moms-life
Doa Berkurban Idul Adha Lengkap dengan Waktu & Cara Menyembelih Hewan Kurban yang Benar
HaiBunda
Rabu, 27 May 2026 08:00 WIB
Daftar Isi
- Bacaan doa di Hari Raya Idul Adha
- Kapan niat kurban Idul Adha dibaca?
- Bacaan niat berkurban Idul Adha
- Kapan waktu terbaik menyembelih hewan kurban Idul Adha 2026?
- Doa ketika berkurban Idul Adha agar Hewan Kurban menjadi berkah
- Doa menyembelih hewan kurban Idul Adha
- Doa menyembelih hewan kurban Idul Adha untuk diri sendiri
- Doa menyembelih kurban Idul Adha untuk orang lain
- Doa lengkap untuk shohibul qurban
- Tata cara menyembelih hewan kurban
Hari Raya Idul Adha menjadi salah satu momen istimewa bagi umat Islam. Pada perayaan ini, umat Muslim dianjurkan melaksanakan ibadah kurban sebagai bentuk ketaatan dan rasa syukur kepada Allah SWT. Ibadah tersebut dilakukan dengan menyembelih hewan ternak seperti kambing, sapi, maupun unta sesuai syariat Islam.
Dalam pelaksanaannya, terdapat sejumlah amalan yang dianjurkan, mulai dari membaca niat kurban, doa ketika menyembelih hewan, hingga memahami waktu terbaik pelaksanaan kurban. Tidak hanya itu, tata cara penyembelihan hewan kurban juga perlu diperhatikan agar ibadah yang dilakukan sah dan sesuai tuntunan Rasulullah SAW.
Lalu, bagaimana bacaan doa berkurban Idul Adha lengkap beserta waktu dan tata cara menyembelih hewan kurban yang benar? Simak penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut ini ya, Bunda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bacaan doa di Hari Raya Idul Adha
Dikutip dari buku Doa-Doa Mustajab karya Abu Qalbina, berikut bacaan doa yang dapat dipanjatkan pada Hari Raya Idul Adha.
اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ ، اللهُ أَكْبَرُ
Arab latin: Allaahu akbar, allaahu akbar, allaahu akbar.
Artinya: "Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar"
Kemudian lanjutkan dengan membaca:
الله أَكْبَرُ كَبيراً، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثيراً ، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً، لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ، لَا إِلَهَ إلا اللهُ وَحْدَهُ، صَدَقَ وَعْدَهُ، وَنَصَرَ عَبْدَهُ، وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ
Arab latin: Allaahu akbar kabiiraw walhamdu lillaahi katsiiraa. Wa sub- haar laahi bukkrataw wa ashiilaa. Laa ilaaha illal laahu wa laa na'budu ilaa aahu mukhlishiina lahud diin. Walaw karihal kaafiruun. Laa ilaa- ha illa llahu wahdah shadaqa wa'dah. Wa nashara 'abdahu wa hazamal ahzaaba wahdah. Laa ilaha illal laahu wal laahu akbar.
Artinya: "Allah Maha Besar, segala puji dengan pujian sebanyak-banyaknya hanya milik Allah. Maha Suci Allah pada waktu pagi dan sore hari. Tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, dan kami tidak meng- hamba kecuali kepada Allah dengan memurnikan agama kepada-Nya walaupun orang-orang kafir membencinya. Tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, Yang Maha Esa, janjinya pasti benar dan dia menolong hamba-Nya. Dan menghancurkan persekutuan orang-orang kafir sendirian Tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, dan Allah Mahabesar."
|
Baca Juga : Ketahui Hukum Jual Daging Kurban, Haramkah?
|
Kapan niat kurban Idul Adha dibaca?
Mengutip dari detikcom, niat kurban umumnya dibaca ketika proses penyembelihan hewan kurban dilakukan.
Namun, apabila penyembelihan diwakilkan kepada orang lain, niat dari orang yang berkurban tetap dianggap sah selama sudah berniat dalam hati, meskipun penyembelih tidak mengucapkan niat khusus atau bahkan tidak mengetahui bahwa hewan tersebut merupakan hewan kurban.
Keterangan ini juga dijelaskan oleh Syekh Abu Bakar bin Muhammad Syatho Ad-Dimyathi dalam kitab I’anatuth Thalibin berikut ini:
وإذا وكل به كفت نية الموكل، ولا حاجة لنية الوكيل، بل لو لم يعلم أنه مضح لم يضر
Artinya: "Jika seseorang mewakilkan penyembelihan kurban kepada orang lain, maka hanya niat dari orang yang mewakilkan yang diperlukan. Niat dari orang yang menerima perwakilan (penyembelih) tidak diperlukan. Bahkan jika penyembelih tidak mengetahui bahwa hewan yang disembelih adalah hewan kurban, hal tersebut tidak menjadi masalah." (Syekh Abu Bakar bin Muhammad Syatho Ad-Dimyathi, I'anatuht Thalibin, [Darul Fikr: cet I, 1997], juz 2, halaman 379-380)
Sementara itu, sebagian ulama memiliki pandangan berbeda mengenai waktu niat kurban. Ada yang membolehkan niat dilakukan saat menyerahkan hewan kepada penyembelih maupun ketika proses penyembelihan berlangsung.
Bahkan, terdapat pendapat yang menyebutkan bahwa jika belum ada niat sebelumnya, maka penyembelih dapat membantu meniatkannya.
Pendapat tersebut dijelaskan dalam kitab Hasyiyah Qalyubi wa Amirah karya Qalyubi dan Amirah, berikut ini:
(وَإِنْ وَكَّلَ بِالذَّبْحِ نَوَى عِنْدَ إعْطَاءِ الْوَكِيلِ) مَا يُضَحَّي بِهِ (أَوْ) عِنْدَ (ذَبْحِهِ) التَّضْحِيَةَ بِهِ، وَقِيلَ: لَا تَكْفِي النِّيَّةُ عِنْدَ إعْطَائِهِ وَلَهُ تَفْوِيضُهَا إلَيْهِ أَيْضًا وَفِي الرَّوْضَةِكَأَصْلِهَا يَجُوزُ تَقْدِيمُ النِّيَّةِ عَلَى الذَّبْحِ فِي الْأَصَحِّ الْمَبْنِيِّ عَلَيْهِ جَوَازُهَا عِنْدَ إعْطَاءِ الْوَكِيلِ فَيُقَيَّدُ اشْتِرَاطُهَا عِنْدَ الذَّبْحِ بِمَا إذَا لَمْ تَتَقَدَّمْهُ
Artinya: ""Dan jika seseorang mewakilkan penyembelihan (hewan kurban) maka niatnya dilakukan saat menyerahkan kepada yang mewakili (penyembelih) atau saat menyembelih hewan kurban tersebut. Namun ada yang berpendapat bahwa niat saat menyerahkannya saja tidak cukup, sehingga pelaksana penyembelihan juga perlu meniatkannya. Dalam kitab Raudhatul Talibin sebagaimana aslinya, diperbolehkan mendahulukan niat sebelum penyembelihan menurut pendapat yang lebih sahih, yang berdasar pada kebolehan niat saat menyerahkan kepada yang mewakili. Oleh karena itu, syarat niat saat penyembelihan hanya berlaku jika niat belum didahulukan sebelumnya." (Qalyubi dan Amirah, Hasyiyah Qalyubi wa Amirah, [Darul Fikr: Beirut, 1995], juz 4, hal. 254).
Bacaan niat berkurban Idul Adha
Bacaan niat berkurban Idul Adha dapat disesuaikan dengan tujuan pelaksanaannya, baik untuk diri sendiri maupun atas nama keluarga. Berikut lafal niat kurban Idul Adha untuk pribadi dan keluarga.
1. Bacaan niat kurban untuk diri sendiri
نويت أن أاضحي للهِ تَعَالى
Arab Latin: Nawaitu An Udhahhi Lillaahi Ta'ala.
Artinya: Saya niat berkurban karena Allah Ta'ala.
2. Bacaan niat kurban untuk keluarga
اللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّي يَا كَرِيمُ
Arab Latin: Allahumma hadzihi minka wa ilaika fataqabbal minni ya karim.
Artinya: Ya Tuhanku, hewan ini merupakan nikmat dari-Mu, dan dengan ini aku bertaqarrub kepada-Mu. Karena-Mu, wahai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah kurbanku.
Kapan waktu terbaik menyembelih hewan kurban Idul Adha 2026?
Penyembelihan hewan kurban dilakukan sesuai ketentuan syariat Islam dan hanya dapat dilaksanakan pada waktu yang telah ditetapkan dalam kalender Hijriah. Berikut jadwal pelaksanaan kurban Idul Adha 2026:
- 10 Dzulhijjah 1447 H (27 Mei 2026)
Hari Raya Idul Adha sekaligus waktu paling utama untuk menyembelih hewan kurban, yaitu setelah salat Id dilaksanakan. - 11 Dzulhijjah 1447 H (28 Mei 2026)
Hari Tasyrik pertama yang masih diperbolehkan untuk penyembelihan kurban. - 12 Dzulhijjah 1447 H (29 Mei 2026)
Hari Tasyrik kedua. - 13 Dzulhijjah 1447 H (30 Mei 2026)
Hari Tasyrik ketiga sekaligus batas akhir penyembelihan hewan kurban sebelum matahari terbenam.
Sebagian besar ulama sepakat bahwa waktu paling afdal untuk menyembelih hewan kurban adalah segera setelah pelaksanaan salat Idul Adha pada 10 Dzulhijjah.
Doa ketika berkurban Idul Adha agar Hewan Kurban menjadi berkah
Selain membaca niat, umat Islam juga dianjurkan memanjatkan doa saat menyembelih hewan kurban agar ibadah yang dilakukan membawa keberkahan. Berikut bacaan doa berkurban yang diriwayatkan oleh Imam Muslim.
بِسْمِ اللهِ اَللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنْ مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ وَمِنْ أُمَّةِ مُحَمَّدٍ
Latin: Bismillahi, Allahumma taqobbal min Muhammad wa aali Muhammad, wa min ummati Muhammad.
Artinya: "Dengan nama Allah. Ya Allah, terimalah (kurban) ini dari Muhammad, keluarga Muhammad, dan umat Muhammad."
Sementara itu, saat hendak menyembelih hewan kurban, umat Muslim dianjurkan untuk membaca doa berikut ini.
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّآ ۖ إِنَّكَ أَنتَ السَّمِيعُ ٱلْعَلِيمُ
Latin: Rabbanaa taqabbal minnaa, innaka antas-samii'ul-'aliim.
Artinya: "Ya Tuhan kami, terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."
Doa menyembelih hewan kurban Idul Adha
Mengutip buku Sukses Dunia-Akhirat Dengan Doa-Doa Harian karya Mahmud Asy-Syafrowi, berikut bacaan doa menyembelih hewan kurban yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.
بِسْمِ اللهِ، وَاللهُ أَكْبَرُ، اللَّهُمَّ مِنْكَ وَلَكَ، اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنِّي
Arab Latin: Bismillahi wallahu akbar. Allahumma minka wa laka. Allahumma taqabbal minnii.
Artinya: "Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, (ternak ini) dari-Mu dan untuk-Mu. Ya Allah, terimalah qurban ini dariku." (HR. Muslim dan Baihaqi).
Doa menyembelih hewan kurban Idul Adha untuk diri sendiri
Berikut ini doa menyembelih hewan qurban yang bisa dibaca untuk diri sendiri:
اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ
Arab Latin: Allâhumma hâdzihî minka wa ilaika, fataqabbal minnî yâ karîm
Artinya: "Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub kepada-Mu. Karenanya hai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrubku."
Doa menyembelih kurban Idul Adha untuk orang lain
Doa menyembelih hewan kurban tersebut dibaca apabila proses penyembelihan dilakukan langsung oleh shohibul kurban. Namun, jika penyembelihan diwakilkan kepada orang lain, maka terdapat sedikit perbedaan pada bacaan doanya.
Berikut doa menyembelih hewan kurban untuk orang lain.
بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ اللَّهُمَّ مِنْكَ وَ إِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنْ .....
Arab Latin: Bismillah Wallahu Akbar, Allahumma minka wa ilaika, Fataqabbal min ... (sebut nama shahibul qurban)
Artinya: Dengan nama Allah dan Allah Maha Besar, Ya Allah, qurban ini dari-Mu dan untuk-Mu, terimalah qurban ... (Sumber: Kifayah Al-Akhyar)
Doa lengkap untuk shohibul qurban
Selain doa utama, terdapat beberapa bacaan lain yang dianjurkan untuk dibaca sebelum proses penyembelihan hewan kurban. Berikut rangkaian doa menyembelih hewan kurban selengkapnya.
1. Baca Basmalah
بِسْمِ اللهِ
Arab Latin: Bismillah
Artinya: "Dengan nama Allah" Lebih sempurna "Bismillâhir rahmânir rahîm"
Untuk menyempurnakan bacaan bismilah, umat muslim dapat membaca di bawah ini:
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Arab Latin: Bismillahirrahmanirrahim
Artinya: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, lagi Maha Penyayang"
2. Baca Salawat untuk Rasulullah SAW
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Arab Latin: Allâhumma shalli alâ sayyidinâ muhammad, wa alâ âli sayyidinâ muhammad.
Artinya: "Tuhanku, limpahkan rahmat untuk Nabi Muhammad SAW dan keluarganya."
3. Takbir Tiga Kali dan Tahmid Sekali
اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلهِ الْحَمْدُ
Arab Latin: Allâhu akbar, Allâhu akbar, Allâhu akbar, walillâhil hamd
Artinya: "Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji bagi-Mu."
4. Doa Menyembelih
اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ
Arab Latin: Allâhumma hâdzihî minka wa ilaika, fataqabbal minnî yâ karîm
Artinya: "Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub kepada-Mu. Karenanya hai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrubku."
Tata cara menyembelih hewan kurban
Penyembelihan hewan kurban merupakan salah satu rangkaian penting dalam ibadah Idul Adha. Karena itu, pelaksanaannya perlu mengikuti aturan dan tata cara yang sesuai dengan syariat Islam agar ibadah kurban menjadi sah dan bernilai ibadah.
Mengutip pada penjelasan dari Muhammadiyah dan Kementerian Agama wilayah Kalimantan Tengah, berikut tata cara menyembelih hewan kurban menurut syariat Islam:
1. Menggunakan pisau yang tajam
Sebelum penyembelihan dilakukan, pastikan alat yang digunakan dalam kondisi tajam agar proses penyembelihan berjalan cepat dan tidak menyiksa hewan.
Anjuran ini sebagaimana dijelaskan dalam hadis riwayat Muslim yang memerintahkan umat Islam untuk memperlakukan hewan dengan baik, termasuk saat menyembelihnya.
2. Mengarahkan hewan ke kiblat
Saat proses penyembelihan, penyembelih dan hewan kurban dianjurkan menghadap ke arah kiblat. Posisi leher hewan yang akan disembelih diarahkan ke kiblat sebagai bentuk penghambaan dan pendekatan diri kepada Allah SWT. Posisi kepala hewan dapat berada di sisi utara maupun selatan.
3. Membaca doa sebelum menyembelih
Setelah hewan diposisikan menghadap kiblat, penyembelih dianjurkan membaca basmalah, takbir, serta doa penyembelihan kurban sebagaimana yang telah diajarkan dalam syariat Islam.
4. Menyembelih sesuai ketentuan
Penyembelihan dilakukan dengan memotong saluran makanan dan saluran pernapasan pada bagian leher hingga terputus agar hewan cepat mati. Untuk hewan yang memiliki leher panjang, penyembelihan dilakukan di pangkal leher.
Apabila hewan sulit dikendalikan, agresif, atau berada di tempat yang menyulitkan, penyembelihan dapat dilakukan pada bagian tubuh lain selama kematian hewan disebabkan oleh proses penyembelihan dan tetap menyebut nama Allah SWT.
5. Menguliti hewan setelah benar-benar mati
Proses pengulitan baru boleh dilakukan setelah hewan dipastikan telah mati sepenuhnya. Hal ini dilakukan sebagai bentuk perlakuan yang baik terhadap hewan sembelihan.
Itulah kumpulan doa berkurban Idul Adha lengkap beserta waktu dan tata cara menyembelih hewan kurban sesuai syariat Islam. Semoga membantu.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)ARTIKEL TERKAIT
Mom's Life
Lebih Baik Akikah atau Kurban Dahulu? Ini Menurut Islam
Mom's Life
Tanggal Berapa Idul Adha 2025 Lebaran Haji? Ini Prediksi Jadwal Pemerintah & Muhammadiyah
Mom's Life
Doa Menyembelih Hewan Kurban untuk Diri Sendiri dan Orang Lain
Mom's Life
5 Cara Memilih Hewan Kurban Idul Adha Sesuai Sunnah
Mom's Life
Hukum Kurban untuk Keluarga yang Sudah Meninggal
7 Foto
Mom's Life
7 Potret Momen Artis Rayakan Idul Adha 2023, Ada yang di Washington DC
HIGHLIGHT
ADVERTISEMENT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
3 Resep Sop Tulang Sapi yang Dagingnya Empuk dengan Kuah Berlimpah Enak Banget
Cara Membuat Sate Kambing yang Empuk, Tidak Bau, dan Anti Alot
Perbedaan Daging Sapi dan Kambing, Kenali Agar Tidak Keliru!