Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

5 Cara Mengenali Orang Disiplin dari Kebiasaan Sehari-hari

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Senin, 06 Jul 2026 06:00 WIB

Ilustrasi Perempuan Asia
5 Cara Mengenali Orang Disiplin dari Kebiasaan Sehari-hari/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Jajah-sireenut
Daftar Isi
Jakarta -

Disiplin merupakan salah satu kepribadian yang berperan penting dalam membentuk karakter seseorang, Bunda. Seseorang yang memiliki sikap disiplin biasanya memiliki pengendalian diri yang baik.

Sebuah studi tahun 2014 di Journal of Personality menunjukkan bahwa pengendalian diri sebenarnya berkontribusi pada kebahagiaan. Sementara itu, studi lain yang diterbitkan di Sage Journal menemukan bahwa disiplin diri merupakan prediktor kinerja akademik yang lebih baik daripada Intelligence Quotient (IQ).

"Disiplin diri adalah variabel penentu keberhasilan atau kegagalan dalam nutrisi, diet, dan hubungan," kata profesor klinis di Graduate School of Professional Psychology di University of Denver, Kim Gorgens.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


"Ini mencegah orang masuk penjara dan membuat mereka tetap bekerja. Jadi ini adalah variabel yang selalu menguntungkan," sambungnya, dilansir laman Fast Company.

Para ahli mengatakan kemauan dan disiplin dapat dipelajari, Bunda. Kita juga dapat mengenali orang yang disiplin dari kebiasaannya sehari-hari.

Cara mengenali orang disiplin

Berikut 5 kebiasaan sehari-hari yang sering dilakukan orang-orang disiplin untuk unggul secara pribadi dan profesional:

1. Mampu menghindari godaan

Orang yang disiplin cenderung memiliki 'benteng' pertahanan diri untuk melindungi diri dari godaan yang tidak menguntungkan. Misalnya, orang disiplin mampu menahan diri untuk tidak membeli pakaian karena tidak mau menimbun barang.

"Tidak menggunakan 'pengendalian diri' sebenarnya adalah cara terbaik untuk menjadi mahir dalam mengendalikan diri, karena orang memiliki kemauan yang terbatas dan kita tidak ingin menggunakannya sepanjang hari," ujar profesor pemasaran di Carlson School of Management di University of Minnesota, Kathleen Vohs.

"Kita ingin menyimpannya untuk hal-hal yang tidak terduga atau yang tidak dapat dikendalikan."

2. Mampu mengatasi tantangan

Menurut profesor psikologi di Stanford University, Carol Dweck, ada orang yang menganggap disiplin sebagai suatu 'kemewahan'. Tapi, ada pula yang menganggapnya hal yang langka.

Ketika Dweck dan rekan-rekannya membandingkan mahasiswa dengan dua pola pikir berbeda dan beban kuliah yang berat, mereka menemukan bahwa mahasiswa yang menganggap disiplin sebagai sesuatu yang 'mewah' mendapatkan nilai yang lebih baik.

"Mereka tidak sampai kelelahan. Mereka tahu bagaimana mengatur diri untuk mendapatkan hasil maksimal dari diri mereka sendiri," ungkap Dweck.

3. Mampu merawat diri sendiri dengan baik

Orang disiplin umumnya mampu merawat dirinya sendiri dengan baik. Mereka mendapatkan tidur yang cukup karena mampu mengendalikan hidup dan dirinya sendiri.

"Orang yang disiplin juga cenderung lebih sehat dalam jangka panjang dan sebagian dari itu adalah membuat pilihan yang sehat terkait kebiasaan merokok, penggunaan narkoba, diet, olahraga, dan kepatuhan terhadap pengobatan untuk kondisi kesehatan apa pun," kata Gorgens.

"Mereka mampu mengelola stres kronis dan akut," lanjutnya.

4. Teguh dalam menjalani rencana

Orang yang memiliki disiplin diri baik biasanya siap untuk perubahan karier, seperti proaktif dalam memanfaatkan jaringan atau menyewa pelatih karier. Setelah mendapatkan nasihat, mereka cenderung akan menjalankannya dengan teguh.

"Orang yang disiplin diri akan mengambil langkah-langkah tersebut dan menindaklanjutinya," kata profesor psikologi di Bay State College, Karina Money.

"Sebaliknya, orang (yang tidak disiplin diri) cenderung membutuhkan lebih banyak bimbingan."

5. Sering memecah tujuan menjadi bagian yang lebih kecil

Orang-orang yang disiplin memahami pentingnya pencapaian kecil. Mereka biasanya menetapkan tujuan dan memecahnya menjadi bagian-bagian kecil agar mudah diwujudkan.

"Menetapkan tujuan langsung dan jangka pendek bisa membuat mereka merasa lebih bahagia dan tetap termotivasi," ungkap orang pekerja sosial klinis berlisensi dan pendiri Right Life Project, Jim Hjort.

"Dalam hal kepuasan dan motivasi di kehidupan sehari-hari, persepsi mereka tentang kecepatan menuju tujuan lebih penting daripada jarak dari tujuan tersebut."

Demikian 5 cara mengenali orang disiplin dari kebiasaannya sehari-hari. Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda