moms-life
9 Kalimat yang Tak Pernah Diucapkan Laki-Laki dengan Kecerdasan Emosional Matang
HaiBunda
Sabtu, 04 Jul 2026 19:10 WIB
Daftar Isi
-
9 Kalimat yang tidak pernah diucapkan laki-laki dengan kecerdasan emosional matang
- 1. "Kamu tidak punya alasan untuk merasa seperti itu"
- 2. "Kamu bereaksi berlebihan"
- 3. "Saya tidak butuh bantuan"
- 4. "Kenapa kamu tidak bisa bersikap keren saja?"
- 5. "Saya tidak punya waktu untuk mendengarkan ini"
- 6. "Tenanglah"
- 7. "Saya tidak bertanggung jawab atas perasaanmu"
- 8. "Kamu selalu melakukan ini"
- 9. "Saya tidak percaya kamu begitu kesal"
Menjadi laki-laki dewasa tidak hanya dilihat dari pekerjaan, tanggung jawab, atau kemampuan mengambil keputusan saja. Cara berbicara dan memperlakukan orang lain juga tidak bisa diabaikan.
Laki-laki yang memiliki kecerdasan emosional matang disebut lebih mampu mengatur perasaannya dan menjaga komunikasi. Mereka juga berusaha mengerti sudut pandang orang lain sebelum berbicara.
American Psychological Association (APA) menyebut bahwa kecerdasan emosional terdiri dari beberapa kemampuan penting, termasuk kemampuan seseorang dalam mengatur emosi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berkaitan dengan ini, ada beberapa kalimat yang tidak diucapkan oleh laki-laki dengan kecerdasan emosional yang matang.
9 Kalimat yang tidak pernah diucapkan laki-laki dengan kecerdasan emosional matang
Jika seorang laki-laki memiliki kecerdasan emosional yang matang, ia cenderung tidak akan mengucapkan beberapa kalimat tertentu. Simak ulasan selengkapnya yang dikutip dari laman Your Tango.
1. "Kamu tidak punya alasan untuk merasa seperti itu"
Laki-laki yang memiliki kecerdasan emosional matang mengerti bahwa menghadapi perasaan orang yang mereka sayangi memang tidak selalu mudah. Terlebih jika perasaan tersebut berbeda dengan sudut pandangnya.
Menurut pakar psikologi dari Yale Center for Emotional Intelligence, Marc Brackett, emosi memiliki kaitan yang erat dengan pengalaman hidup seseorang. Perasaan dapat memengaruhi cara seseorang melihat situasi dan mengambil keputusan.
"Emosi memengaruhi pilihan yang kita buat, tetapi itu terjadi di luar kesadaran kita. Sistem emosi dapat memengaruhi cara kita melihat dunia," kata Brackett.
Itulah sebabnya, laki-laki yang cerdas secara emosional tidak akan mengatakan, "Kamu seharusnya tidak merasa seperti itu," atau "Kamu tidak punya alasan untuk merasa seperti itu,".
2. "Kamu bereaksi berlebihan"
Laki-laki dengan kecerdasan emosional yang baik tidak akan mengatakan, "Kamu bereaksi berlebihan" kepada pasangannya, Bunda. Mengapa demikian? Bagi mereka, kalimat ini dapat membuat perasaan seseorang diremehkan.
Psikolog asal Amerika Serikat, Nick Wignall, menyampaikan bahwa orang yang cerdas secara emosional sebisa mungkin menghindari kebiasaan mengkritik orang lain.
Wignall juga menjelaskan bahwa sikap kritis memang menjadi naluri yang dimiliki banyak orang. Namun, jika kebiasaan tersebut terus dilakukan, hal itu bisa menjadi tindakan yang menyakitkan bagi orang lain.
3. "Saya tidak butuh bantuan"
Seorang laki-laki yang memiliki kecerdasan emosional yang matang paham bahwa meminta bantuan bukanlah tanda kelemahan. Justru, itu menunjukkan bahwa ia memiliki kesadaran diri yang baik.
Meminta bantuan juga menandakan bahwa seseorang tahu betapa pentingnya dukungan dari orang lain. Bagi laki-laki yang cerdas secara emosional, mengandalkan pasangan dalam situasi adalah bagian dari hubungan yang sehat.
4. "Kenapa kamu tidak bisa bersikap keren saja?"
Salah satu sikap yang menunjukkan rendahnya kecerdasan emosional adalah ketika laki-laki berharap pasangannya selalu bersikap santai dalam segala situasi. Padahal, perempuan tidak mungkin selalu bersikap santai terhadap semua hal, setuju tidak, Bunda?
Harapan agar perempuan selalu terlihat 'keren' juga bisa memperkuat pandangan yang tidak adil. Perempuan seolah dituntut untuk selalu mengalah, mengutamakan pasangan, menyenangkan orang lain, dan menerima perlakuan yang tidak baik agar tidak dianggap berlebihan.
5. "Saya tidak punya waktu untuk mendengarkan ini"
Kalimat "Saya tidak punya waktu untuk mendengarkan ini" hampir tidak pernah diucapkan oleh laki-laki yang memiliki kecerdasan emosional yang matang.
Memang, setiap orang itu berhak menentukan batasan waktu dan energinya sendiri. Namun, ada laki-laki yang tidak nyaman dengan percakapan tertentu sehingga mereka memilih menyibukkan diri dengan hal lain.
Berbeda dengan itu, laki-laki yang cerdas secara emosional tidak akan langsung menjauh ketika pasangannya ingin membahas perasaan atau masalah yang sedang dihadapi.
6. "Tenanglah"
Mengatakan "Tenanglah" kepada seseorang sebenarnya cara berbicara yang kurang tepat, terlebih kepada orang yang disayangi. Mengapa bisa demikian? Ungkapan ini seperti mengabaikan perasaan orang lain.
Psikolog klinis sekaligus dosen di Georgetown University, Andrea Bonior, menjelaskan bahwa ungkapan tersebut dapat memicu reaksi yang negatif. Menurutnya, kalimat itu membuat seseorang merasa harus membela diri.
"Masalah dengan ungkapan itu adalah seringkali membuat orang bersikap defensif, menyiratkan bahwa reaksi merekalah yang menjadi masalah," jelas Bonior.
Namun, laki-laki yang memiliki kecerdasan emosional yang baik kemungkinan besar tidak akan mengatakan, "Tenanglah,". Mereka akan mengajak pasangannya menarik napas sejenak atau memberi waktu untuk menenangkan diri.
7. "Saya tidak bertanggung jawab atas perasaanmu"
Meski terdengar benar dalam situasi tertentu, laki-laki yang memiliki kecerdasan emosional yang baik tidak akan sering mengatakan, "Saya tidak bertanggung jawab atas perasaanmu,".
Laki-laki ini mengerti kalau setiap orang itu memang punya tanggung jawab atas emosinya sendiri, tetapi tetap memiliki kepedulian terhadap perasaan orang lain.
Mereka juga tahu cara meredakan emosi sendiri dengan baik. Laki-laki yang cerdas secara emosional sadar bahwa dirinya tidak bisa mengendalikan emosi orang lain, tapi bisa menunjukkannya lewat empati.
Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Behavioral Sciences menjelaskan bahwa kecerdasan emosional berkaitan dengan kemampuan mengenali, menerima, dan mengelola emosi diri sendiri maupun orang lain.
8. "Kamu selalu melakukan ini"
Laki-laki dengan kecerdasan emosional yang baik tidak mudah mengucapkan kalimat seperti "Kamu selalu melakukan ini,". Ungkapan ini terdengar kritis dan lebih fokus pada masa lalu seseorang.
Dalam menjalin hubungan dengan orang lain, memberi masukan memang penting, tetapi cara penyampaiannya juga perlu diperhatikan, ya. Kalimat seperti ini bukan lagi masukan, melainkan merusak perasaan orang lain.
Berbeda dengan laki-laki yang cerdas secara emosional, mereka mengerti bahwa seseorang tidak bisa dinilai hanya dari kesalahannya saja. Mereka juga sadar bahwa melebih-lebihkan situasi tidak akan memperbaiki keadaan.
9. "Saya tidak percaya kamu begitu kesal"
Kita perlu tahu bahwa tidak semua orang bisa langsung memahami reaksi emosi yang terjadi dalam suatu situasi. Namun, laki-laki yang memiliki kecerdasan emosional tetap berusaha memberi ruang pada perasaan orang lain.
Mereka tahu bahwa setiap orang itu memiliki cara yang berbeda dalam merasakan dan mengekspresikan emosi. Karena itu, mereka tidak langsung menilai perasaan orang lain sebagai sesuatu yang berlebihan.
Demikianlah beberapa kalimat yang tidak pernah diucapkan laki-laki dengan kecerdasan emosional yang matang. Semoga informasinya dapat memberi wawasan baru, ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/som)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mom's Life
4 Bahasa Tubuh Orang dengan EQ Tinggi saat Berbicara
Mom's Life
15 Kalimat yang Sering Digunakan Orang dengan EQ Rendah
Mom's Life
3 Kalimat yang Sering Diucapkan Orang dengan EQ Tinggi saat Kondisi Sulit
Mom's Life
Psikolog Harvard Ungkap 7 Kalimat yang Sering Diucapkan Orang dengan EQ Rendah
Mom's Life
4 Ciri Seseorang Kurang Cerdas Secara Emosional, Salah Satunya Suka Menyalahkan Orang Lain
5 Foto
Mom's Life
5 Potret Kehidupan Marissa Nasution & Keluarga Tinggal di Singapura, Kini Sibuk Jadi Psikolog
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Cara Mengenali Sifat Orang dari Tas dan Koper yang Dipilih untuk Traveling
Ciri Kepribadian Orang yang Suka Pakai Jeans, Lebih Santai dan Percaya Diri?
10 Ciri Orang yang Tanpa Sadar Punya Kepercayaan Diri Rendah Alias Minder