Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

9 Cara Mengenali Orang yang Tulus dari Sikap Sehari-hari

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Selasa, 09 Jun 2026 06:50 WIB

Ilustrasi Perempuan Asia
9 Cara Mengenali Orang yang Tulus dari Sikap Sehari-hari/ Foto: Getty Images/iStockphoto/nathaphat
Daftar Isi
Jakarta -

Di tengah dunia yang penuh dengan berbagai 'pencitraan', rasanya sulit untuk menemukan orang yang benar-benar tulus. Pasalnya, ketulusan tidak selalu terlihat dari kata-kata manis atau perhatian, melainkan juga tercermin dari sikap dan tindakan yang konsisten.

Penting bagi kita untuk memahami tanda-tanda orang yang tulus agar tidak mudah tertipu oleh penampilan luar, Bunda. Mengenali orang yang tulus juga dapat membantu kita menjalin relasi yang sehat.

Cara mengenali orang yang tulus

Nah, berikut telah HaiBunda rangkum dari beberapa sumber, 9 cara mengenali orang yang tulus dari sikapnya sehari-hari. Catat ya!

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


1. Memiliki kepercayaan diri yang kokoh

Psikolog klinis Guy Winch, Ph.D, mengatakan bahwa orang yang tulus biasanya memiliki rasa percaya diri yang kokoh. Rasa percaya diri mereka tidak terlalu tinggi atau rendah, namun konsisten atau tidak mudah rapuh.

"Jadi orang-orang yang tulus adalah mereka yang memiliki harga diri yang kokoh, konsisten, dan tidak rapuh. Orang-orang ini biasanya jauh lebih tidak defensif terhadap berbagai hal," ungkap Winch, dilansir Huffpost.

"Mereka dapat merasa otentik karena jauh lebih sedikit khawatir tentang implikasi dari mengungkapkan siapa diri mereka. Orang-orang ini cenderung merasa nyaman dengan siapa diri mereka," sambungnya.

2. Mau berbagi tentang pemikiran dan pendapat ke publik

Orang yang otentik dan ramah tidak hanya meluangkan waktu untuk merenungkan perspektif mereka tentang kehidupan dan pengalaman, tetapi mereka juga dengan mudah berbagi 'pemikiran dan pendapat' dengan orang-orang di sekitar mereka.

"Bersikap fleksibel dengan diri sendiri itu tidak apa-apa. Itu bukan menyangkal atau tidak menghormati diri sendiri. Orang sering kali terlalu kaku tentang diri mereka dan tetap berpegang pada hal-hal yang nyaman dan familiar. Beradaptasi dengan situasi dapat membuat kita lebih jujur pada diri sendiri dalam beberapa keadaan," ujar psikolog dari Wake Forest University, William Fleeson.

3. Secara terbuka memberi dan menerima pujian

Winch mengatakan bahwa orang dengan harga diri rendah terkadang kesulitan menerima pujian. Itu karena mereka percaya bahwa pujian tersebut disertai dengan harapan yang lebih tinggi dari orang lain, yang mengakibatkan perasaan stres.

Sebaliknya, mereka yang tulus dan mempertahankan rasa harga diri yang kuat tidak memandang pujian dengan syarat tertentu. Mereka secara terbuka mau memberi pujian ke orang lain dan menerima pujian yang didapatkan.

4. Tidak berusaha membuat orang lain menyukai mereka

Dikutip dari Forbes, orang yang tulus tahu bahwa sebagian orang akan menyukai mereka, dan sebagian lainnya tidak. Mereka baik-baik saja dengan itu semua.

Bukan berarti mereka tidak peduli apakah orang lain akan menyukai mereka atau tidak, tetapi mereka tidak akan membiarkan hal itu menghalangi mereka untuk melakukan hal yang benar. Di sisi lain, mereka tahu bahwa ketika berbicara dengan ramah, percaya diri, dan ringkas, orang akan jauh lebih memperhatikan dan tertarik pada apa yang mereka katakan daripada menunjukkan bahwa mereka adalah orang yang penting dan patut disukai.

5. Tidak suka menghakimi

Orang yang tulus berpikiran terbuka, sehingga membuat mereka mudah didekati dan menarik bagi orang lain. Memiliki pikiran terbuka sangat penting di lingkungan kerja, karena itu membuka akses terhadap ide-ide baru.

Orang yang tulus tidak mengharuskan dirinya untuk mempercayai apa yang mereka percayai atau membenarkan perilaku orang lain. Tapi, ia akan berhenti menghakimi untuk benar-benar memahami apa yang terjadi.

6. Murah hati

Orang-orang yang tulus selalu murah hati dengan siapapun yang mereka kenal, apa yang mereka ketahui, dan sumber daya yang mereka miliki. Mereka ingin orang lain berhasil.

Orang-orang ini tidak pernah khawatir bahwa kesuksesan seseorang mungkin membuat mereka terlihat buruk. Mereka bahkan percaya bahwa kesuksesan seseorang mungkin merupakan bagian dari kesuksesannya.

7. Memperlakukan semua orang dengan hormat

Orang-orang yang tulus selalu sopan dan hormat. Mereka memahami bahwa betapapun baiknya mereka kepada orang-orang, semuanya akan sia-sia bila orang-orang tersebut menyaksikan mereka berperilaku buruk terhadap orang lain.

Orang-orang yang tulus memperlakukan semua orang dengan hormat karena mereka percaya bahwa mereka tidak lebih baik dari orang lain.

8. Tidak termotivasi oleh hal-hal materi

Orang yang tulus tidak membutuhkan barang-barang mewah dan berkilau untuk merasa bahagia. Bukan berarti mereka berpikir salah untuk membeli barang-barang baru dan terbaik untuk memamerkan status mereka. Mereka hanya tidak perlu melakukan ini untuk bahagia.

Bagi mereka, kebahagiaan datang dari dalam diri. Mereka merasa bahagia dari kesenangan yang lebih sederhana, seperti teman, keluarga, dan tujuan yang jelas.

9. Dapat dipercaya

Banyak orang cenderung tertarik pada orang yang tulus karena mereka tahu bahwa mereka dapat mempercayai orang tersebut. Ya, orang yang tulus mengatakan apa yang mereka maksud, dan jika mereka sudah membuat komitmen, maka mereka akan menepatinya.

Kita tidak akan pernah mendengar orang yang tulus berkata, 'Oh, saya hanya mengatakan itu agar rapat cepat berakhir'. Kita tahu bahwa jika mereka mengatakan sesuatu, maka itu karena mereka percaya hal itu benar.

Demikian 9 cara mengenali orang yang tulus dari sikap sehari-hari. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda