Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Ingin Hidup Tenang? Hindari 5 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Berkonflik

Nadhifa Fitrina   |   HaiBunda

Minggu, 15 Mar 2026 18:25 WIB

5 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Berkonflik
Ilustrasi Ciri Kepribadian Orang yang Suka Berkonflik/Foto: Getty Images/recep-bg
Daftar Isi
Jakarta -

Hidup tenang tentu menjadi keinginan bagi setiap orang, bukan begitu, Bunda? Salah satu hal yang bisa mengganggu ketenangan adalah berurusan dengan orang yang suka berkonflik.

Mereka gampang merasa menjadi 'korban' dan berpikir segala sesuatu itu hitam-putih. Emosi mereka juga bisa mudah meledak, bahkan terkadang sampai melakukan tindakan yang berlebihan.

Beberapa orang hanya punya beberapa sifat seperti ini, sementara yang lainnya bisa memiliki semuanya. Dengan mengenali ciri-ciri ini, kita bisa lebih mudah menghadapi mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Simak ulasan selengkapnya berikut ini, Bunda. 

5 ciri kepribadian orang yang suka berkonflik

Mengutip laman Psychology Today, berikut ini ada beberapa ciri orang yang cenderung mudah berkonflik.

1. Sulit berempati

Orang dengan sifat ini biasanya tidak terlalu peduli dengan perasaan orang lain, Bunda. Mereka sering melakukan hal yang merugikan tanpa merasa bersalah.

Mereka bisa terlihat ramah dan menarik di awal, tapi tujuannya sering untuk mendapatkan keuntungan sendiri. Sering kali, mereka menyalahkan orang lain jika rencananya gagal.

Dalam hubungan, mereka terkadang menyakiti orang lain tapi tetap berharap mendapatkan perhatian atau kasih sayang. Tak hanya itu saja, tindakan ekstrem pun bisa terjadi tanpa ada rasa penyesalan.

2. Suka menonjolkan diri

Beberapa orang memang suka menempatkan diri di pusat perhatian, apalagi kalau mereka merasa lebih hebat dari orang lain. Mereka kerap fokus pada orang yang dianggap salah dan tidak ragu merendahkannya di depan banyak orang.

Lebih dari itu, mereka juga bisa menuntut pujian dan perhatian, meski saat yang sama kerap melontarkan kata-kata kasar atau hinaan. Hal ini biasanya dilakukan karena mereka merasa tidak diperlakukan dengan adil.

Di lingkungan kerja, orang seperti ini kerap terlihat 'menekan bawahan' sambil terlihat sangat dekat dengan atasan. Tindakan ini yang membuat perilaku buruk mereka jarang terlihat oleh orang-orang di sekitarnya.

3. Sulit mengontrol emosi

Selanjutnya, ada orang yang memang sangat menaruh perhatian pada hubungan dekatnya, tapi mereka juga bisa terlalu bergantung pada orang lain. Ketika merasa diabaikan, mereka bisa menjadikan pasangan, anak, atau rekan kerja sebagai 'sasaran' kesalahan.

Kemarahan mereka bisa muncul dengan cara yang berbeda-beda, bisa secara fisik, emosional, atau bahkan memengaruhi reputasi orang lain. Suasana hati mereka juga cepat berubah, kadang ramah, lalu tiba-tiba marah lagi.

Dalam pengalaman banyak terapis, seseorang dengan sifat ini kerap berjuang untuk mempertahankan hal-hal penting bagi mereka. Mereka bisa sangat protektif terhadap anak atau pasangan, karena takut merasa ditinggalkan.

4. Suka curiga

Kalau Bunda pernah melihat orang yang gampang curiga, kemungkinan mereka termasuk tipe yang mudah terjebak dalam konflik. Karena rasa curiga itu, mereka bisa menyimpan dendam yang cukup lama.

Nanti jika ada kesempatan, mereka pun bisa 'membalas' orang yang mereka anggap bersalah. Sebenarnya, orang dengan sifat seperti ini sering merasa diperlakukan tidak adil, Bunda.

Kalau melihat di lingkungan kerja, perilaku curiga mereka bisa bikin situasi menjadi tegang. Bahkan, beberapa ahli mengatakan bahwa sebagian besar masalah di kantor biasanya didapat dari orang-orang dengan sifat seperti ini.

5. Banyak drama dan emosi yang berlebihan

Seseorang dengan kepribadian ini sering sekali membuat suasana jadi penuh drama. Mereka mudah merasa tersakiti dan seolah-olah semua orang ingin menyakiti mereka.

Tak jarang, mereka menilai reaksi orang lain lebih berlebihan daripada kenyataannya. Mereka ingin selalu menjadi pusat perhatian. Nah kalau perhatian itu hilang, mereka bisa langsung marah atau kecewa.

Dalam hubungan, mereka cenderung melibatkan orang lain untuk mendukung perasaan mereka. Akibatnya, banyak situasi yang terlihat dramatis.

Itulah ulasan mengenai beberapa ciri kepribadian orang yang suka berkonflik yang penting untuk Bunda ketahui.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/rap)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda