Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

5 Cara Menjaga Makanan di Kulkas Agar Tetap Segar saat Mati Listrik

Arina Yulistara   |   HaiBunda

Selasa, 07 Jul 2026 11:05 WIB

A woman in the kitchen of her home opened an empty freezer with ice inside, home refrigerator, defrosted, view from the back. High quality photo
Ilusstrasi cara menjaga makanan di kulkas agar tetap segar saat mati listrik / Foto: Getty Images/Dmitry Ageev
Daftar Isi

Di rumah Bunda belakangan sering ada pemadaman listrik? Yuk simak cara menjaga makanan di kulkas agar tetap segar saat mati listrik.

Mati listrik yang terjadi secara mendadak sering kali membuat Bunda khawatir dengan kondisi makanan di kulkas. Tanpa pendingin, bahan makanan seperti daging, susu, hingga bahan mentah lain bisa lebih cepat rusak kalau tidak ditangani dengan tepat.

Bunda tidak perlu panik. Ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu menjaga suhu dingin di dalam kulkas maupun freezer sehingga makanan tetap aman dikonsumsi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Sejumlah lembaga, seperti United States Department of Agriculture (USDA), Food and Drug Administration (FDA), hingga American National Red Cross, juga memberikan panduan untuk menjaga kualitas makanan saat terjadi pemadaman listrik.

Cara menjaga makanan di kulkas tetap segar saat mati listrik

Mengutip Business Insider, berikut cara menjaga makanan di kulkas tetap segar saat mati listrik.

1. Jangan sering buka dan tutup kulkas

Hal terpenting yang perlu dilakukan saat listrik padam adalah membiarkan pintu kulkas dan freezer tetap tertutup selama mungkin. Semakin sering pintu dibuka, semakin cepat udara dingin keluar dan suhu di dalamnya meningkat.

Menurut USDA, kulkas yang tetap tertutup dapat mempertahankan suhu dingin hingga sekitar empat jam. Sementara itu, freezer mampu menjaga suhu selama sekitar 24 jam jika terisi setengah penuh dan hingga 48 jam kalau penuh.

Selama beberapa jam pertama pemadaman, sebaiknya konsumsi makanan yang tahan disimpan di suhu ruang dan letakkan minuman dalam cooler agar Bunda tidak perlu bolak-balik membuka pintu kulkas.

2. Siapkan cadangan es dan bekukan air di botol

Simpan persediaan es di dalam freezer bisa membantu menjaga suhu tetap rendah lebih lama ketika listrik padam. Bunda juga bisa membekukan beberapa botol air minum sebagai 'pendingin alami' yang membantu mempertahankan suhu makanan beku.

Jika freezer memiliki pembuat es otomatis, pindahkan es batu yang sudah jadi ke dalam kantong penyimpanan agar selalu tersedia cadangan. Untuk kondisi darurat yang berlangsung lebih lama, dry ice atau es kering juga bisa menjadi pilihan.

Sekitar 50 pound atau 23 kg dry ice mampu menjaga suhu freezer atau cooler yang tertutup selama 18 hingga 24 jam. Namun pastikan Bunda menggunakannya dengan aman dan tidak menyentuhnya langsung dengan tangan kosong.

Selain membantu menjaga suhu freezer, botol air beku juga dapat menjadi cadangan air minum kalau terjadi gangguan pada pasokan air bersih setelah bencana.

3. Pindahkan makanan penting ke freezer

Kalau ada tanda-tanda listrik berpotensi padam, Bunda dapat memindahkan beberapa bahan makanan dari kulkas ke freezer lebih dahulu. Cara ini membantu makanan bertahan lebih lama pada suhu yang aman.

FDA menyarankan makanan seperti susu, daging segar, hingga sisa makanan matang yang belum akan dikonsumsi segera dipindahkan ke freezer. Dengan begitu, proses pembusukan dapat diperlambat selama pemadaman berlangsung.

4. Hindari memindahkan makanan dalam kulkas ke suhu ruang

Saat cuaca dingin atau hujan, sebagian orang mungkin berpikir menyimpan makanan di luar rumah merupakan solusi praktis. Namun cara ini justru tidak disarankan.

USDA menjelaskan bahwa suhu di luar ruangan dapat berubah-ubah setiap saat, tergantung intensitas sinar matahari dan kondisi cuaca. Perubahan suhu tersebut bisa mempercepat kerusakan makanan. Selain itu, makanan yang diletakkan di luar juga berisiko mengundang hewan liar atau serangga.

5. Siapkan cooler box jika pemadaman listrik cukup lama

Bila pemadaman diperkirakan berlangsung lebih dari dua hingga empat jam, Bunda sebaiknya menyiapkan satu atau dua cooler box untuk menyimpan bahan makanan yang mudah rusak.

Isi cooler box dengan es secukupnya agar suhu di dalamnya tetap berada pada kisaran 4 derajat Celsius atau lebih rendah. American National Red Cross juga menyarankan menyiapkan cooler box kedua kalau listrik diprediksi padam lebih dari satu hari, khusus untuk menyimpan makanan beku.

Kapan makanan sebaiknya dibuang?

Tidak semua makanan masih aman dikonsumsi setelah listrik kembali menyala. Jika Bunda ragu apakah makanan masih berada pada suhu yang aman selama pemadaman, sebaiknya jangan mengambil risiko.

Makanan yang mudah rusak, seperti daging, unggas, ikan, susu, serta makanan matang yang telah berada di atas suhu 4 derajat Celsius selama lebih dari dua jam, sebaiknya dibuang. Perlu diingat, makanan yang berada pada suhu di atas 32 derajat Celsius lebih dari satu jam, sebaiknya juga dibuang karena berisiko tidak lagi aman dikonsumsi.

Prinsip yang perlu diingat adalah, jika ragu, lebih baik dibuang demi mencegah risiko keracunan makanan bagi seluruh anggota keluarga Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda