Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Viral Perempuan Tetap Nonton Konser Saat Sakit Campak, Ini Kata Dokter

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Kamis, 04 Jun 2026 15:30 WIB

Ilustrasi campak
Ilustrasi Viral Perempuan Tetap Nonton Konser Saat Sakit Campak, Ini Kata PAPDI/Foto: Getty Images/Natalya Maisheva
Jakarta -

Sebuah unggahan di Threads menjadi sorotan usai seorang perempuan mengaku tetap datang ke konser meski sedang terkena campak.

Kondisi ini tentu memicu kekhawatiran publik, mengingat campak merupakan penyakit menular yang dapat menyebar cepat melalui percikan saat penderita batuk atau bersih, Bunda.

Dilansir detikcom, dari unggahan tersebut, pemilik akun menulis bahwa tiga hari sebelum konser sudah muncul ruam di badannya dan mengatakan kondisinya ‘menular banget’.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Postingan ini tentu mengundang banyak atensi warganet. Mayoritas marah dan menyayangkan atas tindakan yang dianggap ceroboh, ini karena takut akan penularannya.

Meski unggahan sudah dihapus oleh pemilik akun, ada beberapa warganet yang telah mengambil tangkapan layar, Bunda.

“Ada yang sempat lihat Threads ini? Waktu mau dibaca malah hilang. Emang bolehkah nonton konser offline dengan kondisi campak seperti ini?” tulis salah satu akun di Threads.

“Mana ada campak tiga hari sembuh enggak pake masker pula, kalo ikutan sing along kebayang dropletnya terbang kemana-mana,” jawab pengguna yang lain.

“Padahal dia juga udah bilang ‘Menular banget’… dikiranya badan udah enggak merah, udah enggak nular gitu?! Semoga enggak ada ibu hamil di dekat dia yaa,” tulis akun lainnya.

Tanggapan PAPDI terkait kasus campak

Ketua Satgas Vaksinasi Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), Dr dr Sukamto Koesnoe, SpPD K-A.I FINASIM mengatakan dalam periode tersebut, yakni tiga hari setelah muncul ruam, campak masih bisa menularkan ke orang terdekat.

“Ya, pada saat menonton konser ia sangat besar kemungkinan masih menularkan. Masa menular campak berlangsung kira-kira empat hari sebelum ruam muncul sampai empat hari sesudah ruam muncul,” ujar Sukamto.

“Jadi, bila ruam baru keluar H-3 sebelum konser, pada hari-H ia justru masih berada dalam puncak masa penularan. Bahkan periode paling infeksius adalah beberapa hari menjelang dan sesudah ruam timbul,” sambungnya.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/fir)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda