Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Hukum Istri Meninggalkan Rumah karena Bertengkar, Bolehkah Menurut Islam?

Arina Yulistara   |   HaiBunda

Minggu, 28 Jun 2026 19:00 WIB

Depressed Muslim woman sitting on bed and packing belongings in her suitcase, lady looks worried and thoughtful, facing the challenges of being refugee
Ilustrasi hukum istri meninggalkan rumah karena bertengkar / Foto: Getty Images/Olena Miroshnichenko
Daftar Isi

Bunda bertengkar dengan suami lalu pergi meninggalkan rumah? Bagaimana hukum dalam Islam? Pahami yuk.

Setiap pasangan memiliki cara masing-masing untuk meredakan konflik, mulai dari memilih diam, saling memberi waktu, hingga mengambil jarak sejenak agar emosi tidak semakin memuncak. Tak sedikit istri yang memilih keluar rumah untuk sementara waktu saat terjadi pertengkaran dengan suami. 

Jika hal tersebut terjadi, bagaimana pandangan Islam mengenai istri yang keluar rumah karena bertengkar? Apakah diperbolehkan?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Mengutip situs Kemenag, mari simak penjelasannya berdasarkan pendapat para ulama.

Kewajiban istri dalam rumah tangga

Islam mengatur hak dan kewajiban suami istri sebagai landasan dalam membangun keluarga yang harmonis. Salah satu kewajiban istri menaati suami dalam perkara yang baik dan tidak bertentangan dengan syariat.

Dalam kitab Al-Fiqhul Islami wa Adillatuhu, Syekh Wahbah Az-Zuhaili menjelaskan bahwa bentuk ketaatan istri mencakup berbagai tanggung jawab dalam rumah tangga, seperti mengelola urusan rumah serta merawat dan mendidik anak-anak.

Bolehkah istri keluar tanpa izin suami?

Sebagian ulama berpendapat bahwa seorang istri tidak diperkenankan keluar rumah tanpa izin suaminya. Pendapat ini didasarkan pada sejumlah hadist yang menjelaskan pentingnya menjaga hak dan kewajiban dalam kehidupan berumah tangga.

Meski demikian, para ulama juga memberikan pengecualian kalau terdapat kondisi darurat atau situasi yang berpotensi menimbulkan bahaya bagi istri. Dalam keadaan seperti itu, keluar rumah bisa menjadi pilihan yang dibolehkan demi menghindari kemudaratan lebih besar.

Pendapat ulama tentang istri keluar rumah saat bertengkar

Salah satu ulama yang membahas persoalan ini adalah Sayyid Abdurrahman Al-Hadrami dalam kitab Bughyatul Mustarsyidin. Ia menjelaskan bahwa kalau seorang istri mengalami tekanan psikologis ketika berada di rumah, sementara ketenangan baru diperoleh setelah ia keluar dari rumah maka tidak diwajibkan bertahan dalam kondisi yang membahayakan diri.

مُزَوَّجَةٌ إِذَا دَخَلَتْ عَلَى زَوْجِهَا ٱعْتَرَاهَا ضِيقٌ وَكَرْبٌ وَصِيَاحٌ، وَإِذَا خَرَجَتْ مِنْ بَيْتِهِ سَكَنَ رَوْعُهَا، لَمْ يَلْزَمْهَا ٱلتَّسْلِيمُ لِلضَّرَرِ، لَكِنْ تَسْقُطُ مُؤْنَتُهَا

Artinya:

“Seorang istri, apabila bersama suaminya merasa sesak, tertekan, dan mudah berteriak, tetapi ketika ia keluar dari rumah suaminya, perasaan takut dan gelisahnya menjadi tenang, maka ia tidak diwajibkan untuk menyerahkan diri pada keadaan yang membahayakan dirinya. Namun dalam kondisi seperti ini haknya atas nafkah dari suami menjadi gugur.” (Bughyatul Mustarsyidin ((Beirut, Darul Fikr: 1994), halaman 352)

Menurut pendapat tersebut, istri diperbolehkan meninggalkan rumah untuk sementara waktu karena hal itu bertujuan menghindari mudarat dan meredakan konflik. Namun terdapat konsekuensi hukum berupa gugurnya hak nafkah dari suami selama istri meninggalkan rumah dalam kondisi tersebut.

Damai setelah emosi reda

Berdasarkan penjelasan para ulama, seorang istri dapat keluar rumah ketika pertengkaran dengan suami telah menimbulkan tekanan yang dikhawatirkan membawa mudarat. Langkah ini bukan dimaksudkan untuk mengakhiri pernikahan, melainkan sebagai upaya menenangkan diri hingga situasi kembali kondusif.

Setelah emosi mereda, suami dan istri dianjurkan segera membuka ruang komunikasi, saling meminta maaf, serta menyelesaikan persoalan dengan kepala dingin. Sikap saling memaafkan dan menjaga komunikasi yang baik menjadi kunci untuk mengembalikan keharmonisan rumah tangga.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda