Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Ciri Perempuan Bermental Kuat Menurut Psikologi, Bukan Sekadar Tahan Banting

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Jumat, 22 May 2026 06:50 WIB

Ilustrasi Perempuan Sukses Kerja
Ciri Perempuan Bermental Kuat Menurut Psikologi, Bukan Sekadar Tahan Banting/ Foto: Getty Images/iStockphoto/nathaphat
Daftar Isi
Jakarta -

Kepribadian orang bermental kuat tercermin dari caranya dalam menghadapi tekanan dan ketika mengambil keputusan. Orang yang bermental kuat biasanya tidak mudah menyerah saat mengalami kegagalan, Bunda.

Bagi mereka, memiliki kepribadian yang kuat juga sangat penting dalam menjalin relasi. Pasalnya, banyak orang menyukai perempuan yang bermental kuat, terutama ketika dihadapkan dengan masalah.

"Perempuan dengan ketangguhan mental lebih mungkin mengambil peran kepemimpinan, memberikan contoh positif bagi orang lain, dan menginspirasi orang-orang di sekitar mereka untuk mengatasi rintangan dan mencapai kesuksesan," kata Dr. Nicole Andreoli, Ph.D, dari Pathways Psychological Services, dilansir laman Parade.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Ciri kepribadian perempuan bermental kuat

Ada beberapa ciri kepribadian yang khas dari perempuan bermental kuat. Simak penjelasannya berikut ini, Bunda!

1. Tidak suka membandingkan diri dengan orang lain

Dikutip dari CNBC, orang yang bermental kuat cenderung tidak suka membandingkan dirinya sendiri dengan orang lain. Mereka tidak suka membandingkan kebahagiaan, kekayaan, dan penampilan dengan orang lain karena akan menguras kekuatan mentalnya.

Bagi orang-orang ini, satu-satunya orang yang dapat dibandingkan adalah dirinya sendiri. Mereka ingin terus menjadi yang terbaik dengan membandingkan diri sendiri di masa lalu.

2. Tidak menuntut kesempurnaan

Perempuan yang bermental kuat biasanya dikenal sebagai perfeksionis. Namun pada kenyataannya, orang-orang ini malah menganggap sikap perfeksionisme justru akan menghambat untuk mencapai tujuan, Bunda.

Mereka tidak pernah menuntut kesempurnaan, termasuk dalam memutuskan hal penting dalam kehidupan. Bagi orang-orang ini, menetapkan ekspektasi tinggi untuk diri sendiri harus dibarengi dengan sikap bijak untuk menerima kesalahan.

3. Tidak melihat kerentanan sebagai kelemahan

Dibutuhkan kekuatan untuk membuka diri dan mengambil risiko terluka. Orang yang bermental kuat memiliki kekuatan ini dan tidak pernah menganggap kerentanan sebagai kelemahannya, Bunda. Bagi mereka, bersikap rentan dapat menjadi kunci untuk membentuk hubungan yang lebih sehat dan bahagia.

"Perempuan dengan ketahanan tinggi mampu mengatasi tekanan luar biasa dan menemukan cara untuk beradaptasi dengan keadaan hidup baru, yang merupakan elemen penting dari ketangguhan mental," kata psikolog klinis, Dr. Erisa M. Preston, Psy.D.

4. Kemampuan untuk beradaptasi

Ketangguhan bukan soal 'berdiri teguh'. Terkadang, itu berarti berpegang teguh pada batasan dan keyakinan, terutama ketika Bunda menghadapi kesulitan. Di lain waktu, ketangguhan juga dapat berubah menjadi kemampuan beradaptasi yang baik.

"Perempuan yang tangguh secara mental bersifat fleksibel dan mudah beradaptasi dalam menghadapi perubahan. Mereka bersedia menyesuaikan rencana, strategi, dan tujuan sesuai kebutuhan, tanpa merasa kewalahan atau keinginan untuk menyerah," ungkap Andreoli.

5. Mampu mengatasi tekanan dan kemunduran

Orang bermental kuat memiliki 'daya apung'. Istilah psikologis ini merujuk pada kemampuan seseorang untuk mengatasi tekanan dan kemunduran dalam kesehariannya.

"Perempuan dengan daya tahan tinggi dapat mengatasi stres biasa tanpa membiarkannya menumpuk. Hal tersebut penting untuk manajemen stres secara keseluruhan dan merupakan faktor ketangguhan mental yang diperlukan dalam hidup," kata Preston.

6. Akuntabilitas atau bertanggung jawab

Ketangguhan mental bukan berarti kesempurnaan. Perempuan yang tangguh secara mental mampu mengakui kesalahan mereka dan bertanggung jawab atas kesalahan yang telah dilakukan.

"Perempuan yang tangguh secara mental bertanggung jawab atas tindakan mereka. Jika mereka melakukan kesalahan, mereka mengakuinya dan berusaha sebaik mungkin untuk memperbaiki hubungan," kata psikolog dan salah satu pendiri Phoenix Health, Dr. Emily Guarnotta, Psy.D.

7. Pribadi yang tegas

Perempuan yang tangguh secara mental biasanya memiliki kemampuan untuk membela diri sendiri dan orang lain. Mereka suka mengutarakan pendapat tanpa rasa takut saat merasa tidak aman atau melihat orang lain kesusahan.

Di sisi lain, orang-orang ini juga suka mendengarkan, Bunda. Mereka dapat memberikan pandangan tegas bila dimintai pendapat dari suatu masalah.

8. Disiplin diri

Seseorang yang tangguh secara mental biasanya tidak membutuhkan omelan eksternal terus-menerus untuk tetap berada di jalur yang benar. Mereka memiliki disiplin diri yang baik untuk tidak terpengaruh dengan hal-hal yang tak penting.

"Perempuan dengan ketangguhan mental mampu mengendalikan impuls mereka, tetap termotivasi, dan mempertahankan pendekatan disiplin untuk mencapai tujuan. Mereka menetapkan tujuan yang jelas, membangun rutinitas, dan menindaklanjuti komitmen yang telah dibuat," ujar Andreoli.

9. Pembelajar yang baik

Seiring bertambahnya usia perempuan, keinginan untuk terbuka terhadap hal-hal baru sangat penting. Pada perempuan bermental kuat, keinginan untuk terus belajar akan terus muncul tanpa dipengaruhi oleh usia.

Mereka terbuka terhadap ide dan peluang baru. Bagi orang-orang ini, belajar dapat memungkinkan diri untuk berkembang menjadi lebih baik.

10. Mampu mengatasi emosi

Seorang perempuan yang tangguh secara mental tidak menghindari emosi, termasuk kesedihan dan ketakutan. Mereka memiliki cara untuk mengontrol emosi berlebihan yang dapat membebani diri sendiri.

"Kita semua mengalami perasaan negatif dari waktu ke waktu. Tapi, perempuan yang tangguh secara mental mengandalkan strategi untuk mengatasi masalah pada emosi dan berfokus pada solusi. Strategi ini termasuk mengelola respons emosional terhadap stres, misalnya dengan menulis jurnal atau bermeditasi," ungkap Guarnotta.

11. Tidak merendahkan orang lain untuk mengangkat diri sendiri

Merendahkan orang lain tidak akan membuat seseorang berada di puncak hierarki untuk waktu yang lama. Orang yang bermental kuat tak suka melakukannya, Bunda.

Orang-orang ini cenderung lebih suka mengangkat orang lain dan menjadi pendukung sejati. Hal tersebut membuat mereka jauh lebih mungkin untuk berhasil dan mencapai tujuan yang diinginkan.

12. Tidak menyalahkan diri sendiri ketika gagal

Perempuan yang tangguh secara mental mungkin berprestasi tinggi. Tetapi, mereka juga pasti pernah gagal dan tahu bahwa itu tidak apa-apa.

"Bagi banyak orang, kegagalan adalah akhir dari segalanya, tetapi bagi perempuan yang tangguh secara mental, kegagalan berarti ia perlu kembali ke titik awal dan mengubah strategi. Perempuan yang tangguh secara mental terinspirasi, bukan dikalahkan oleh kegagalan," kata Guarnotta.

13. Memiliki efikasi diri yang baik

Ciri kepribadian terakhir dari perempuan bermental kuat adalah memiliki efikasi diri yang baik. Konsep ini merujuk pada keyakinan bahwa seseorang dapat mengendalikan motivasi, perilaku, usaha, dan keterlibatannya dengan serangkaian variabel tertentu untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.

Sebagai contoh, seorang perempuan yang tangguh secara mental dan memiliki kesadaran diri mungkin tahu bahwa ia kurang memiliki bakat untuk menyelesaikan tugas tertentu. Tapi, ia tidak memandangnya sebagai kelemahan, tapi pelajaran berharga untuk bangkit kembali.

Demikian 13 ciri perempuan bermental kuat menurut psikologi. Apakah Bunda salah satu dari ciri-ciri ini?

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

ADVERTISEMENT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda