moms-life
Cara Mengenali Orang Kurang Kritis dari Kalimat yang Mereka Ucapkan
HaiBunda
Rabu, 24 Jun 2026 10:50 WIB
Daftar Isi
-
Cara mengenali orang kurang kritis dari kalimat yang diucapkan
- 1. “Itu berhasil untukku”
- 2. “Itu tidak memengaruhi saya”
- 3. “Kamu terlalu banyak berpikir”
- 4. “Saya melihatnya di media sosial”
- 5. “Mengapa itu penting?”
- 6. “Bukankah sudah jelas?”
- 7. “Ini tidak terlalu serius”
- 8. “Aku tidak butuh bukti, aku hanya tahu”
- 9. “Jika itu benar, aku pasti sudah mendengarnya sekarang”
Kemampuan berpikir kritis seseorang sering kali dapat terlihat dari cara mereka berbicara dan menyampaikan pendapat dalam keseharian. Tanpa disadari, pilihan kata yang digunakan bisa menjadi petunjuk penting tentang cara mereka memproses informasi.
Pada sebagian orang, kurangnya pola pikir kritis membuat mereka lebih mudah terbawa emosi saat mengambil keputusan. Mereka cenderung berpegang pada dugaan atau asumsi tanpa benar-benar mengecek kebenaran suatu hal terlebih dahulu.
Kebiasaan tersebut tidak hanya berdampak pada kualitas keputusan yang diambil, tetapi juga dapat memengaruhi hubungan dengan orang lain dalam jangka panjang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cara mengenali orang kurang kritis dari kalimat yang diucapkan
Dilansir Your Tango, ketika seseorang mengucapkan kalimat-kalimat ini dalam percakapan santai, biasanya Bunda dapat mengetahui bahwa mereka tidak memiliki kemampuan berpikir kritis:
1. “Itu berhasil untukku”
Hanya karena hal itu berhasil untuk satu orang, bukan berarti orang berikutnya akan memiliki keberuntungan yang sama.
Kesuksesan adalah setengah kerja keras dan setengah keberuntungan yang sama. Psikoterapis Sharon Martin pun mengungkap bahwa ada begitu banyak hal yang berada di luar kendali kita, meskipun kita merasa aman ketika memiliki kendali atas apa yang terjadi.
2. “Itu tidak memengaruhi saya”
Baik itu hubungan atau peristiwa dunia, lebih mudah untuk melihat segala sesuatu dari sisi positif daripada menelusuri kehidupan apa adanya, dengan berbagai sudut pandang.
Dengan mengatakan “Tidak terpengaruh”, kemungkinan mereka memiliki kemampuan berpikir kritis yang rendah. Sebab, penting untuk memiliki telinga dan hati yang terbuka. Memang tidak nyaman, tetapi uluran tangan dapat menyelesaikan konflik jauh lebih cepat daripada menanganinya sendiri.
3. “Kamu terlalu banyak berpikir”
Bukan hak orang lain untuk menentukan apa yang penting dan tidak. Untuk sampai pada kesimpulan itu sendiri, memiliki kemampuan berpikir kritis berarti memikirkan segala sesuatu secara mendalam dan menyeluruh.
4. “Saya melihatnya di media sosial”
Tidak ada yang salah dengan menonton berita di media sosial karena menggulir layar berarti menemukan banyak sekali informasi.
Meskipun hal ini tidak dapat dihindarkan, Bunda tetap harus memeriksa sumbernya. Sayangnya, hanya orang-orang dengan kemampuan berpikir kritis yang sebenarnya mengetahui hal ini, dan tidak menerima begitu saja apa pun yang mereka lihat.
Hal ini karena informasi di media sosial tidak selalu benar, dan informasi yang salah lebih mudah menyebar daripada faktanya.
5. “Mengapa itu penting?”
Merasa frustrasi dan kewalahan, timbul keinginan untuk bertanya mengapa sesuatu itu penting. Karena sudah menganggapnya sebagai buang-buang waktu, ketika seseorang tidak berpikir kritis, mereka tidak memahami nilai dari menggali lebih dalam.
Dalam percakapan, mengatakan hal ini dapat terkesan tidak sopan, dan ketidaksopanan dapat menyebabkan peningkatan agresi. Penting untuk tidak pernah mengabaikan informasi, dan sebaliknya memilih untuk melihat lebih dekat.
6. “Bukankah sudah jelas?”
Tidak semua orang memiliki pemikiran yang sama, ada kemungkinan besar tumbuh dengan pengalaman yang berbeda.
Meskipun sulit, bersikap menghargai jauh lebih baik daripada memprovokasi seseorang. Hal itu tidak hanya memperburuk keadaan, tetapi juga dapat dengan mudah menghancurkan hubungan yang paling kuat sekalipun dan menciptakan rasa dendam.
7. “Ini tidak terlalu serius”
Sebuah studi 2021 mengungkap bahwa pikiran manusia mengandung dorongan dasar dan hampir universal untuk membentuk dan memelihara hubungan dengan orang lain.
Jadi, ketika seseorang mengatakan sesuatu itu tidak terlalu penting, itu terdengar tidak cerdas. Meskipun mereka mungkin tidak melihatnya seperti itu, ungkapan ini adalah cara yang tepat untuk menolak seseorang.
8. “Aku tidak butuh bukti, aku hanya tahu”
Setiap orang memiliki intuisi yang mereka dengarkan, tetapi intuisi tersebut tidak selalu benar ketika menyangkut informasi faktual versus emosi.
Meskipun mereka merasa ada sesuatu yang tidak beres dalam situasi tertentu, intuisi mereka tidak akan akurat dalam kebenaran.
Selalu percaya bahwa mereka benar dan menolak untuk berpikiran terbuka, ini menunjukkan kurangnya kecerdasan.
9. “Jika itu benar, aku pasti sudah mendengarnya sekarang”
Sebagian orang bertindak seperti orang yang sok tahu, yakin bahwa versi kejadian mereka benar, meskipun orang lain menunjukkan bukti yang bertentangan.
Mereka meremehkan orang lain dengan menggunakan ungkapan ini, menunjukkan betapa berpikiran sempit dan tidak sopannya mereka. Mereka tidak mampu berpikir di luar lingkaran pemikiran mereka sendiri.
Nah, itulah kalimat yang dapat Bunda kenali dari orang kurang kritis. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mom's Life
Kata-kata Bijak dalam Bahasa Inggris untuk Memotivasi Bunda
Mom's Life
6 Kata-kata yang Sering Diucapkan Orang Ekstrovert
Mom's Life
Kepribadian Ini Sering Ucap "Jangan Masukin Hati Ya" saat Berbicara, Waspada Bun!
Mom's Life
50 Kata-Kata Bahasa Inggris Menyentuh Hati, Cocok untuk Caption Instagram
Mom's Life
35 Kata-Kata Bijak Kecewa pada Pasangan, Semangat Move On Bun
Mom's Life
50 Kata-Kata Bijak Tentang Hubungan Kakak Adik, Ungkapan Rasa Sayang
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
9 Ciri Perempuan Punya High Value yang Jarang Disadari, Selalu Tentukan Batasan
Ciri Kepribadian Orang Selalu Sendiri dan Sulit Punya Teman
Ternyata Begini Ciri-Ciri Kepribadian Seseorang Suka Warna Kuning