moms-life
5 Ciri Kepribadian Orang yang Mudah Jatuh Cinta, Kamu Termasuk?
HaiBunda
Minggu, 05 Apr 2026 22:00 WIB
Daftar Isi
Orang yang mudah jatuh cinta biasanya memiliki kepribadian yang khas. Kecenderungan seseorang jatuh cinta dengan cepat dikenal sebagai emofilia, Bunda.
Penyebab emofilia masih belum jelas. Namun, individu dengan tingkat emofilia tinggi sering kali mengabaikan tanda-tanda peringatan selama proses mengenal orang yang mereka suka.
"Emofilia kemungkinan terkait dengan sifat kepribadian seperti pengambilan risiko dan impulsivitas, serta kecenderungan kognitif seperti bias perhatian dan distorsi memori," kata pakar Arash Emamzadeh, dilansir Psychology Today.
"Emofilia berbeda dari anxious attachment, sociosexuality, dan menjadi seorang hopeless romantic. Emofilia tingkat tinggi dikaitkan dengan perilaku berisiko."
Sekilas emofilia mungkin tampak tidak berbahaya, tetapi kondisi ini sebenarnya dapat berdampak negatif yang signifikan pada hidup seseorang. Emofilia bukanlah patologi atau kondisi kesehatan mental yang dapat didiagnosis. Namun pada kondisi serius, emofilia dapat mengakibatkan perilaku berisiko, disregulasi emosional, dan hubungan yang bergejolak.
Ciri kepribadian orang yang mudah jatuh cinta
Ada beberapa ciri atau karakteristik orang yang mudah jatuh cinta atau emofilia. Simak penjelasannya berikut ini!
1. Sering menganggap setiap orang baru sebagai 'orang yang tepat'
Melansir dari Very Well Mind, orang dengan emofilia sering merasakan sensasi jatuh cinta tanpa meluangkan waktu untuk mengenal orang lain. Mereka mungkin berulang kali menganggap setiap orang baru sebagai 'orang yang tepat', Bunda.
Pakar Dr. Patrice Le Goy menjelaskan bahwa salah satu tanda emofilia adalah jatuh cinta dengan cepat dan menganggap dirinya layak untuk dicintai. Seseorang yang mudah jatuh cinta mungkin akan mengembangkan perasaan yang kuat sebelum benar-benar memahami karakter orang tersebut dan siapa mereka sebenarnya.
"Salah satu tanda bahwa seseorang mungkin mengalami emofilia adalah ia cepat jatuh cinta dan langsung terikat secara emosional dalam hubungan sebelum orang lain membuktikan dirinya layak untuk mendapatkan kasih sayang dari kita," ujar Le Goy.
2. Cenderung melakukan perilaku berisiko dalam hubungan
Seseorang dengan emofilia mungkin mendapati diri mereka berada dalam situasi hubungan yang sulit untuk diakhiri, karena mereka terlalu cepat terlibat. Mereka juga cenderung terlibat dalam perilaku berisiko dalam sebuah hubungan.
3. Pribadi yang sangat romantis
Orang yang mudah jatuh cinta biasanya adalah pribadi yang sangat romantis. Dilansir laman Marriage, mereka mungkin mendambakan cinta dan bermimpi tentang hubungan, sehingga menjadi pribadi yang romantis ketika merasa bertemu dengan 'orang yang tepat'.
Namun meski dikenal sebagai pribadi yang romantis, mereka yang cepat jatuh cinta juga gampang merasa hancur ketika keadaan tidak berjalan seperti yang diharapkan.
4. Cenderung terburu-buru dalam menjalin hubungan
Mereka yang memiliki tingkat emofilia tinggi ingin merasakan sensasi jatuh cinta, yang dianggap sebuah pengalaman yang menyenangkan, mengasyikkan, dan memuaskan. Mereka biasanya menggunakan hubungan romantis untuk mengisi kekosongan agar tidak kesepian.
Kondisi tersebut membuat orang yang cepat jatuh cinta cenderung terburu-buru dalam menjalin hubungan. Setiap kali mereka 'jatuh cinta', itu juga terasa memvalidasi perasaan mereka.
5. Cepat move on setelah putus cinta
Orang yang mudah jatuh cinta juga sering memiliki hubungan jangka pendek. Mereka adalah orang yang cepat move on meski telah mengalami masa berat saat putus cinta.
Bagi orang-orang yang memiliki emophilia, pola tersebut tidak terjadi secara kebetulan. Hal itu dapat dibentuk oleh perpaduan kepribadian, biologi, dan cara berpikir dalam memproses pengalaman emosional.
Melepaskan diri dari emofilia mungkin tidak mudah bagi kebanyakan orang. Tapi, bukan berarti tidak bisa dilakukan ya, Bunda.
Emofilia dapat diatasi dengan membangun koneksi sebelum berkomitmen, mengelola emosi, dan mencari bantuan profesional untuk menggali akar permasalahan dan penyebabnya.
Demikian ciri kepribadian orang yang mudah jatuh cinta serta cara mengatasi bila kondisinya sudah dianggap berbahaya bagi hubungan dan kehidupan. Semoga informasi ini bermanfaat ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/som)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mom's Life
12 Tanda Seseorang Terlahir Egois Menurut Psikologi
Mom's Life
Simak 5 Kalimat yang Kerap Diucapkan oleh Orang Tak Kompeten
Mom's Life
11 Macam Kepribadian dari Cara Duduk, Gambarkan Sifat Periang hingga Perfeksionis
Mom's Life
7 Hal yang Bikin Bunda Memesona Selain Menggunakan Riasan Wajah
Mom's Life
Tanda Orang yang Diam-diam Benci pada Kita, Salah Satunya Kontak Mata
5 Foto
Mom's Life
5 Potret Wisuda S2 Psikologi Tsania Marwa, Anggun Berbalut Kebaya Merah
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
5 Ciri Kepribadian Orang yang Sering Overthinking di Malam Hari
Sedang Merasa Dibenci Semua Orang? Ternyata Ini Maknanya Menurut Psikologi
10 Kebiasaan Orang yang Benar-Benar Tulus Menurut Psikologi