moms-life
Mengenal Krokot, Tanaman Liar yang Punya Banyak Manfaat untuk Kesehatan
HaiBunda
Sabtu, 23 May 2026 16:00 WIB
Sering melihat tanaman krokot di luar rumah? Jangan diremehkan, tanaman liar ini punya banyak manfaat kesehatan lho, Bunda.
Krokot atau Portulaca oleracea selama ini sering dianggap tanaman liar yang tumbuh di pekarangan rumah, sela trotoar, hingga area kebun. Padahal tanaman berdaun kecil ini ternyata menyimpan banyak manfaat kesehatan berkat kandungan nutrisi dan senyawa aktif di dalamnya.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa krokot memiliki potensi membantu menjaga kadar gula darah, melindungi kesehatan jantung, hingga mempercepat penyembuhan luka. Dalam 100 gram krokot mentah, terkandung sekitar 16 kalori, 1,3 gram protein, vitamin A, vitamin C, kalium, magnesium, kalsium, hingga zat besi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kandungan omega-3 dan antioksidan di dalamnya juga cukup tinggi sehingga membuat tanaman ini mulai banyak dilirik sebagai bahan pangan sehat.Â
Manfaat tanaman krokot untuk kesehatan
Mengutip Tuasaude, berikut manfaat tanaman krokot untuk kesehatan.
1. Membantu mengontrol gula darah
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa ekstrak krokot dapat membantu mengatur kadar gula darah. Para peneliti menemukan kalau tanaman ini berpotensi memperbaiki metabolisme glukosa sekaligus meningkatkan sensitivitas insulin dalam tubuh.
Ahli gizi menekankan bahwa manfaat tersebut akan lebih optimal jika krokot dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat dan seimbang. Untuk itu, krokot tidak bisa dijadikan pengganti obat diabetes, tapi pelengkap gaya hidup sehat.
2. Kaya anti oksidan yang baik untuk kesehatan
Krokot mengandung berbagai antioksidan penting, seperti vitamin C, quercetin, apigenin, gallotannin, dan omega-3. Senyawa tersebut berfungsi melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Menurut peneliti, konsumsi makanan kaya antioksidan secara rutin dapat membantu memperkuat sistem imun, mengurangi risiko penuaan dini hingga membantu menurunkan risiko beberapa jenis kanker.
Kandungan nutrisi pada krokot membuat tanaman ini dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh.
3. Meredakan radang sendi
Penelitian laboratorium juga menemukan bahwa ekstrak krokot memiliki sifat antiinflamasi. Dalam studi pada hewan, efek tanaman ini disebut mirip dengan beberapa jenis kortikosteroid yang biasa digunakan untuk menangani peradangan.
Untuk itu, krokot dinilai berpotensi membantu meredakan gejala arthritis atau radang sendi. Namun para ahli mengingatkan bahwa penelitian lebih lanjut pada manusia masih diperlukan untuk memastikan efektivitas dan keamanannya.
4. Punya sifat antibakteri
Manfaat lain dari krokot adalah sifat antibakterinya. Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak tanaman ini mampu melawan beberapa jenis bakteri seperti Klebsiella pneumoniae, Pseudomonas aeruginosa, Streptococcus pyogenes, dan Staphylococcus aureus.
Menariknya, efek antibakteri tersebut tetap terlihat pada beberapa bakteri yang diketahui memiliki resistensi terhadap antibiotik tertentu. Temuan ini membuat krokot semakin menarik untuk diteliti dalam dunia kesehatan.
5. Bagus untuk jantung dan tekanan darah
Kandungan omega-3 pada krokot dipercaya dapat membantu menjaga kesehatan jantung. Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa tanaman ini berpotensi membantu mengontrol kadar kolesterol dan trigliserida sehingga risiko penyakit kardiovaskular dapat berkurang.
Selain itu, kandungan kalium yang tinggi pada krokot juga disebut dapat membantu menurunkan tekanan darah. Efek diuretik alami dari tanaman ini turut membantu tubuh mengontrol tekanan darah dengan lebih baik.
6. Bisa melindungi lambung
Flavonoid seperti kaempferol, quercetin, dan apigenin dalam krokot diketahui dapat membantu melindungi lapisan lambung. Senyawa tersebut menciptakan perlindungan alami yang membuat risiko tukak lambung atau maag menjadi lebih rendah.
7. Mempercepat penyembuhan luka
Tak hanya dikonsumsi, krokot juga sering digunakan secara tradisional untuk pengobatan luar. Daun dan batangnya yang ditumbuk dipercaya dapat membantu mempercepat penyembuhan luka ringan dan luka bakar dengan cara mengurangi area luka serta memperkuat jaringan kulit yang sedang pulih.
8. Mudah diolah
Krokot cukup mudah diolah menjadi berbagai menu sehat. Daunnya bisa dicampurkan ke dalam salad, sup, atau tumisan.
Tanaman ini juga dapat diseduh menjadi teh dengan cara merendam sekitar 50 gram daun krokot dalam 1 liter air panas selama 5 hingga 10 menit. Selain itu, krokot dapat dijadikan jus segar dengan campuran nanas, lemon, mentimun, dan air. Kombinasi tersebut menghasilkan minuman sehat yang kaya vitamin dan menyegarkan.
Krokot tidak boleh dikonsumsi berlebihan
Meski memiliki banyak manfaat, konsumsi krokot tetap perlu diperhatikan. Tanaman ini mengandung asam oksalat cukup tinggi sehingga sebaiknya dihindari oleh orang yang memiliki riwayat batu ginjal.
Para ahli juga mengingatkan bahwa konsumsi berlebihan dapat memicu gangguan pencernaan seperti sakit perut dan mual. Oleh sebab itu, konsultasi dengan dokter atau ahli gizi dianjurkan sebelum mengonsumsi krokot secara rutin, terutama bagi Bunda dengan kondisi kesehatan tertentu.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mom's Life
5 Tanaman untuk Ide Bisnis dengan Modal Sedikit tapi Bisa Untung, Coba di Rumah!
Mom's Life
13 Tanaman Hias Viral yang Tidak Boleh Ditanam di Depan Rumah
Mom's Life
10 Tren Tanaman Hias 2025, Sudah Ada di Rumah Bun?
Mom's Life
15 Tanaman Hias Pembawa Keberuntungan dan Rezeki di 2025
Mom's Life
5 Tanaman Hias Tahan Panas & Mudah Dirawat, Bikin Rumah Bunda Makin Cantik
5 Foto
Mom's Life
Potret Sudut Rumah Rossa yang Dipenuhi Tanaman Hias
HIGHLIGHT
ADVERTISEMENT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
25 Tanaman Hias untuk Meja Kantor hingga Ruang Makan, Bikin Aesthetic dan Segar
3 Jenis Tumbuhan Baru Ditemukan di Indonesia, Ada yang 40 Tahun Jadi Misteri
Mengenal Potpourri, Pengharum Ruangan dari Bunga Kering yang Bisa DIY di Rumah