moms-life
9 Tanaman Penyerap Polusi, Bantu Bersihkan Udara di dalam Rumah
HaiBunda
Sabtu, 11 Jul 2026 20:40 WIB
Daftar Isi
Punya tanaman hias dalam rumah? Coba tambahkan tanaman penyerap polusi yang bantu bersihkan udara dalam rumah Bunda.
Udara di dalam rumah belum tentu bebas dari polusi. Berbagai zat kimia seperti formaldehida, benzena, xilena, hingga karbon monoksida dapat berasal dari perabot, cat, produk pembersih, maupun asap yang masuk dari luar rumah.
Jika kualitas udara kurang baik, kenyamanan penghuni rumah pun bisa ikut terganggu. Ada cara sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu menjaga udara tetap segar dengan menghadirkan tanaman penyerap polusi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain mempercantik interior, beberapa tanaman hias diketahui mampu membantu menyaring senyawa tertentu di udara. Menariknya lagi, sebagian besar tanaman ini tidak membutuhkan perawatan yang rumit sehingga cocok dipelihara oleh pemula.
Tanaman penyerap polusi dalam rumah
Dilansir dari Better Homes and Gardens dan Times of India, berikut deretan tanaman penyerap polusi yang bisa menjadi pilihan Bunda untuk mempercantik sekaligus membantu membersihkan udara di dalam rumah.
1. Peace lily
Peace lily menjadi salah satu tanaman hias favorit untuk diletakkan di dalam ruangan. Selain memiliki bunga putih yang elegan, tanaman ini dikenal mampu membantu mengurangi kandungan benzena dan formaldehida yang terdapat di udara.
Untuk tumbuh subur, peace lily membutuhkan cahaya terang tidak langsung dan kelembapan yang cukup. Semprotkan air hangat pada daunnya sesekali untuk membantu menjaga kesegarannya.
2. Spider plant
Spider plant atau tanaman laba-laba termasuk tanaman indoor yang terkenal mudah dirawat. Bentuk daunnya yang menjuntai membuat tanaman ini cocok dijadikan penghias rak maupun digantung di sudut ruangan.
Tanaman ini dapat membantu menyerap formaldehida yang berasal dari asap kendaraan dan asap rokok. Selain itu, spider plant juga diketahui membantu mengurangi karbon monoksida serta benzena yang dapat berasal dari cat, detergen, hingga pelapis furnitur.
3. Lady palm
Lady palm atau palem waregu memiliki tampilan rimbun yang mampu memberikan nuansa hijau dan sejuk di dalam rumah. Tanaman ini juga termasuk salah satu jenis yang dipercaya dapat membantu meningkatkan kualitas udara.
Salah satu manfaatnya membantu mengurangi kadar amonia di udara. Lady palm dapat ditanam sejak masih berupa bibit dan akan tumbuh menjadi tanaman hias yang bernilai tinggi kalau dirawat dengan baik.
4. Lidah buaya
Tak hanya terkenal untuk perawatan kulit dan rambut, lidah buaya juga memiliki manfaat sebagai tanaman penyerap polusi. Tanaman sukulen ini diketahui dapat membantu mengurangi formaldehida dan benzena di dalam ruangan.
Lidah buaya menyukai tempat yang mendapat sinar matahari cukup. Penyiramannya pun tidak perlu terlalu sering sehingga cocok bagi Bunda yang menginginkan tanaman dengan perawatan praktis.
5. Rubber plant
Rubber plant (Ficus elastica) memiliki daun lebar mengilap yang membuat ruangan tampak lebih elegan. Tanaman ini tumbuh optimal di tempat yang terang dengan media tanam yang tetap lembap, tapi tidak becek.
Selain mempercantik rumah, rubber plant diketahui dapat membantu menyaring karbon monoksida, formaldehida, dan trikloroetilena. Bersihkan daunnya secara berkala agar tetap sehat dan tampil mengilap.
6. Sirih gading
Sirih gading atau pothos merupakan tanaman gantung yang sangat mudah dipelihara. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik di tempat terang maupun teduh bahkan bisa hidup menggunakan media air.
Sirih gading dikenal mampu membantu menyerap xilena, benzena, formaldehida, dan trikloroetilena. Cukup siram saat media tanam mulai mengering agar pertumbuhannya tetap optimal.
7. Tanaman pakis
Pakis menjadi salah satu tanaman yang cukup efektif membantu memperbaiki kualitas udara di dalam rumah. Selain tampil cantik dengan daun yang rimbun, tanaman ini juga dapat membantu menyerap formaldehida dan xilena.
Pakis menyukai lingkungan yang lembap dengan pencahayaan tidak langsung. Tak heran jika tanaman ini sering dijadikan penghias teras maupun sudut rumah yang teduh.
8. Pohon bambu
Bambu hias dapat menjadi pilihan menarik bagi Bunda yang ingin menghadirkan nuansa alami di dalam rumah. Selain tampil cantik, tanaman ini juga dikenal mampu membantu menyaring benzena, formaldehida, toluena, xilena, dan trikloroetilena.
Perawatannya pun cukup mudah karena tidak memerlukan penyiraman terlalu sering. Beberapa jenis bambu hias bahkan dapat tumbuh dengan baik menggunakan media air.
9. Lidah mertua
Lidah mertua (Sansevieria) menjadi salah satu tanaman penyerap polusi yang paling populer. Daunnya yang tebal dengan corak hijau kekuningan membuat tanaman ini cocok ditempatkan di ruang tamu, kamar tidur, maupun area kerja.
Keunggulan lainnya, lidah mertua melepaskan oksigen pada malam hari sehingga sering dipilih sebagai tanaman kamar. Tanaman ini juga membantu menyaring formaldehida, benzena, xilena, toluena, dan trikloroetilena. Agar akarnya tidak mudah membusuk, hindari menyiramnya secara berlebihan.
Mana dari tanaman penyerap polusi di atas yang sudah ada dalam rumah Bunda?
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mom's Life
13 Tanaman Hias Viral yang Tidak Boleh Ditanam di Depan Rumah
Mom's Life
10 Tren Tanaman Hias 2025, Sudah Ada di Rumah Bun?
Mom's Life
15 Tanaman Hias Pembawa Keberuntungan dan Rezeki di 2025
Mom's Life
5 Tanaman Anti Polusi yang Bikin Udara Lebih Bersih, Tanam di Rumah Bun
Mom's Life
5 Tanaman Hias Tahan Panas & Mudah Dirawat, Bikin Rumah Bunda Makin Cantik
5 Foto
Mom's Life
Potret Sudut Rumah Rossa yang Dipenuhi Tanaman Hias
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Mengenal Tanaman Pecut Kuda dan Manfaat di Baliknya
10 Cara Menanam Cabe Rawit Agar Berbuah Lebat dan Tahan Lama
Cara Menanam Bawang Merah dari Bibit sampai Panen, Panduan Lengkap untuk Pemula