Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

11 Cara Mengenali Orang yang Sedang Tidak Bahagia dari Barang di Rumahnya

Azhar Hanifah   |   HaiBunda

Sabtu, 30 May 2026 06:00 WIB

Woman standing in front of a cluttered living space filled with clothes, holding her head in frustration. The image captures anxiety, decision fatigue, and home organization challenges.
Ilustrasi cara mengenali orang yang sedang tidak bahagia dari barang di rumahnya / Foto: Getty Images/Cicy
Daftar Isi

Setiap orang tentu pernah merasa sedih atau lelah secara emosional. Namun, pada sebagian orang, perasaan tidak bahagia bisa terlihat dari kebiasaan kecil yang tanpa sadar tercermin dari kondisi rumah dan barang-barang yang mereka simpan.

Mulai dari tumpukan barang tidak terpakai hingga benda rusak yang sulit dibuang, semuanya dapat menjadi tanda seseorang sedang mengalami perasaan tidak bahagia.

Melansir dari laman Your Tango, beberapa benda yang tampak sepele ternyata bisa menjadi petunjuk seseorang sedang berjuang dengan rasa sedih, kehilangan motivasi, atau trauma emosional. Lalu, apa saja barang yang sering ditemukan di rumah orang yang tidak bahagia? Simak penjelasannya di bawah ini ya, Bunda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Cara mengenali orang yang sedang tidak bahagia dari barang di rumahnya

Berikut cara mengenali orang yang sedang tidak bahagia dari barang di rumahnya.

1. Pakaian lama yang sudah tidak muat

Sebagian orang menyimpan pakaian lama karena alasan sentimental. Namun, menurut terapis Rachel Goldberg, pakaian yang sudah tidak muat sering kali menjadi simbol tekanan terhadap bentuk tubuh atau target yang belum tercapai.

Barang seperti ini justru dapat memicu rasa frustrasi dan membuat seseorang terus mengkritik dirinya sendiri.

2. Surat atau tagihan yang belum dibuka

Tumpukan surat, paket, atau tagihan yang dibiarkan begitu saja bisa menjadi tanda seseorang sedang mengalami kelelahan mental. Banyak orang yang merasa cemas membuka surat karena takut menghadapi masalah finansial atau kabar yang membuat stres. Akibatnya, barang-barang tersebut menumpuk di sudut rumah tanpa disentuh.

3. Barang berantakan yang tidak pernah dibereskan

Menurut terapis keluarga Gaby Teresa, depresi dapat membuat seseorang kehilangan motivasi untuk membersihkan rumah. Barang-barang kecil yang awalnya tampak biasa lama-kelamaan berubah menjadi tumpukan berantakan yang membuat suasana rumah terasa semakin penuh dan melelahkan secara emosional.

4. Barang kenangan yang sudah rusak

Perhiasan patah, foto lama yang lusuh, atau benda kenangan rusak sering kali tetap disimpan karena membawa nostalgia tertentu.

Ahli psikologi Aleksandra Eriksen Isham menjelaskan bahwa sebagian orang sulit melepaskan benda tersebut karena terus terhubung dengan masa lalu, meski kenangan itu memicu rasa sedih atau penyesalan.

5. Tanaman mati di dalam rumah

Tanaman yang layu atau mati bisa mencerminkan kondisi emosional seseorang. Selain karena kehilangan semangat merawatnya, keberadaan tanaman mati juga dapat mengingatkan seseorang pada rasa gagal atau kurang mampu menjaga sesuatu tetap hidup dan berkembang.

6. Jurnal atau buku harian lama

Membaca jurnal lama memang bisa membantu refleksi diri. Namun, menurut life coach Patricia Bonnard, catatan lama yang berisi pengalaman menyakitkan justru dapat membuat seseorang terus terjebak dalam kenangan negatif dan rasa sedih yang belum selesai.

7. Mainan masa kecil

Boneka atau mainan lama sering disimpan sebagai sumber kenyamanan emosional. Studi dari Journal of Affective Disorders menyebutkan bahwa orang yang sedang mengalami tekanan emosional cenderung mempertahankan benda-benda yang memberi rasa aman, meski sebenarnya sudah tidak digunakan lagi.

8. Dekorasi ulang tahun 

Sebagian orang sulit membuang dekorasi lama karena berkaitan dengan kenangan bahagia di masa lalu. Meski sudah rusak atau tidak terpakai, benda tersebut tetap disimpan karena memberi rasa nyaman dan nostalgia emosional.

9. Bohlam lampu yang sudah mati

Lampu rumah yang mati tetapi tidak segera diganti juga bisa menjadi tanda seseorang sedang kehilangan motivasi. Berdasarkan studi dalam Phenomenology and the Cognitive Sciences, rasa lelah mental dapat membuat seseorang kesulitan menyelesaikan tugas rumah sederhana sekalipun.

10. Alat olahraga yang tidak pernah dipakai

Alat olahraga yang hanya tersimpan tanpa digunakan sering menunjukkan adanya keinginan untuk hidup lebih sehat yang belum berhasil dijalankan.

Penelitian dari jurnal Nature menyebutkan bahwa olahraga memang dapat membantu meredakan depresi, tetapi orang yang sedang tidak bahagia biasanya kesulitan memulai kebiasaan tersebut.

11. Makanan kedaluwarsa di kulkas

Makanan yang basi atau kedaluwarsa sering ditemukan di rumah orang yang sedang mengalami tekanan emosional.

Hal ini terjadi karena mereka kehilangan energi untuk membersihkan rumah atau lebih sering memilih membeli makanan cepat saji dibanding memasak sendiri. Akibatnya, bahan makanan di rumah dibiarkan menumpuk hingga rusak.

Nah, itulah beberapa barang di rumah yang tanpa disadari bisa menjadi tanda seseorang sedang merasa tidak bahagia. Meski terlihat sepele, kebiasaan menyimpan benda tertentu dapat berkaitan dengan kondisi emosional dan kesehatan mental seseorang.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

ADVERTISEMENT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda