Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Ciri Kepribadian Orang yang Lebih Fokus saat Suasana Sekitar Berisik

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Sabtu, 06 Jun 2026 19:30 WIB

Ilustrasi Perempuan Bekerja
Ilustrasi Ciri Kepribadian Orang yang Lebih Fokus saat Suasana Sekitar Berisik/ Foto: Getty Images/iStockphoto/PeopleImages
Daftar Isi
Jakarta -

Tidak semua orang membutuhkan suasana yang tenang untuk bisa berkonsentrasi, Bunda. Bagi sebagian orang, lingkungan yang ramai dan berisik justru membantu mereka tetap fokus saat bekerja atau menyelesaikan tugas.

Orang yang lebih suka fokus saat suasana sekitar berisik sering kali dianggap unik karena bertolak belakang dengan anggapan umum yang menyatakan bahwa ketenangan dapat meningkatkan fokus. Ya, bagi orang-orang ini, suasana sekitar yang berisik bukanlah sebuah gangguan, melainkan hal yang wajar.

Bila bicara soal kebiasaan ini juga tak lepas dari faktor usia. Mereka yang berusia muda biasanya menganggap kebisingan adalah hal normal. Sebaliknya, bagi orang yang lebih tua, kebisingan dapat mengganggu konsentrasi dan menghambat produktivitas bekerja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Penelitian tahun 2019 dari Future Workplace dan perusahaan komunikasi Plantronics, Inc., mengungkap bahwa lebih dari setengah individu Gen Z yang disurvei mengatakan bahwa mereka paling produktif ketika bekerja di tengah kebisingan di kantor. Sementara itu, 60 persen dari Baby Boomers mengatakan bahwa mereka paling produktif ketika suasananya tenang.

Individu yang membutuhkan suara atau kebisingan untuk menyelesaikan pekerjaan mungkin memiliki ciri kepribadian yang khas. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini, Bunda!

Ciri kepribadian orang yang lebih fokus saat suasana sekitar berisik

Melansir dari beberapa sumber, berikut ciri kepribadian orang yang lebih fokus saat berada di lingkungan yang berisik:

1. Seorang pemikir kreatif

Dikutip dari Your Tango, orang yang membutuhkan kebisingan untuk fokus sering kali menghasilkan ide dan solusi yang cukup inovatif karena kebisingan membuka imajinasi mereka. Orang-orang ini membutuhkan stimulasi suara yang konstan untuk membantu memecahkan masalah dan menemukan ide yang mungkin terlewatkan oleh orang lain.

Sebuah studi tahun 2021 yang diterbitkan di Scientific Research Publishing menunjukkan bahwa tingkat kebisingan sedang di latar belakang telah dikaitkan dengan peningkatan kinerja kreatif pada para pemikir yang sangat orisinal dan kreatif.

2. Seorang pemimpi

Mereka yang menikmati kebisingan terus-menerus biasanya memiliki 'dunia batin' yang cukup kaya. Tanpa kebisingan, imajinasi mereka hampir terganggu. Tetapi ketika kebisingan ada, hal itu menjaga kreativitas mereka tetap mengalir.

Orang-orang ini biasanya mampu menghasilkan proyek dan ide dengan cara yang tidak akan mereka dapatkan jika mereka dipaksa untuk duduk dalam keheningan total. Dalam kebisingan, mereka mampu tetap fokus dan tidak merasa terkekang.

3. Menyukai variasi

Orang-orang yang otaknya membutuhkan kebisingan untuk fokus hampir selalu menikmati variasi, baik itu rutinitas harian, daftar bacaan, atau tugas-tugas di tempat kerja. Keheningan dapat terasa agak membosankan bagi individu-individu ini, Bunda.

Bagi orang-orang ini, suara bising akan mengembalikan semangat dan produktivitas. Kebisingan juga akan membantu memunculkan ide-ide baru dan segar dalam pikiran.

4. Mudah beradaptasi

Dikutip dari laman Parade, orang yang cenderung bisa fokus dalam suasana berisik mungkin jauh lebih fleksibel daripada orang kebanyakan. Orang-orang ini dikenal mudah beradaptasi dengan lingkungan yang baru.

"Orang yang fleksibel cenderung mudah beradaptasi dengan berbagai situasi, seperti tetangga yang berisik atau tinggal di dekat stasiun kereta api. Selama mereka bisa membangun kemampuan beradaptasi, mereka biasanya mudah memasukkan suara latar yang cenderung menutupi suara yang tidak diinginkan," kata psikolog berlisensi Lienna Wilson.

5. Cenderung terlalu banyak berpikir dalam diam

Saat suasana tenang, orang-orang yang suka fokus di tengah kebisingan cenderung berpikir berlebihan dan menganalisis segala sesuatu secara berlebihan. Bagi mereka, suara latar bertindak sebagai penyangga.

Suara yang berisik memungkinkan otak mereka untuk fokus pada tugas yang sedang mereka kerjakan, alih-alih pikiran mereka terus berputar-putar tanpa kendali. Kebisingan memberikan sedikit struktur, sedangkan keheningan menyebabkan orang-orang ini suka menarik diri.

6. Mampu melakukan banyak tugas sekaligus

Salah satu ciri kepribadian orang yang lebih fokus saat suasana sekitar berisik adalah memiliki kemampuan untuk melakukan banyak tugas sekaligus. Orang-orang ini sangat menikmati kebisingan sampai lupa sudah menyelesaikan banyak tugas dalam satu waktu.

"Orang yang suka melakukan banyak tugas sekaligus cenderung menikmati suara latar. Mereka terbiasa berpindah dengan cepat dari satu tugas ke tugas berikutnya, dan keheningan dapat membuat mereka merasa bahwa hal itu memperlambat mereka," ungkap Wilson.

7. Spontan dan impulsif

Suara bising di sekitar dapat memicu sifat impulsif. Jadi, tak heran bila orang yang lebih fokus saat suasana berisik memiliki energi yang cukup untuk bertindak cepat tanpa terlalu banyak berpikir. Sebaliknya, keheningan dapat menyebabkan keraguan muncul karena mereka hanya ditemani oleh pikiran mereka sendiri.

"Kenikmatan spontanitas adalah salah satu kesenangan yang paling sederhana namun paling berharga. Dalam kehidupan kita yang penuh tekanan, jadwal yang terlalu padat, dan komitmen yang berlebihan, mudah untuk merasa rindu akan betapa sulitnya meraih kesenangan sederhana itu," ujar profesor filsafat Katherine Hawley.

8. Takut sendirian

Salah satu ciri kepribadian yang dapat dianggap negatif dari kebiasaan bekerja di tengah kebisingan adalah ketakutan untuk hidup sendirian. Orang yang terbiasa dengan lingkungan ramai biasanya tidak suka bila ditinggal sendirian.

"Ada beberapa orang yang takut sendirian karena hal itu memicu perasaan kesepian yang akut. Dalam kasus seperti itu, adanya suara berisik dapat membantu," kata Wilson.

Demikian 8 ciri kepribadian orang yang lebih fokus saat suasana sekitar berisik. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda