moms-life
7 Kepribadian Orang yang Tidak Pernah Posting Kehidupan Pribadinya di Media Sosial
HaiBunda
Sabtu, 16 May 2026 11:20 WIB
Media sosial kini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat modern. Di era digital ini, media sosial (medsos) bukan hanya menjadi sarana untuk berbagi informasi, tapi juga berinteraksi dan membangun hubungan sosial.
Banyak orang memanfaatkan media sosial untuk mem-posting kehidupannya pribadi, Bunda. Namun, ada juga yang memilih untuk tidak membagikan apa pun di media sosial karena urusan privasi.
Orang-orang yang tidak pernah mem-posting kehidupan pribadi di media sosial biasanya memiliki ciri kepribadian yang khas. Simak ciri kepribadiannya berikut ini ya!
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ciri kepribadian orang yang tidak pernah posting di medsos
Melansir dari laman Your Tango, berikut tujuh ciri kepribadian orang yang tidak pernah posting kehidupan pribadi di media sosial:
1. Memiliki batasan diri yang kuat
Menetapkan batasan dengan media sosial, seperti memblokir akun yang tidak bermanfaat atau menjaga privasi detail pribadi, mungkin tidak selalu mudah. Tetapi, hal tersebut dapat membangun hubungan yang lebih sehat dengan ponsel dan bahkan melindungi kesehatan mental seseorang.
Orang-orang yang tidak pernah mem-posting kehidupan pribadi mereka di media sosial biasanya memiliki ciri kepribadian langka ini, Bunda. Mereka tidak hanya sadar diri untuk menetapkan batasan, tapi juga cukup cerdas secara emosional dan percaya diri untuk tetap berpegang pada batasan tersebut.
2. Tidak suka kehidupan penuh drama
Orang-orang yang tidak pernah mengunggah kehidupan pribadi di media sosial biasanya adalah pribadi yang tidak suka drama. Mereka tidak mau mencari validasi dan perhatian dari unggahan karena menghindari drama yang tak penting.
Orang-orang ini biasanya tidak tertekan untuk kembali ke media sosial hanya karena ingin mencari kepuasan. Mereka memiliki batasan yang melindungi dari pengaruh emosi negatif.
3. Seorang pemikir yang mendalam
Menurut sebuah studi dari Brain Sciences, berada di media sosial dan terus-menerus terlibat dengan utusan daring sering kali berdampak negatif pada proses kognitif dan pemikiran kritis. Itulah mengapa orang yang tidak pernah mem-posting kehidupan pribadi mereka di media sosial biasanya dikenal sebagai pemikir mendalam.
Mereka menetapkan batasan yang melindungi pikiran dan otak dari kelebihan beban yang terus-menerus. Saat mereka berkumpul dengan orang terdekat, mereka akan menciptakan hobi di luar jaringan internet yang benar-benar menambah nilai bagi kehidupan, baik secara sosial maupun internal.
4. Otentik dan tidak suka kepalsuan
Pada dasarnya, orang yang memiliki batasan di media sosial adalah pribadi yang otentik. Mereka menciptakan gaya hidup yang sesuai dengan diri mereka sendiri, bukan berdasarkan pengguna medsos atau interaksi secara online.
Menurut studi dari Computers in Human Behavior, orang yang menganggap diri mereka otentik di media sosial akan mengalami kepuasan hidup, kesehatan mental, dan citra diri yang lebih baik.
5. Memiliki disiplin diri yang baik
Penelitian yang diterbitkan di PLOS One tahun 2021 mengungkap bahwa orang-orang dengan kontrol diri dan disiplin yang buruk di media sosial cenderung mengalami penurunan kepuasan hidup dan kesadaran diri dalam rutinitas sehari-hari. Orang-orang ini juga sering kali merusak identitas dan citra diri mereka sendiri, Bunda.
Sebaliknya, mereka yang tidak pernah mem-posting kehidupan pribadi di medsos akan memiliki kedisiplinan diri yang baik. Mereka tidak takut untuk menjauh dari keramaian demi kesejahteraan dan identitas mereka sendiri.
6. Cerdas dan mampu mengendalikan emosi
Mereka yang tidak pernah membagikan kehidupan pribadi di media sosial biasanya memiliki kecerdasan emosional yang tinggi. Pasalnya, dibutuhkan kesadaran diri dan pengaturan diri yang besar untuk menghindari tekanan berinteraksi dan mem-posting secara online.
Orang-orang ini tidak mencari validasi dengan mem-posting untuk orang lain secara online. Tapi, mereka tetap bisa berempati dengan cara yang hanya dapat dimiliki oleh orang-orang yang memiliki batasan kuat dengan media sosial.
7. Merasa yakin dengan identitas diri sendiri
Orang yang tidak pernah mengunggah kehidupan pribadi mereka di media sosial juga cenderung tidak terjebak dalam budaya perbandingan. Mereka tidak membandingkan kehidupan yang dijalani dengan postingan orang lain yang telah diedit secara online. Mereka terlalu sibuk menjalani hidup untuk mencapai kebahagiaan.
Sebaliknya, bagi orang yang cenderung membandingkan diri mereka dengan orang lain, kebiasaan media sosial dan depresi menjadi saling terkait. Mereka mungkin merasa kehilangan identitas karena terlalu sering membandingkan dirinya dengan orang lain.
Demikian 7 ciri kepribadian orang yang tidak pernah posting di media sosial.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mom's Life
12 Tanda Seseorang Terlahir Egois Menurut Psikologi
Mom's Life
Simak 5 Kalimat yang Kerap Diucapkan oleh Orang Tak Kompeten
Mom's Life
11 Macam Kepribadian dari Cara Duduk, Gambarkan Sifat Periang hingga Perfeksionis
Mom's Life
7 Hal yang Bikin Bunda Memesona Selain Menggunakan Riasan Wajah
Mom's Life
Tanda Orang yang Diam-diam Benci pada Kita, Salah Satunya Kontak Mata
5 Foto
Mom's Life
5 Potret Wisuda S2 Psikologi Tsania Marwa, Anggun Berbalut Kebaya Merah
HIGHLIGHT
ADVERTISEMENT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
5 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Menarik Diri dari Kehidupan Sosial, Lebih Nyaman Sendiri
9 Ciri Kepribadian Orang Pendiam dan Tertutup
5 Ciri Kepribadian Orang yang Kurang Menyukai Keramaian Menurut Psikolog