moms-life
Ciri Kepribadian Orang yang Minimalis, Kunci Hidup Sederhana yang Lebih Bahagia
HaiBunda
Minggu, 14 Jun 2026 17:10 WIB
Daftar Isi
-
8 Ciri kepribadian orang dengan gaya hidup minimalis
- 1. Mampu mengatasi masalah mendasar
- 2. Menetapkan tujuan kecil yang masuk akal
- 3. Mulai kembali dengan lembaran bersih
- 4. Tidak belanja impulsif
- 5. Menciptakan zona bebas
- 6. Mengatur barang-barang di sekitarnya
- 7. Sering bepergian dengan barang bawaan yang ringan
- 8. Tidak menghakimi diri sendiri atau orang lain
Ciri kepribadian orang dengan gaya hidup minimalis umumnya terlihat dari cara mereka memandang kesederhanaan dan menentukan prioritas dalam kehidupan. Mereka cenderung lebih memilih hal-hal yang benar-benar dibutuhkan daripada mengejar kepemilikan berlebihan.
Bagi seorang minimalis, hidup sederhana tidak hanya diterapkan pada barang yang dimiliki, tetapi juga pada pola pikir, kebiasaan, dan aktivitas sehari-hari. Pendekatan ini membantu mereka lebih fokus pada hal-hal yang dianggap bermakna.
Menariknya, gaya hidup minimalis juga dikaitkan dengan berbagai manfaat, seperti berkurangnya stres, pengeluaran yang lebih terkontrol, serta meningkatnya produktivitas dan kebahagiaan.Â
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas, seperti apa ciri kepribadian orang dengan gaya hidup minimalis? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.
8 Ciri kepribadian orang dengan gaya hidup minimalis
Dilansir Your Tango, berikut beberapa kebiasaan yang menjadi ciri kepribadian orang dengan gaya hidup minimalis:
1. Mampu mengatasi masalah mendasar
Orang minimalis mencari akar masalah yang sebenarnya. Mereka memahami bahwa tujuan hidup sederhana adalah memberi lebih banyak waktu, energi, dan sumber daya untuk hal-hal yang penting.
Untuk itu, mereka cenderung menetapkan prioritas dengan jelas dan lebih membangun hubungan, menikmati pengalaman hidup, serta menciptakan momen bermakna daripada disibukkan oleh hal-hal yang kurang bernilai.
2. Menetapkan tujuan kecil yang masuk akal
Orang yang menjalani gaya hidup sederhana juga memiliki aturan sendiri, yakni mempelajari segala hal tentang hidup dengan penuh kesadaran dan memutuskan apa yang diizinkan masuk ke dalam hidup.
Menurut psikolog Rebecca Cooper-Bridger, minimalisme berfungsi sebagai intervensi dan bukan sekadar pilihan estetika.
Ia menjelaskan bahwa ketika sengaja menyederhanakan dan mengurangi hal-hal yang berlebihan, Bunda menciptakan batasan yang sebenarnya meningkatkan kebebasan dengan mengurangi kelelahan pengambilan keputusan, dan meningkatkan kemampuan untuk menyelesaikan tujuan yang bermakna.
3. Mulai kembali dengan lembaran bersih
Gaya hidup minimalis membuat seseorang tidak ragu melepaskan barang-barang yang sudah tidak dibutuhkan agar hidup terasa lebih ringan dan teratur.
Dengan mengurangi barang berlebih, mereka dapat menciptakan ruang baru untuk fokus pada tujuan, pengalaman, dan hal-hal yang lebih bernilai dalam hidup.
4. Tidak belanja impulsif
Menurut pelatih kehidupan Alex Mathers, gaya hidup minimalis melibatkan penyederhanaan lemari pakaian dengan berinvestasi pada pakaian berkualitas dan serbaguna sambil menyingkirkan sisanya.
5. Menciptakan zona bebas
Orang minimalis senang menjaga lingkungannya tetap rapi dan teratur. Mereka biasanya mengurangi barang yang tidak diperlukan agar ruang terasa lebih nyaman dan mudah digunakan.
Alih-alih melakukan perubahan besar sekaligus, mereka cenderung menata hidup secara bertahap dengan fokus pada hal-hal yang benar-benar memberi manfaat dan nilai dalam keseharian.
6. Mengatur barang-barang di sekitarnya
Menurut pakar penataan profesional Diane Quintana, menata berdasarkan kategori membuat semuanya lebih mudah ditemukan dan merupakan prinsip mendasar yang berlaku untuk hampir setiap area di rumah.
Dengan menerapkan strategi penataan ini, Bunda menciptakan rumah di mana setiap barang memiliki tujuan dan tempat yang ditentukan, yang mewujudkan esensi sejati dari minimalisme.
7. Sering bepergian dengan barang bawaan yang ringan
Membawa barang secukupnya menghemat uang dan waktu, karena Bunda tidak perlu khawatir membawa tas atau koper yang berat atau membayar biaya bagasi di pesawat. Praktik terbaik adalah mengurangi jumlah barang yang Bunda bawa.
Menurut Dr. Sharon Saline, seorang psikolog yang berspesialisasi dalam fungsi eksekutif, pengorganisasian adalah tentang menciptakan ruang agar kesejahteraan dapat berkembang.
8. Tidak menghakimi diri sendiri atau orang lain
Orang minimalis memahami bahwa hidup sederhana adalah proses yang dijalani secara bertahap. Karena itu, mereka tidak terlalu keras pada diri sendiri ketika belum mencapai standar tertentu.
Mereka juga cenderung menghargai pilihan hidup orang lain dan tidak merasa perlu memaksakan gaya hidup minimalis kepada siapa pun. Fokus mereka adalah menjalani hidup yang lebih bermakna sesuai kebutuhan dan nilai pribadi.
Nah, itulah beberapa ciri kepribadian orang yang menjalani gaya hidup minimalis. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mom's Life
Simak 5 Kalimat yang Kerap Diucapkan oleh Orang Tak Kompeten
Mom's Life
11 Macam Kepribadian dari Cara Duduk, Gambarkan Sifat Periang hingga Perfeksionis
Mom's Life
7 Hal yang Bikin Bunda Memesona Selain Menggunakan Riasan Wajah
Mom's Life
Tanda Orang yang Diam-diam Benci pada Kita, Salah Satunya Kontak Mata
Mom's Life
8 Pintu Ini akan Tunjukkan Kekuatan dan Kemampuan Bunda Hadapi Masa Depan
9 Foto
Mom's Life
9 Potret Rumah Mewah Fitri Tropica, Ada Minimarket di Bawah Tangga Bun
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
9 Cara Mengenali Orang yang Tulus dari Sikap Sehari-hari
7 Kepribadian Tercermin dari Kebiasaan Membuka Puluhan Tab Browser Secara Bersamaan
Ciri Kepribadian Orang yang Tak Suka Berbagi Makanan, Tak Selalu karena Pelit