Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Cara Melindungi Foto Instagram agar Tak Mudah Digunakan untuk AI, Catat ya Bun!

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Jumat, 10 Jul 2026 20:30 WIB

Ilustrasi Instagram
Ilustrasi Instagram/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Tero Vesalainen
Jakarta -

Foto yang diunggah ke Instagram berpotensi dimanfaatkan untuk pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI), Bunda. Oleh karena itu, pengguna perlu memahami langkah-langkah untuk melindungi akun serta membatasi penggunaan data pribadi agar foto tidak mudah dimanfaatkan orang lain.

Perlu diketahui, Meta baru saja merilis model AI terbaru yang dapat mengubah cara pengguna membuat konten visual di Instagram, WhatsApp, dan layanan Meta lainnya. Model AI bernama Muse Image ini mudah digunakan. Pengguna cukup mengetik tanda @ diikuti nama akun publik untuk memasukkan wajah dan ciri fisik seseorang ke dalam gambar buatan AI.

Muse Image berbeda dengan alat AI biasa yang umumnya mengandalkan teks. Pengguna tidak perlu upload gambar, video, atau menyiapkan prompt untuk mengarahkan AI untuk mengaksesnya. Model AI ini dapat terhubung langsung ke konten publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Sistem di Muse Image juga bisa merujuk pada foto-foto yang telah tersedia secara publik untuk menciptakan gambar baru yang mirip aslinya. Meta menyebut ini sebagai langkah agar konten lebih relevan.

Sayangnya, syarat dan kebijakan dari fitur baru ini langsung memicu perdebatan di kalangan publik. Pasalnya, fitur ini dapat mengaktifkan secara otomatis pada semua akun publik. Artinya, siapa pun bisa menggunakan foto kita tanpa izin tertulis dan pemilik akun pun tidak akan diberi tahu kapan kontennya dipakai.

Pengamat teknologi dan analis senior di lembaga riset Counterpoint Research, sempat mengomentari Muse Image dalam wawancara dengan The Economic Times, pada 8 Juli 2026. Menurut mereka, teknologi ini dapat merugikan pengguna dari segi keamanan privasi.

"Teknologi ini harus memudahkan, bukan mengorbankan keamanan. Di era di mana wajah dan foto kita bisa menjadi data, pengaturan privasi yang jelas menjadi sangat penting. Sekadar menjadikan akun terbuka tidak berarti orang rela dijadikan bahan baku AI tanpa persetujuan," kata mereka.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Direktur Advokasi Foxglove, Donald Campbell. Menurutnya, fitur baru dari Meta ini rentan untuk disalahgunakan.

"Ini ibarat membuka pintu lebar-lebar untuk manipulasi gambar tanpa izin. Kita sudah melihat dampak buruknya, mulai dari pencemaran nama baik hingga penyebaran gambar palsu," ungkapnya, dilansir BBC.

Ada cara untuk melindungi akun Instagram kita agar tidak disalahgunakan untuk AI, Bunda. Lantas, bagaimana caranya?

TERUSKAN MEMBACA DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda