Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Hukum Istri Merawat Suami yang Sedang Sakit Menurut Islam

Arina Yulistara   |   HaiBunda

Minggu, 12 Jul 2026 20:40 WIB

Dalam ajaran Islam, merawat pasangan yang sedang sakit bukan sekadar bentuk kepedulian. Berikut hukum istri merawat suami yang sedang sakit menurut Islam.
Ilustrasi /Foto: Getty Images/gorodenkoff

Suami Bunda sedang sakit? Merawat suami sakit akan mendapat banyak pahala, Bunda. Pahami hukum istri merawat suami yang sedang sakit menurut Islam.

Dalam kehidupan rumah tangga, sakit menjadi salah satu ujian yang dapat memperlihatkan kuat atau tidaknya ikatan antara suami dan istri. Saat salah satu pasangan jatuh sakit, kehadiran, perhatian, serta kasih sayang dari pasangannya menjadi penyemangat yang sangat berarti dalam proses pemulihan.

Dalam ajaran Islam, merawat pasangan yang sedang sakit bukan sekadar bentuk kepedulian. Baik istri maupun suami dianjurkan untuk saling menjaga, menemani, dan memberikan pelayanan terbaik ketika pasangannya membutuhkan pertolongan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Berikut hukum istri merawat suami yang sedang sakit menurut Islam.

Hukum istri merawat suami yang sedang sakit menurut Islam

Mengutip detikcom, kesetiaan seorang istri dapat diukur dari seberapa ikhlas ia merawat suami ketika dalam keadaan sakit. Kepedulian istri yang menemani kesembuhan suami merupakan bentuk penghormatan dan kasih sayang.

Sedangkan ketidakpedulian seorang istri ketika suaminya sakit itu merupakan bentuk kedurhakaan. Istri yang durhaka terhadap suami yang sedang sakit akan mendapatkan laknat dari Allah SWT.

Masykur Arif Rahman dalam buku berjudul Istri yang Paling Dibenci Allah Sejak Malam Pertama mengutip perkataan Anas bin Malik yang mengatakan, "Beberapa sahabat Rasulullah SAW berkata kepadanya, 'Wahai Rasulullah, hewan ternak ini tak berakal, tetapi sujud kepada tuannya. Kami adalah makhluk berakal maka sepatutnya kami pun bersujud kepada Tuan.'

Rasulullah SAW bersabda, 'Tidak patut seseorang sujud kepada orang lain. Sekiranya seseorang boleh sujud kepada orang lain, tentu akan aku suruh seorang istri sujud kepada suaminya karena besarnya hak suami atas istrinya. Sekiranya suami menderita luka dari ujung kaki sampai ujung kepalanya, berbau busuk dan nanah meleleh pada tubuhnya, kemudian istrinya datang kepadanya sampai menjilatinya sampai kering maka bukti seperti itu belum dapat dikatakan menunaikan hak suaminya (sepenuhnya)." (HR. Ahmad dan Nasa'i).

Dari penjelasan hadits tersebut, kepatuhan seorang istri belum sempurna meskipun sudah melakukan yang terbaik untuk suaminya ketika dalam keadaan sakit. Apalagi sang istri tidak peduli terhadap suaminya ketika sakit. 

Sementara itu menurut Ustaz Maulana, ketika merawat suami sakit maka hal pertama yang harus dilakukan istri adalah menjaga kemuliaan dan harga diri. Seorang istri harus bisa memperlihatkan ketegaran dan keteladanan kepada keluarga di sekitarnya.

"Ini yang harus dilakukan seorang istri sebagaimana Siti Rahmah ketika Nabi Ayyub AS sakit, Siti Rahmah alhamdulillah mendampingi suami kemudian mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan suaminya yang sementara ini dalam keadaan sakit," ujar Ustaz Maulana dalam acara ISLAM ITU INDAH dikutip dari channel YouTube TRANS TV Official.

Kemudian yang kedua, lanjutnya, istri tetap menjaga apa yang menjadi tanggungan suami. Misalnya saja bagaimana caranya perekonomian rumah tangga masih tetap kuat, terutama untuk membiayai sekolah anak.

"Mohon maaf kenapa saya senantiasa berkata uang itu dipegang istri. Banyak tanya saya kenapa ustaz? Kalau suami kan bisa mencari nafkah, istri itu kasihan tidak sama dengan sosok laki-laki. Makanya uang itu ditabung oleh istri," tuturnya.

Ustaz Maulana pun mengimbau kepada para istri untuk membagi keuangan menjadi tiga. Pertama, keuangan untuk biaya bulanan setiap tanggal 1 ada pengeluaran dan sebagainya yang dikeluarkan setiap bulan. Kedua, pengeluaran yang bersifat harian yang dibagi 30 hari. Kemudian yang ketiga adalah biaya tak terduga.

Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa sebaiknya istri juga tidak lupa mengingatkan suami untuk tetap salat dalam kondisi sakit. Jadi perlu diperhatikan, jangan cuek gitu," ucapnya.

Bagaimana jika istri yang sakit?

Islam juga menegaskan bahwa kasih sayang dalam rumah tangga berlaku dua arah. Ketika istri sedang sakit, suami berkewajiban memberikan perhatian, merawat, dan tidak membebankan pekerjaan rumah tangga kepada istrinya hingga kondisi kembali pulih.

Hal tersebut dijelaskan dalam buku Pedoman Ilahiah dalam Berumah Tangga karya Muhammad Albahi dan tim. Suami dianjurkan membantu kebutuhan istri, memberikan dukungan moral maupun fisik, serta menciptakan suasana yang membuat istri merasa nyaman selama menjalani masa pemulihan.

Salah satu teladan terbaik datang dari sahabat Nabi, Utsman bin Affan RA. Ketika istrinya, Ruqayyah binti Rasulullah SAW, sedang sakit, Utsman memilih mendampinginya sehingga tidak ikut dalam Perang Badar.

عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ إِنَّمَا : إنما تغيب عثمان عن عن بدر فإنه كَانَتْ تَحْتَهُ بِنْتُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَكَانَتْ مَرِيضَةً فَقَالَ لَهُ النَّبي صلّى اللهُ عليهِ وسلَّم إن لك أجر رجل ممن شهد بدرا . وسهمه

Artinya:

"Dari Ibnu 'Umar berkata ia; Sesungguhnya Utsman tidak ikut serta dalam Perang Badar karena dia sedang menunggui putri Rasulullah SAW yang sedang sakit. Nabi berkata kepadanya, 'kamu tetap mendapatkan pahala seperti orang yang ikut terlibat dalam perang Badar dan panahnya (HR. Bukari).

Kisah tersebut menunjukkan bahwa merawat pasangan yang sedang sakit merupakan amalan yang sangat mulia. Bahkan Rasulullah SAW memberikan kabar gembira berupa pahala yang besar kepada Utsman bin Affan karena memilih menemani istrinya.

Semangat saling merawat juga berlaku ketika istri sedang hamil maupun setelah melahirkan. Suami dianjurkan membantu pekerjaan rumah tangga, memberikan dukungan penuh, dan meringankan beban istri sebagai wujud kasih sayang, tanggung jawab, serta upaya membangun keluarga yang penuh cinta dan rahmat.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda