Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Waspadai Senyum Seperti Ini Bisa Jadi Sinyal Stroke

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Senin, 06 Jul 2026 11:05 WIB

Ilustrasi stroke
Ilustrasi / Foto: Getty Images/Doucefleur
Daftar Isi
Jakarta -

Jika orang sekitar menyadari senyuman Bunda tampak berbeda, jangan abaikan. Perubahan pada ekspresi wajah ini dapat menjadi salah satu sinyal stroke yang memerlukan penanganan medis segera.

Serangan otak adalah keadaan darurat yang membutuhkan penanganan segera. Stroke terjadi ketika suplai darah ke otak tiba-tiba terganggu, menyebabkan kerusakan sel otak yang cepat. Tanpa oksigen dan nutrisi, sel-sel otak mulai mati dalam hitungan menit.

Stroke tidak terjadi begitu saja, ia berkembang secara diam-diam. Kebiasaan sehari-hari dan kondisi kesehatan yang tidak terkontrol dapat meningkatkan risiko dari waktu ke waktu tanpa peringatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Faktor risiko stroke otak sendiri meliputi gaya hidup kurang gerak, hipertensi, obat-obatan, makanan berlemak, diabetes, penyakit jantung, obesitas, hingga kolesterol tinggi.

Bahayanya mungkin tidak terlihat sampai terlambat. Jadi, penting untuk mengenali tanda-tanda peringatannya.

Tanda senyum menjadi tanda stroke

Dilansir THE TIMES OF INDIA, salah satu gejala stroke yang umum adalah senyum yang aneh. Banyak orang gagal memperhatikan tanda ini.

Senyum yang tiba-tiba ‘aneh’ atau tidak simetris dapat terlihat pada pasien stroke ketika stroke memengaruhi area otak yang mengontrol otot wajah, satu sisi wajah mungkin menjadi lemah atau terkulai, menyebabkan senyum tampak miring atau asimetris.

Jika seseorang tiba-tiba mengalami senyum yang tidak simetris, bersamaan dengan kelemahan pada lengan, kesulitan berbicara, atau kehilangan keseimbangan, hal itu harus dianggap sebagai keadaan darurat medis.

Jika senyum tiba-tiba terasa berbeda atau orang lain memperhatikan bahwa salah satu sisi wajah tidak bergerak normal, perhatikanlah. Senyum yang aneh jika disertai dengan kesulitan berbicara, ketidakstabilan saat berjalan, atau kelemahan mendadak, mungkin merupakan cara otak memberi sinyal adanya stroke.

Waktu sangat berharga bagi otak, jadi segera cari pengobatan untuk mengatasi stroke dan meningkatkan kualitas hidup.

Pengobatan stroke

Pengobatan stroke sangat sensitif terhadap waktu dan setiap detik juga sangat berharga. Trombolisis IV, yaitu suntikan pelarut bekuan darah, harus diberikan dalam waktu 4,5 jam.

Bahkan, perawatan canggih, seperti trombektomi, dapat menyelamatkan sel-sel otak dan meningkatkan pemulihan, tetapi hanya jika pasien tiba di rumah sakit tepat waktu, beberapa kasus hingga 24 jam.

Tanda-tanda stroke

Melansir dari Medical News Today, stroke memengaruhi bagian bawah salah satu sisi wajah dan bukan dahi. Namun, jika terjadi di batang otak, hal itu dapat memengaruhi dahi. Stroke mungkin dapat menyebabkan beberapa hal berikut ini:

  • Menarik kelopak mata, pipi, atau sudut mulut ke bawah
  • Kesulitan tersenyum
  • Senyum yang muncul secara tidak sengaja
  • Ngiler
  • Bicara mulai cadel

Adapun beberapa gejala stroke lainnya yang dapat Bunda kenali. Berikut di antaranya:

  • Mati rasa atau kelemahan pada satu sisi tubuh
  • Kebingungan mendadak atau sulit memahami ucapan
  • Sulit melihat secara tiba-tiba pada satu atau kedua mata
  • Sulit berjalan secara tiba-tiba atau kehilangan keseimbangan
  • Sakit kepala yang tiba-tiba dan parah

Apa yang harus dilakukan?

Semakin cepat seseorang mendapatkan perawatan medis, semakin cepat pengobatan dapat dimulai. Ini dapat menyelamatkan nyawa seseorang dan mengurangi dampak jangka panjang dari stroke tersebut.

Sembari menunggu layanan darurat tiba, ada beberapa pertolongan pertama yang bisa dilakukan. Berikut di antaranya:

  • Memastikan bahwa area di sekitar orang tersebut aman.
  • Melihat jam untuk mengetahui kapan gejala mulai muncul.
  • Berbicara dengan mereka dan meminta untuk menggenggam tangan jika mereka tidak dapat merespons.
  • Melonggarkan pakaian ketat.
  • Menjaga mereka tetap hangat jika kedinginan.
  • Memastikan mereka tidak makan atau minum apa pun.

Nah, itulah senyuman aneh yang menjadi sinyal stroke hingga cara mengatasinya. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda