moms-life
Kenali Tanda-Tanda Stres Berlebihan yang Terlihat dari Wajah, Jarang Diperhatikan
HaiBunda
Sabtu, 11 Jul 2026 22:00 WIB
Daftar Isi
Stres berlebihan tidak hanya memengaruhi kondisi mental, tetapi juga bisa berdampak serius pada kesehatan. Stres juga bisa meninggalkan bekas pada wajah lho, Bunda.
Saat tingkat stres meningkat dan berlangsung dalam waktu lama, tubuh akan memberikan berbagai sinyal. Salah satunya melalui perubahan pada wajah.
"Stres kronis dapat terlihat di wajah dalam dua cara. Pertama, hormon yang dilepaskan tubuh saat kita merasa stres dapat menyebabkan perubahan fisiologis yang berdampak negatif pada kulit," kata pendidik perawat, Debra Sullivan, Ph.D., MSN, RN, CNE, COI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kedua, perasaan stres juga dapat menyebabkan kebiasaan buruk seperti mengertakkan gigi atau menggigit bibir," sambungnya, dilansir Healthline.
Berbagai perubahan di wajah akibat stres sering kali luput dari perhatian karena dianggap tidak berkaitan dengan kondisi psikologis. Padahal, kita dapat mengenali tanda-tanda ini untuk memahami penyebab stres.
Tanda-tanda stres berlebihan yang terlihat dari wajah
Simak yuk tanda-tanda stres berlebihan yang biasanya bisa terlihat dari wajah berikut ini, Bunda!
1. Jerawat
Ketika kita merasa stres, tubuh akan memproduksi lebih banyak hormon kortisol. Hormon ini menyebabkan bagian otak yang dikenal sebagai hipotalamus, memproduksi corticotrophin-releasing hormone (CRH).
CRH diperkirakan dapat merangsang pelepasan minyak dari kelenjar sebaceous di sekitar folikel rambut. Produksi minyak berlebih oleh kelenjar juga dapat menyumbat pori-pori kulit dan menyebabkan jerawat.
Sebuah studi tahun 2017 di jurnal Clinical, Cosmetic and Investigational Dermatology pernah meneliti efek stres pada jerawat pada mahasiswi kedokteran berusia 22 hingga 24 tahun. Para peneliti menemukan bahwa tingkat stres yang lebih tinggi berkorelasi positif dengan tingkat keparahan jerawat.
2. Kantung di bawah mata
Kantung di bawah mata ditandai dengan pembengkakan di bawah kelopak mata. Kondisi ini menjadi lebih umum seiring bertambahnya usia karena otot-otot pendukung di sekitar mata melemah. Kulit yang kendur akibat hilangnya elastisitas juga dapat menimbulkan kantung mata, Bunda.
Namun, penelitian belakangan membuktikan bahwa munculnya kantung mata secara tak langsung dapat disebabkan oleh stres. Studi yang diterbitkan di Inflammation & Allergy-Drug Targets tahun 2014 menemukan bahwa stres akibat kurang tidur dapat meningkatkan tanda-tanda penuaan, seperti garis-garis halus, berkurangnya elastisitas, dan pigmentasi yang tidak merata. Hilangnya elastisitas kulit juga bisa menyebabkan terbentuknya kantung di bawah mata.
3. Ruam kulit
Stres berpotensi melemahkan sistem kekebalan tubuh. Kondisi tersebut dapat menyebabkan ketidakseimbangan bakteri di usus dan kulit atau dikenal sebagai disbiosis. Ketika ketidakseimbangan ini terjadi, kulit dapat menjadi kemerahan atau ruam.
"Stres juga diketahui memicu atau memperburuk beberapa kondisi yang dapat menyebabkan ruam atau peradangan kulit, seperti psoriasis, eksim, dan dermatitis kontak," ungkap Sullivan.
4. Kerutan
Stres juga bisa menyebabkan perubahan pada protein di kulit dan mengurangi elastisitasnya. Hilangnya elastisitas tersebut dapat menyebabkan pembentukan kerutan, Bunda.
Kerutan bisa muncul di dahi sebagai respons kita dalam menanggapi stres, seperti saat merasa cemas atau kesal. Kerutan di dahi yang terjadi berulang dapat berubah menjadi pembentukan kerutan berbentuk keriput.
5. Kulit kering
Stres bisa membuat kulit wajah menjadi mudah kering. Prosesnya terjadi cukup cepat, Bunda.
Lapisan stratum korneum adalah lapisan terluar kulit, yang mengandung protein dan lipid. Lapisan ini berperan penting dalam menjaga sel-sel kulit tetap terhidrasi dan bertindak sebagai penghalang yang melindungi kulit di bawahnya. Ketika stratum korneum tidak berfungsi dengan baik karena stres, kulit bisa menjadi kering dan gatal.
6. Wajah memerah dan kurang elastis
Stres dapat menyebabkan seseorang mengubah kebiasaan bernapasnya. Kebiasaan ini dapat menyebabkan wajah memerah untuk sementara waktu.
Tak hanya itu, stres juga dapat membuat kulit menjadi kurang elastis, Bunda. Pada tingkat stres yang berlebihan, masalah yang terjadi pada kulit sulit pulih dengan cepat.
"Kulit tidak pulih seefisien biasanya saat stres. Kulit menjadi kurang elastis, kilau memudar lebih cepat, menjadi lebih kasar, peradangan berlangsung lebih lama, dan kulit tidak bisa pulih seperti saat seseorang cukup istirahat atau mendapat dukungan di sistem sarafnya," ungkap ahli kecantikan selebriti Elizabeth Grace Hand, dikutip dari Bazaar.
Demikian 6 tanda-tanda stres pada wajah yang jarang disadari. Semoga informasi ini bermanfaat ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/som)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mom's Life
Cara Menghilangkan Jerawat Ringan dengan Obat, Simak Kandungannya
Mom's Life
Cara Sederhana yang Ampuh Bikin Bunda Bersenang-senang
Mom's Life
Ungkapan Hati Wulan Guritno saat Kulit Wajahnya Jadi Sorotan karena Tak Sempurna
Mom's Life
7 Cara Mengatasi Kulit Wajah Gatal dan Berbintik Merah
Mom's Life
10 Cara Menghaluskan Kulit Wajah Secara Mudah, Bisa dengan Masker Alami
Mom's Life
7 Efek Berbahaya Membersihkan Wajah dengan Tisu Basah, Bisa Bikin Jerawatan
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
7 Kebiasaan Penyebab Kulit Keriput Lebih Cepat, Sepele tapi Sering Dilakukan
7 Tanda Tubuh Kekurangan Kolagen, Termasuk Nyeri Sendi
11 Kebiasaan Ini Bikin Wajah Cepat Menua & Kulit Mengendur Menurut Pakar