moms-life
Studi Ungkap Dosis Minum Kopi yang Bisa Cegah Stres
HaiBunda
Jumat, 17 Apr 2026 17:40 WIB
Daftar Isi
- Studi terbaru ungkap dosis kopi ideal untuk kesehatan mental
- Dosis kopi 2-3 cangkir per hari disebut paling optimal
- Mengapa dosis kopi berlebihan justru bisa memicu risiko stres?
- Pola J-Shaped: Kunci penting dalam menentukan dosis kopi yang tepat
- Kandungan dalam kopi yang bisa cegah stres
- Apakah semua jenis kopi memberikan efek yang sama pada dosis kopi?
Bunda, pernahkah terpikir bahwa dosis kopi yang tepat ternyata bisa membantu meredakan stres sehari-hari? Sebuah studi terbaru mengungkap fakta menarik yang mungkin belum banyak diketahui para pencinta kopi.
Tak hanya sekadar teman begadang, kopi rupanya menyimpan manfaat tersembunyi jika dikonsumsi dalam jumlah yang pas. Penelitian ini menyoroti bagaimana dosis kopi tertentu dapat memberikan efek menenangkan bagi pikiran dan kesehatan mental.
Menariknya, manfaat ini tidak berlaku jika diminum sembarangan atau berlebihan, lho, Bunda. Yuk, cari tahu berapa dosis kopi yang dianjurkan agar tubuh tetap rileks tanpa menimbulkan efek samping.
Studi terbaru ungkap dosis kopi ideal untuk kesehatan mental
Dikutip dari situs Euro News, terdapat sebuah studi baru di tahun 2026 yang menemukan fakta bahwa dosis kopi tertentu berkaitan dengan kesehatan mental yang lebih baik. Penelitian terbaru ini dipublikasikan dalam Journal of Affective Disorders yang dilakukan oleh Berty Ruping Song dan tim dengan judul Daily coffee drinking and mental health outcomes: Sex differences and the role of caffeine metabolism genotypes.
Para peneliti menganalisis lebih dari 460.000 partisipan dari UK Biobank dalam jangka panjang. Data tersebut dikumpulkan selama rata-rata 13,4 tahun untuk melihat pola konsumsi dan dampaknya.
Hasil dari studi tersebut menunjukkan bahwa dosis kopi harian memiliki kaitan dengan risiko gangguan mental. Fokus utama penelitian ini adalah gangguan seperti depresi dan kecemasan.
Para peneliti menyebutkan adanya hubungan antara pola minum kopi dan kondisi psikologis seseorang. Ini menandakan bahwa konsumsi kopi bukan sekadar kebiasaan, tetapi juga menjadi faktor gaya hidup yang penting.
Namun, penelitian ini bersifat observasional sehingga tidak menunjukkan hubungan sebab-akibat langsung. Meski begitu, temuan ini membuka peluang baru terkait pengaturan dosis kopi untuk kesehatan mental seseorang
Dosis kopi 2-3 cangkir per hari disebut paling optimal
Menurut laman Science Alert, penelitian tersebut juga menemukan bahwa dosis kopi yang ideal untuk dikonsumsi berada di angka 2–3 cangkir per hari. Jumlah ini dikaitkan dengan risiko gangguan kesehatan mental yang lebih rendah.
Orang yang mengonsumsi kopi dalam jumlah tersebut cenderung memiliki kondisi mental yang lebih stabil. Bahkan, mereka memiliki kemungkinan lebih kecil untuk mengalami stres dan gangguan suasana hati.
Dibandingkan yang tidak minum kopi, orang yang rutin mengonsumsinya dalam jumlah pas terlihat punya kondisi yang lebih baik. Karena itu, dosis kopi yang tak berlebihan sering dianggap sebagai batas aman untuk diminum setiap hari.
Menariknya, manfaat ini terlihat lebih kuat pada pria dibandingkan perempuan. Hal ini diduga berkaitan dengan perbedaan metabolisme kafein dalam tubuh.
Temuan ini memperkuat anggapan bahwa kopi bisa menjadi bagian dari gaya hidup sehat. Namun, tetap penting menjaga dosis kopi agar tidak berlebihan.
Mengapa dosis kopi berlebihan justru bisa memicu risiko stres?
Meskipun bermanfaat, dosis kopi yang terlalu tinggi justru bisa berdampak negatif. Konsumsi kopi lebih dari 5 cangkir per hari dikaitkan dengan peningkatan risiko gangguan mental, Bun.
Penelitian yang sama juga menemukan bahwa manfaat kopi bisa hilang kalau diminum berlebihan. Bahkan, minum terlalu banyak justru bisa bikin stres dan rasa cemas makin meningkat.
Kafein dalam kadar yang sangat tinggi dapat memicu kegelisahan dan gangguan tidur seseorang. Kondisi ini justru memperburuk kesehatan mental seseorang apabila mengonsumsi kopi dengan dosis yang terlalu banyak.
Hal ini menunjukkan pentingnya minum kopi secukupnya, ya, Bunda. Kalau dosis kopi tidak dijaga, manfaatnya bisa hilang dan malah berdampak kurang baik untuk kesehatan tubuh.
Ilustrasi kopi/ Foto: Getty Images/Kateryna Kukota |
Pola J-Shaped: Kunci penting dalam menentukan dosis kopi yang tepat
Para peneliti dari studi yang sama menemukan pola unik yang disebut J-shaped dalam hubungan dosis kopi dan kesehatan mental. Artinya, manfaat kopi baru terasa jika diminum dalam jumlah yang pas, tidak terlalu sedikit dan tidak berlebihan.
Kalau minumnya terlalu sedikit atau malah kebanyakan, manfaat kopi jadi tidak terasa maksimal. Bahkan, di dua kondisi itu justru bisa meningkatkan risiko bagi tubuh.
“Hubungan J-shaped diidentifikasi antara konsumsi kopi dan gangguan mental, menunjukkan bahwa asupan kopi dalam jumlah cukup mungkin bermanfaat bagi kesehatan mental,” tulis para peneliti dalam penelitian yang mereka publikasikan.
Pola ini menunjukkan bahwa keseimbangan adalah kunci utama. Dosis kopi yang cukup dan tidak berlebihan bisa menjadi titik paling menguntungkan dalam hal tersebut.
Dengan memahami pola ini, masyarakat diharapkan bisa lebih bijak dalam mengonsumsi kopi. Menentukan dosis kopi yang tepat menjadi langkah awal yang sangat penting demi menjaga kesehatan mental.
Kandungan dalam kopi yang bisa cegah stres
Kopi mengandung lebih dari seribu senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi tubuh. Senyawa ini berperan dalam efek positif dari dosis kopi yang pas terhadap kesehatan mental.
Kafein menjadi komponen utama yang memengaruhi sistem saraf pusat. Zat ini membantu meningkatkan suasana hati dan mengurangi rasa lelah pada tubuh.
Selain itu, terdapat antioksidan seperti polifenol dan chlorogenic acid. Kandungan ini memiliki efek antiinflamasi yang mendukung kesehatan otak.
Kafein juga bekerja melalui mekanisme reseptor otak seperti A1R dan A2AR. Mekanisme ini membantu mengurangi dampak stres pada sistem saraf manusia.
Kombinasi berbagai senyawa inilah yang membuat dosis kopi yang cukup akan terasa bermanfaat bagi kesehatan mental dan tubuh seseorang. Namun, efeknya tetap tergantung dari seberapa banyak kopi yang dikonsumsi setiap harinya.
Apakah semua jenis kopi memberikan efek yang sama pada dosis kopi?
Masih dari penelitian yang sama, para peneliti juga meneliti berbagai jenis kopi dalam kaitannya dengan dosis kopi. Hal ini termasuk kopi instan, kopi bubuk, dan kopi tanpa kafein.
Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa pola manfaat tetap konsisten di berbagai jenis kopi. Artinya, efeknya tidak hanya terbatas pada satu jenis kopi tertentu.
Namun, beberapa temuan menunjukkan bahwa kopi tanpa kafein tidak selalu memberikan manfaat yang sama. Hal ini menandakan peran penting kafein dalam kopi untuk efek tersebut.
Meski begitu, faktor lain seperti antioksidan juga ikut berperan. Jadi, dosis kopi tetap menjadi faktor utama dibanding jenis kopinya mengenai kesehatan mental seseorang.
Kesimpulannya, jenis kopi memang berpengaruh, tetapi tidak dominan. Yang paling penting tetap menjaga dosis kopi dalam batas yang wajar dan cukup untuk dikonsumsi.
Bunda, itulah pentingnya memahami dosis kopi yang tepat agar manfaatnya terasa tanpa menimbulkan efek samping. Semoga informasi ini membantu Bunda lebih bijak mengatur konsumsi kopi demi menjaga suasana hati tetap tenang dan stabil.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mom's Life
Bunda Perlu Tahu, Ini Trik Sederhana Usir Stres Saat di Rumah
Mom's Life
Kenali Penyebab Stres yang Umum Terjadi, Mulai dari Kerja hingga Kehidupan Sehari-hari
Mom's Life
Sering Jajan Kopi Bisa Bikin Miskin, Benar Enggak Ya Bun?
Mom's Life
5 Hal Penting yang Perlu Dipahami Sebelum Minum Kopi, Demi Kesehatan Tubuh Bun
Mom's Life
Gemar Minum Kopi Tiap Hari Bun? Ternyata Ini Efeknya pada Tubuh
5 Foto
Mom's Life
5 Potret Zhao Lusi Bintang Hidden Love Sebelum Jatuh Sakit hingga Pakai Kursi Roda dan Akui Alami Depresi
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Ilustrasi kopi/ Foto: Getty Images/Kateryna Kukota
9 Makanan 'Terlarang' Sebelum Tidur yang Bisa Membuat Mimpi Buruk
7 Kebiasaan Baik untuk Mengurangi Stres dan Cemas
Sering Cemas Tanpa Sebab? Waspadai 10 Makanan Ini