Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

7 Kepribadian Orang yang Tak Suka Posting Kehidupan di Medsos, Dikenal Tak Suka Drama & Kepalsuan

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Selasa, 26 May 2026 12:20 WIB

Ilustrasi Perempuan dan Ponsel
Ilustrasi Kepribadian Orang yang Tak Suka Posting Kehidupan di Medsos, Dikenal Tak Suka Drama & KepalsuanFoto: Getty Images/iStockphoto/miya227
Daftar Isi
Jakarta -

Media sosial (medsos) kini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Media sosial sudah digunakan sebagai sarana untuk berbagi informasi hingga membangun relasi.

Banyak orang juga memanfaatkan media sosial untuk mem-posting kehidupan pribadinya. Mereka memilih untuk membagikan aktivitas sehari-hari lantaran dengan beragam alasan.

Meski begitu, ada juga yang lebih memilih untuk tidak membagikan apa pun di media sosial. Orang-orang ini tidak suka mem-posting kehidupan pribadi di medsos karena urusan privasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Nah, seseorang yang tidak suka mem-posting kehidupan pribadi di media sosial umumnya memiliki ciri kepribadian yang khas. Simak ciri kepribadiannya berikut ini ya, Bunda!

Ciri kepribadian orang yang tidak pernah posting di medsos

Melansir dari Your Tango, berikut 7 ciri kepribadian orang yang suka dan tidak pernah posting kehidupan pribadi di media sosial:

1. Seorang pemikir yang mendalam

Penelitian yang diterbitkan di Brain Sciences mengatakan bahwa berada di media sosial dan terus-menerus terlibat dengan utusan daring bisa berdampak negatif pada proses kognitif dan pemikiran kritis. Itulah mengapa orang yang tidak pernah mem-posting kehidupan pribadi mereka di media sosial biasanya dikenal sebagai pemikir mendalam.

Mereka menetapkan batasan yang melindungi pikiran dan otak dari kelebihan beban yang terus-menerus. Saat mereka berkumpul dengan orang terdekat, mereka akan menciptakan hobi di luar jaringan internet yang benar-benar menambah nilai bagi kehidupan, baik secara sosial maupun internal.

2. Memiliki batasan diri yang kuat

Orang-orang yang tidak pernah mem-posting kehidupan pribadi memiliki kesadaran diri untuk menetapkan batasan. Mereka biasanya cukup cerdas secara emosional dan percaya diri untuk tetap berpegang pada batasan tersebut.

Menetapkan batasan dengan media sosial, seperti memblokir akun yang tidak bermanfaat atau menjaga privasi detail pribadi, mungkin tidak selalu mudah. Tetapi, hal tersebut dapat membangun hubungan yang lebih sehat dengan ponsel dan bahkan melindungi kesehatan mental seseorang.

3. Tidak suka kehidupan penuh drama

Orang-orang yang tidak pernah mengunggah kehidupan pribadi di media sosial biasanya adalah pribadi yang tidak suka drama. Mereka tidak mau mencari validasi dan perhatian dari postingan karena menghindari drama yang tak penting.

Orang-orang ini biasanya tidak tertekan untuk kembali ke media sosial hanya karena ingin mencari kepuasan. Mereka memiliki batasan yang melindungi dari pengaruh emosi negatif.

4. Memiliki disiplin diri yang baik

Penelitian yang diterbitkan di PLOS One tahun 2021 mengungkap bahwa orang-orang dengan kontrol diri dan disiplin yang buruk di media sosial cenderung mengalami penurunan kepuasan hidup dan kesadaran diri dalam rutinitas sehari-hari. Orang-orang ini juga sering kali merusak identitas dan citra diri mereka sendiri.

Sebaliknya, mereka yang tidak pernah mem-posting kehidupan pribadi di medsos akan memiliki kedisiplinan diri yang baik. Mereka tidak takut untuk menjauh dari keramaian demi kesejahteraan dan identitas mereka sendiri.

5. Otentik dan tidak suka kepalsuan

Pada dasarnya, orang yang memiliki batasan di media sosial adalah pribadi yang otentik. Mereka menciptakan gaya hidup yang sesuai dengan diri mereka sendiri, bukan berdasarkan pengguna medsos atau interaksi secara online.

Studi yang diterbitkan di Computers in Human Behavior, mengungkap bahwa orang yang menganggap diri mereka otentik di media sosial akan mengalami kepuasan hidup, kesehatan mental, dan citra diri yang lebih baik.

7. Merasa yakin dengan identitas diri sendiri

Orang yang tidak pernah mengunggah kehidupan pribadi mereka di media sosial juga cenderung tidak terjebak dalam budaya perbandingan. Mereka tidak membandingkan kehidupan yang dijalani dengan postingan orang lain yang telah diedit secara online. Mereka terlalu sibuk menjalani hidup untuk mencapai kebahagiaan.

Sebaliknya, bagi orang yang cenderung membandingkan diri mereka dengan orang lain, kebiasaan media sosial dan depresi menjadi saling terkait. Mereka mungkin merasa kehilangan identitas karena terlalu sering membandingkan dirinya dengan orang lain.

7. Cerdas dan mampu mengendalikan emosi

Mereka yang tidak pernah membagikan kehidupan pribadi di media sosial biasanya memiliki kecerdasan emosional yang tinggi, Bunda. Pasalnya, dibutuhkan kesadaran diri dan pengaturan diri yang besar untuk menghindari tekanan berinteraksi dan mem-posting secara online.

Orang-orang ini tidak mencari validasi dengan mem-posting untuk orang lain secara online. Tapi, mereka tetap bisa berempati dengan cara yang hanya dapat dimiliki oleh orang-orang yang memilik

Demikian 7 ciri kepribadian orang yang tidak pernah posting di media sosial.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

ADVERTISEMENT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda