa Dilihat dari Senyumannya