Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

7 Kalimat Ini Diucapkan Orang Benar-Benar Tulus & Selalu Bahagia

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Selasa, 28 Apr 2026 06:50 WIB

Ilustrasi Perempuan Sahabat
Ilustrasi Kalimat Ini Diucapkan Orang Benar-Benar Tulus & Selalu Bahagia/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Pornpimon Rodchua
Daftar Isi
Jakarta -

Orang yang benar-benar tulus sering memancarkan aura yang positif. Mereka terlihat selalu bahagia dan membawa keceriaan bagi orang-orang di sekitarnya.

Orang yang tulus tak hanya bisa dilihat dari perilakunya ketika berinteraksi dengan orang lain, Bunda. Mereka biasanya juga sering mengucapkan kalimat yang bisa bikin orang lain bahagia.

Kalimat yang diucapkan orang benar-benar tulus

Dilansir dari laman Your Tango, berikut kalimat yang sering diucapkan oleh orang yang benar-benar tulus:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


1. "Saya sungguh sangat bahagia untukmu"

Tidak semua orang bisa ikut berbahagia untuk orang lain. Kebanyakan orang bahkan berusaha keras untuk mengungkapkan betapa senangnya mereka untuk orang yang mereka cintai, terutama ketika mereka merasa sedikit iri hati.

Namun, bagi orang-orang yang memiliki limpahan kebahagiaan dalam hidupnya, hal itu datang dengan mudah. Mereka bisa dengan mudah mengucapkan, "Aku sungguh sangat bahagia untukmu", ketika seseorang mendapatkan keberuntungan. Orang-orang yang tulus ini selalu menemukan cara untuk mendukung kebahagiaan orang lain.

2. "Saya tidak tahu banyak tentang itu, tetapi saya ingin sekali mempelajarinya"

Orang-orang yang tulus dan selalu bahagia cenderung mengungkapkan keinginan untuk belajar lebih banyak, meski mereka tidak banyak mengetahui tentang subjek tertentu. Tanpa rasa malu sedikit pun, mereka mengajukan suka pertanyaan dan menunjukkan keinginan untuk belajar setiap hari.

Meskipun sebagian orang mungkin menyebut mereka berlebihan, keinginan untuk memperluas wawasan membuat hidup mereka sedikit lebih cerah.

3. "Itu sangat berarti bagi saya"

Seseorang yang tulus selalu mengungkapkan rasa syukurnya. Bagi orang ini, bersyukur dapat mengubah hidupnya menjadi lebih baik, Bunda.

Menurut peneliti perilaku Ross E O'Hara, ketika kita mengungkapkan rasa syukur, hal itu dapat membantu menyatukan kita, serta meningkatkan kesejahteraan emosional dan sosial. Jadi, mengakui orang lain dengan cara ini tidak hanya membuat mereka merasa lebih baik, tetapi juga memungkinkan orang-orang di sekitar merasa bahagia.

4. "Saya melakukan kesalahan"

Orang-orang yang bahagia dan tulus tidak perlu bersikap negatif. Alih-alih berfokus pada kesalahan dan membiarkannya memengaruhi diri sendiri, mereka mengakuinya dan terus maju.

Bagi orang-orang ini, kesalahan adalah cara terbaik untuk bertumbuh sebagai pribadi yang positif. Mengakui kesalahan tidak hanya berkontribusi pada munculnya sikap bijaksana, tetapi dapat membantu seseorang melangkah maju ke depan.

5. "Saya senang bisa berada di sini"

Orang-orang yang gembira dan tulus juga memandang waktu yang dihabiskan bersama orang-orang terkasih sebagai sebuah berkah. Mereka terus-menerus mengungkapkan betapa bahagianya mereka berada di sana dan ingin orang-orang di sekitar mereka mengetahuinya.

Orang-orang ini selalu menemukan cara untuk memanfaatkan waktu sebaik-baiknya. Pada akhirnya, mereka selalu menemukan cara untuk membuat orang-orang terkasih selalu merasa dihargai.

6. "Saya sangat bangga pada diri sendiri"

Menemukan kebahagiaan adalah tentang bagaimana seseorang memperlakukan dirinya sendiri. Alih-alih membiarkan kesalahan kecil menghambat mereka, orang-orang yang benar-benar tulus suka mengatakan bahwa mereka bangga pada diri mereka sendiri.

Meskipun mereka merasa sangat buruk, mereka akan mengulangi kalimat ini di awal dan akhir hari. Kalimat ini tak hanya bisa membuat diri sendiri bahagia, tapi juga dapat meningkatkan kepercayaan diri.

7. "Mari kita jadikan hari ini hari yang baik"

Jika seseorang mengalami hari yang buruk, mudah untuk terjerumus ke dalam mentalitas pesimis. Namun, orang-orang yang bahagia dan tulus tahu bagaimana tetap positif meskipun mengalami kemunduran.

Sambil menarik napas dalam-dalam, orang-orang ini akan berkata, "Mari kita jadikan hari ini hari yang baik". Kalimat itu sering diucapkan setiap hari untuk menyemangati diri sendiri.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/fir)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

ADVERTISEMENT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda