Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Jangan Ucapkan "Saya Tidak Tahu", Ini Kalimat Pengganti yang Bikin Terlihat Lebih Cerdas

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Rabu, 08 Apr 2026 10:50 WIB

Shot of young asian woman, Business woman facing failure at work in her workstation office.
Ilustrasi / Foto: Getty Images/Naypong
Daftar Isi
Jakarta -

Mengucapkan kalimat “Saya tidak tahu” ketika memang belum memahami suatu informasi mungkin terdengar jujur. Namun, sebaiknya ungkapan tersebut dihindari dan diganti dengan respons yang membuat Bunda terlihat lebih cerdas.

Mengetahui bahwa Bunda tidak tahu sesuatu adalah bagian alami dari kehidupan. Bahkan, percaya diri mengakui bukan ahli dalam segala hal sebenarnya merupakan tanda kecerdasan yang dapat memotivasi orang untuk mencari peluang belajar.

Namun, jika menggunakan kalimat tersebut untuk menghindari tanggung jawab atau keluar dari rasa tidak nyaman, hal itu dapat merusak perkembangan pribadi dan kemampuan untuk menjalin hubungan dengan orang lain.

7 Kalimat pengganti “Saya tidak tahu” agar terlihat lebih cerdas

Ada banyak kalimat pengganti yang membuat Bunda terlihat lebih cerdas, daripada mengatakan “Saya tidak tahu”. Berikut di antaranya:

1. “Bisakah kamu memberi tahu aku lebih banyak tentang hal itu?”

Dilansir dari laman Your Tango, menurut sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Individual Differences, rasa ingin tahu adalah sifat yang umumnya dikaitkan dengan kecerdasan karena mendorong orang untuk memulai percakapan dan mencari pengalaman baru yang mungkin tidak mereka pahami.

Dengan mengajukan pertanyaan seperti ini, orang-orang cerdas memiliki kesempatan untuk berkembang.

Mereka tidak hanya memicu energi kolaboratif dalam percakapan singkat, membangun fondasi untuk menjalin hubungan dengan orang lain, tetapi mereka juga berkesempatan untuk mempelajari sesuatu yang baru.

2. “Mari coba sesuatu yang lain”

Mengadopsi sudut pandang atau pendekatan yang berbeda saat memecahkan masalah bersama adalah sebuah taktik mendasar dari para pemecah masalah yang sukses.

Dengan menggunakan pernyataan seperti ini untuk sampai ke akar masalah, orang-orang cerdas unggul dalam membangun koneksi pribadi dan menyelesaikan masalah di tempat kerja.

3. “Saya ingin sekali belajar dari kamu”

Menurut sebuah studi tahun 2022, belajar dari orang lain secara alami tertanam dalam interaksi dan hubungan antar-manusia yang sehat, tetapi kemampuan untuk belajar bersama orang lain merupakan keterampilan dan praktik yang jauh lebih bermanfaat.

Menggunakan kalimat ini dapat menjadi cara yang tepat untuk membuka momen pembelajaran lebih dalam.

4. “Bisakah saya minta bantuan”

Menurut studi yang diterbitkan dalam Management Science, orang yang meminta bantuan dan nasihat umumnya dianggap lebih cerdas dan kompeten.

Dengan begitu, Bunda tidak hanya menempatkan diri pada posisi yang lebih menguntungkan, tetapi juga memberi orang lain kesempatan untuk membangun harga diri mereka sendiri dengan bersikap membantu dan membangun koneksi berdasarkan pembelajaran bersama.

5. “Bisa saya cari tahu dulu”

Terutama di lingkungan kerja, menjadi orang yang selalu bisa diandalkan untuk meminta bantuan adalah kunci kesuksesan sejati.

Ini bukan hanya tentang menjadi orang yang dapat diandalkan atau memiliki semua jawaban, tetapi menjadi orang yang dapat membantu orang lain menyelesaikan masalah mereka.

6. “Saya tidak punya jawaban, tetapi mari kita cari seseorang yang tahu jawabannya”

Kemampuan beradaptasi adalah kunci kesuksesan bagi setiap orang. Dengan memanfaatkan apa yang ada di sekitar dan memaksimalkan keadaan yang tidak biasa, alih-alih berfokus pada kekurangan, orang dengan kemampuan beradaptasi memastikan orang lain memandang mereka secara positif dan mempercayai mereka untuk menyelesaikan tanggung jawabnya.

Baik di tepat kerja maupun hubungan pribadi, ungkapan ini dapat membantu orang untuk bekerja sama dalam menyelesaikan masalah, alih-alih berada di tim yang berlawanan.

7. “Bisakah kamu memberi aku waktu sebentar untuk memikirkannya?”

Pertanyaan spesifik ini adalah cara sempurna untuk menciptakan ruang dalam percakapan untuk mengatur emosi dan curah pendapat pribadi.

Para ahli dari Harvard Business Review mengatakan terkadang pemecahan masalah lebih udah dilakukan sendiri, memberi Bunda kesempatan untuk mengumpulkan pikiran dan menemukan solusi yang jelas sebelum terhubung kembali.

Nah, itulah beberapa kalimat pengganti “Saya tidak tahu” yang dapat Bunda sampaikan agar terlihat lebih cerdas. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda