Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

7 Sikap Orang Ber-EQ Tinggi saat Menghadapi Konflik

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Rabu, 17 Jun 2026 22:10 WIB

Ilustrasi diskusi
Ilustrasi sikap orang ber-EQ tinggi saat menghadapi konflik / Foto: Getty Images/iStockphoto/AmnajKhetsamtip
Daftar Isi
Jakarta -

Sikap orang dengan kecerdasan emosional (EQ) tinggi saat menghadapi konflik umumnya berbeda dari kebanyakan orang. Alih-alih bereaksi secara impulsif atau membiarkan emosi menguasai keadaan, mereka cenderung mengendalikan diri dan mempertimbangkan situasi.

Kecerdasan emosional merupakan kemampuan untuk mengenali, memahami, dan mengelola emosi, baik pada diri sendiri maupun orang lain. Kemampuan ini berperan penting dalam membangun hubungan yang sehat, mengambil keputusan, serta menghadapi tekanan dalam berbagai situasi.

Menariknya, EQ tinggi tidak selalu terlihat dari tindakan besar. Dalam kehidupan sehari-hari, kemampuan tersebut sering tercermin melalui kebiasaan dan respons sederhana yang menunjukkan kedewasaan emosional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


7 Sikap orang dengan EQ tinggi ketika menghadapi konflik

Berikut beberapa sikap yang kerap ditunjukkan oleh orang dengan kecerdasan emosional tinggi saat menghadapi konflik:

1. Menerima kritik tanpa menyalahkan orang lain

Dilansir Forbes, orang dengan EQ tinggi mampu menerima kritik dengan lapang dada. Ketika melakukan kesalahan, mereka tidak langsung menyangkal, mencari kambing hitam, atau membuat banyak alasan.

Sebaliknya, mereka berusaha memahami apa yang perlu diperbaiki dan menjadikan masukan tersebut sebagai bahan belajar.

2. Berpikiran terbuka

Mereka juga tidak langsung menolak pendapat yang berbeda dengan pandangannya. Orang dengan kecerdasan emosional tinggi cenderung mau mendengarkan berbagai sudut pandang sebelum mengambil kesimpulan.

Sikap ini membuat mereka lebih mudah diajak berdiskusi dan mencari solusi saat terjadi masalah.

3. Menjadi pendengar yang baik

Kemampuan mendengarkan yang baik membutuhkan struktur mendengarkan yang berkembang yang memisahkan fakta dari interpretasi, reaksi, dan kesimpulan.

Orang-orang dengan kecerdasan emosional dapat mengidentifikasi emosi yang menghambat kemampuan mereka untuk mendengarkan.

Mereka telah berupaya mengembangkan kemampuan untuk melepaskan diri dari emosi tersebut sehingga dapat tetap terbuka dan mampu mendengar apa yang sebenarnya dikatakan.

4. Jujur tanpa menyakiti

Orang dengan EQ tinggi tidak menutupi kebenaran hanya untuk menyenangkan orang lain. Namun, mereka juga tidak menyampaikan kritik secara kasar atau menyakitkan lawan bicaranya.

Mereka mampu menyampaikan hal sulit dengan cara yang jelas, sopan, dan tetap menghargai perasaan orang lain.

5. Berani meminta maaf saat salah

Ketika menyadari telah berbuat alah, mereka tidak menghabiskan waktu untuk membela diri atau membuktikan bahwa dirinya benar.

Sebaliknya, mereka mau mengakui kesalahan dan meminta maaf dengan tulus. Sikap ini membantu menyelesaikan konflik lebih cepat dan menjaga hubungan tetap baik.

6. Berhenti sejenak sebelum merespons

Dilansir Real Simple, orang dengan EQ tinggi tidak langsung bereaksi ketika menghadapi situasi yang memancing emosi. Mereka biasanya mengambil jeda sejenak untuk menenangkan diri dan mengatur pikiran sebelum memberikan respons, Bunda.

Kebiasaan ini membantu mereka menghindari ucapan atau tindakan yang bisa memperburuk konflik. Alhasil, percakapan bisa menjadi lebih tenang dan solusi lebih mudah ditemukan.

7. Mampu mengenali emosi sejak awal

Salah satu tanda kecerdasan emosional adalah mampu menyadari perasaan yang muncul sebelum emosi tersebut menjadi semakin besar.

Misalnya, mereka dapat menyadari saat mulai merasa kesal, kecewa, atau kewalahan, lalu mengungkapkan dengan baik. Dengan begitu, masalah dapat dibicarakan lebih awal sebelum berubah menjadi pertengkaran.

Nah, itulah beberapa sikap yang mungkin dapat Bunda kenali dari orang dengan kecerdasan emosional yang tinggi ketika menghadapi sebuah konflik. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda