Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Karyawan dengan Skill AI Digaji Lebih Tinggi? Ini Faktanya

Arina Yulistara   |   HaiBunda

Jumat, 15 May 2026 19:00 WIB

AI, Artificial Intelligence, technology smart robot AI, artificial intelligence by enter command prompt for generates something, Futuristic technology transformation, Chatbot, assistant, secretary
Ilustrasi karyawan dengan skill AI / Foto: Getty Images/Nirunya Juntoomma

Bunda bisa menggunakan AI dengan baik? Benarkah karyawan dengan skill AI bisa digaji lebih tinggi? Yuk simak faktanya, Bunda.

Kemampuan menggunakan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) semakin menjadi faktor penting dalam menentukan nilai seorang karyawan di pasar kerja. Menurut para pakar, pekerja yang mampu memanfaatkan AI untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi perusahaan kini memiliki peluang memperoleh gaji yang jauh lebih tinggi dibandingkan mereka yang belum menguasai teknologi tersebut.

Tren ini tidak hanya terjadi di industri teknologi, tapi juga meluas ke sektor perbankan, pemasaran, sumber daya manusia, manufaktur, hingga layanan pelanggan. Dengan semakin banyak perusahaan yang memasukkan kemampuan AI sebagai syarat utama dalam perekrutan, para pakar menilai bahwa keterampilan ini telah berubah dari sekadar nilai tambah menjadi kebutuhan dasar di dunia kerja modern.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Mari bahas mengenai skill AI yang semakin dibutuhkan di industri kerja digital dan modern.

Skill AI bisa meningkatkan gaji hingga 60 persen

CEO TeamLease Digital, Neeti Sharma, mengungkapkan bahwa pekerjaan yang memadukan kemampuan AI dengan bidang teknologi, Global Capability Centre (GCC), dan sektor perbankan serta jasa keuangan menawarkan premi gaji yang sangat tinggi.

“Posisi yang melengkapi pekerjaan dengan AI di sektor teknologi, GCC, dan perbankan kini memberikan premi gaji sebesar 30 persen hingga 60 persen. Ini menciptakan salah satu kesenjangan gaji terbesar di pasar kerja India,” kata Neeti Sharma, mengutip The Economics Time.

Seorang profesional senior di bidang AI atau machine learning di GCC dapat memperoleh gaji sekitar 58 sampai 60 lakh rupee per tahun atau setara Rp1 miliar. Sementara posisi dukungan TI tradisional rata-rata hanya menerima sekitar 12 lakh rupee per tahun, tentu jauh secara nominal.

Semakin banyak perusahaan yang secara resmi menghubungkan keterampilan AI dengan kompensasi karyawan. Diperkirakan dalam dua hingga tiga tahun ke depan, profesional AI dapat menikmati pertumbuhan gaji kumulatif sebesar 50 persen hingga 60 persen, sedangkan pekerja non-AI kemungkinan hanya memperoleh kenaikan sekitar 18 persen sampai 25 persen.

Skill AI dibutuhkan di banyak bidang

Head of Global Research Lightcast, Elena Magrini, menyampaikan bahwa hasil analisis lebih dari satu miliar lowongan pekerjaan menunjukkan pola yang sama di tingkat global.

“Iklan lowongan kerja semakin menekankan keterampilan AI dan ada indikasi kuat bahwa perusahaan bersedia membayar gaji premium bagi kandidat yang memilikinya,” kata Magrini dilansir dari CNBC International.

Setiap perlu mencantumkan setidaknya satu skill AI menawarkan gaji rata-rata 28 persen lebih tinggi dan lebih besar dibandingkan posisi tanpa persyaratan tersebut. Jika sebuah posisi mensyaratkan dua keterampilan AI atau lebih, premi gajinya meningkat hingga 43 persen.

Magrini mengungkapkan bahwa manfaat skill AI tidak terbatas pada programmer atau data scientist.

“Bukan hanya pengembang perangkat lunak atau ilmuwan data yang diuntungkan dari keterampilan AI. Profesional di bidang pemasaran, keuangan, hingga HR juga perlu mulai memikirkannya,” ujar Magrini.

Dengan semakin luasnya penggunaan AI di berbagai industri, mempelajari teknologi ini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan langkah strategis untuk meningkatkan nilai diri dan membuka peluang pendapatan lebih besar.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

ADVERTISEMENT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda