Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Sering Dianggap Sepele, 4 Kondisi Ini Bisa Jadi Tanda Ginjal Rusak

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Jumat, 19 Jun 2026 12:34 WIB

Ilustrasi kaki bengkak
Ilustrasi Kondisi yang Sering Dianggap Sepele Ini Bisa Jadi Tanda Kerusakan Ginjal/Foto: Getty Images/Toa55
Jakarta -

Penyakit ginjal kronis dikenal sebagai salah satu penyakit yang berkembang secara diam-diam. Pada penderita diabetes dan hipertensi, kerusakan ginjal sering terjadi tanpa gejala yang mencolok sehingga banyak kasus baru terdeteksi saat kondisinya sudah cukup serius.

Karena tidak menimbulkan rasa sakit pada tahap awal, banyak orang merasa tubuhnya baik-baik saja.

Padahal, kadar gula darah maupun tekanan darah yang terus tinggi dapat perlahan merusak pembuluh darah dan jaringan penyaring di dalam ginjal, sehingga fungsinya menurun dari waktu ke waktu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Dilansir detikcom, data National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK), diabetes dan hipertensi masih menjadi penyebab utama gagal ginjal di berbagai negara.

Oleh karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda awal kerusakan ginjal agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

“Masalah ginjal bisa tanpa gejala hingga tahap akhir proses penyakit. Inilah sebabnya mengapa penting bagi siapa pun yang menderita salah satu penyakit ini untuk memantau diri mereka sendiri,” ujar Ketua Nefrologi dan Transplantasi Ginjal dari Rumah Sakit Spesialisasi Super Yatharth, India, Dr. Reetesh Sharma.

Lantas, apa saja tanda peringatan dari tubuh yang sering kali diabaikan? Simak ulasan selengkapnya berikut ini:

1. Kaki bengkak yang sering dikira efek penuaan

Banyak orang mengira pergelangan kaki yang membengkak atau kantung mata yang membesar hanya karena efek terlalu banyak mengonsumsi garam, kelelahan, atau faktor penuaan. Nyatanya, itu bisa jadi tanda ginjal mulai kewalahan.

“Ginjal yang rusak tidak seefektif dalam membuang cairan berlebih dari tubuh melalui urinasi, dan dapat menyebabkan penumpukan cairan di dalam tubuh,” ujar Dr. Sharma.

Jika karet kaus kaki mulai meninggalkan bekas yang sangat dalam di kulit, sepatu mendadak terasa sempit, atau wajah tampak sembap di pagi hari, segera lakukan pemeriksaan medis.

2. Urine berbusa dan sering kencing malam

Perubahan pada pola buang air kecil adalah cara paling jujur dari ginjal untuk menunjukkan kondisinya.

Dr. Sharma menyebutkan bahwa tanda kerusakan bisa dilihat jika urine mulai tampak berbusa, berwarna keruh, atau bahkan bercampur darah.

Urine yang berbusa pekat menandakan adanya kebocoran protein (albumin), yang menjadi indikator kuat bahwa saringan ginjal sudah bocor. Selain itu, jika lebih sering terbangun di malam hari hanya untuk ke toilet, hal ini tidak boleh lagi diabaikan.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/fir)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda