Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Cara Mengenali Orang dengan IQ Tinggi dari Mata Menurut Penelitian

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Senin, 29 Jun 2026 22:00 WIB

Ilustrasi Perempuan Cerdas
Cara Mengenali Orang dengan IQ Tinggi dari Mata Menurut Penelitian/ Foto: Getty Images/iStockphoto/DragonImages
Jakarta -

Mata sering disebut sebagai jendela dunia. Banyak orang percaya bahwa mata dapat mengungkapkan berbagai hal tentang diri seseorang, termasuk emosi, kepribadian, hingga kecerdasan.

Namun, benarkah mata juga bisa memberikan petunjuk mengenai tingkat kecerdasan atau IQ (Intelligence Quotient) seseorang?

Kecerdasan memang terlalu kompleks untuk dinilai hanya dari penampilan saja. Tetapi, pupil mata tampaknya bisa memberikan gambaran terhadap pikiran seseorang dalam memproses informasi, Bunda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Studi yang dilakukan peneliti dari Georgia Institute of Technology tahun 2016 menunjukkan adanya hubungan antara kecerdasan seseorang dan ukuran pupil. Perlu diketahui, pupil adalah lubang melingkar berwarna hitam yang ada di tengah mata. Pupil biasanya akan melebar dan menyempit sebagai respons terhadap cahaya dan emosi.

Dilansir Your Tango dan RNZ, studi ini meneliti hampir 500 orang dewasa berusia antara 18 dan 35 dari daerah Atlanta. Saat mereka bekerja, tim peneliti mulai memperhatikan bahwa pupil mata yang melebar sebagai respons bekerja.

"Kami menemukan, mereka yang memiliki pupil lebih besar selama periode dasar (periode awal pengukuran) cenderung berkinerja lebih baik pada tes kognitif," katanya salah satu penulis studi, Jason Tsukahara.

Dalam studi yang diterbitkan di Cognitive Psychology ini, peneliti menggunakan alat pelacak mata elektronik untuk mengukur ukuran pupil peserta. Dari pengukuran, mereka mencatat ukuran pupil rata-rata setiap orang saat istirahat, yang biasanya berkisar antara 2 milimeter (mm) hingga 8 mm, setelah menatap layar kosong selama beberapa menit.

Para peserta juga diminta untuk menyelesaikan serangkaian tes kognitif yang mengevaluasi kecerdasan fluid, kapasitas memori kerja, dan kontrol perhatian. Meskipun tidak selalu dianggap sebagai bentuk kecerdasan tradisional, kemampuan ini merupakan proses berpikir praktis dan menjadi kunci untuk memecahkan masalah dengan baik.

Menariknya, individu dengan ukuran pupil dasar yang lebih besar memperoleh skor lebih tinggi pada tes kognitif. Mereka memiliki kecerdasan fluid yang lebih tinggi, kontrol perhatian yang lebih baik, dan bahkan kapasitas memori kerja yang sedikit lebih besar.

Perlu dicatat, pengetahuan dan kemampuan mereka untuk mengingat fakta tidak dianggap sebagai bagian dari penelitian ini. Artinya, kecerdasan akademis mereka tidak penting di sini. Tapi yang terpenting adalah bentuk kecerdasan di dunia nyata.

Terlepas dari apakah kecerdasan benar-benar berhubungan dengan ukuran pupil, temuan ini tetap membuktikan kaitan yang lebih dalam antara otak dan mata.

"Salah satu hipotesisnya adalah bahwa orang yang memiliki pupil lebih besar saat istirahat memiliki regulasi aktivitas yang lebih baik oleh lokus coeruleus, yang bermanfaat bagi kinerja kognitif dan fungsi otak saat istirahat," ungkap para peneliti kepada Scientific American.

Ukuran pupil dikendalikan oleh lokus coeruleus, yang juga melepaskan norepinefrin atau hormon untuk mengatur persepsi, perhatian, dan memori. Ada kemungkinan bahwa individu dengan ukuran pupil yang lebih besar dalam keadaan istirahat mengalami aktivitas kognitif yang lebih kuat di wilayah tersebut, Bunda.

Menurut Jason, para peneliti pertama kali mengungkap hubungan mengejutkan ini saat mempelajari bagaimana upaya kognitif berkorelasi dengan kemampuan kognitif, dan juga menyebabkan pupil mata melebar. Tapi meski telah terbukti korelasinya, hasil studi tidak cukup untuk mengatakan secara pasti bahwa pupil yang lebih besar selalu beriringan dengan IQ tinggi.

Ya, orang cerdas terkadang memiliki pupil kecil. Jadi, pengukuran pupil tidak akan pernah menggantikan tes kognitif, tetapi ada hubungan yang pasti antara ukuran pupil seseorang dan kemampuan kognitif mereka.

Ukuran pupil berkisar antara 1-8 mm dan para peneliti menemukan perbedaan sekitar 1 mm dalam ukuran pupil individu dengan kemampuan kognitif tinggi dan rendah. Perbedaan ukuran ini cukup besar untuk terlihat ketika melihat dari dekat antara dua pasang mata.

"Berdasarkan apa yang telah kita lihat sejauh ini, tampaknya hal itu lebih berkaitan dengan kecerdasan dan pengendalian perhatian daripada kapasitas memori kerja dan kemampuan untuk menyimpan informasi dalam pikiran," ujar Jason.

Hasil penelitian ini mungkin masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut. Tetapi, setidaknya kita dapat sedikit mengenali orang dengan IQ tinggi dari ukuran pupil matanya, Bunda.

Demikian cara mengenali orang dengan IQ tinggi dari mata menurut hasil studi. Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda