Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Kata Dokter Gizi soal Tren Ubi Cream Cheese yang Sedang Viral

Nadhifa Fitrina   |   HaiBunda

Jumat, 15 May 2026 12:50 WIB

Viral Dessert Ubi Cream Cheese
Ilustrasi Dessert Ubi Cream Cheese/Foto: Getty Images/Rus32
Jakarta -

Belakangan ini, ubi cream cheese tengah jadi dessert favorit sejumlah orang, Bunda. Camilan manis berbahan dasar ubi ini ramai di media sosial hingga diburu pengunjung di pusat perbelanjaan.

Selain karena sedang viral, ubi cream cheese dianggap pilihan camilan yang lebih sehat dibanding dessert manis lainnya. Hal ini karena ubi dinilai sebagai bahan makanan alami alias real food yang dianggap lebih menyehatkan.

Meski begitu, dokter spesialis gizi klinik, dr. Raissa E Djuanda, SpGK, mengingatkan bahwa tambahan topping tinggi gula dan lemak tetap bisa meningkatkan kandungan kalori pada dessert tersebut, Bunda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Ubi cream cheese tetap perlu dikonsumsi dengan bijak

Menurut dr. Raissa, ubi memang mengandung karbohidrat kompleks dan serat yang baik untuk tubuh. Namun, olahan ubi dengan tambahan topping kekinian belum tentu menjadi camilan sehat, terutama jika dikonsumsi berlebihan.

"Karena bahan utamanya ubi, jadi seakan-akan ini dessert atau snack sehat," ungkap dr. Raissa, dikutip dari laman detikcom, Jumat (15/5/2026).

Ia menjelaskan, penggunaan topping yang terlalu banyak seperti cream cheese dapat membuat kandungan kalori dan lemak pada makanan menjadi lebih tinggi.

"Yang perlu diperhatikan, jangan sampai makan berlebihan karena dianggap 'sehat'. Padahal total kalori, gula, dan lemaknya mungkin sama saja dengan dessert lain pada umumnya," katanya.

Hal serupa juga disampaikan dokter spesialis gizi klinik, dr. Tjandraningrum, SpGK. Ia menjelaskan bahwa ubi memang punya nilai gizi yang baik karena termasuk karbohidrat kompleks yang dicerna lebih lambat oleh tubuh.

"Sebenarnya kalau ubinya bagus ya, dia merupakan karbohidrat kompleks, jadi lambat diserap di dalam saluran cerna," ujarnya.

Namun, manfaat ubi bisa berkurang ketika dipadukan dengan topping tinggi lemak seperti cream cheese. Menurut dr. Tjandraningrum, kandungan lemak jenuh pada cream cheese cukup tinggi, sehingga perlu dibatasi konsumsinya.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

ADVERTISEMENT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda