Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

7 Ciri Orang yang Memiliki Kecerdasan Berbicara Tinggi Menurut Ilmu Psikologi

Azhar Hanifah   |   HaiBunda

Jumat, 20 Mar 2026 18:30 WIB

A professional Asian business woman presents data on screens in a board meeting room, engaging her audience with confidence and clarity. A businessman wearing a blazer while using a tablet for meeting
Ilustrasi Ciri-Ciri Orang yang Memiliki Kecerdasan Berbicara Tinggi Menurut Ilmu Psikologi/Foto: Getty Images/Artit_Wongpradu
Daftar Isi
Jakarta -

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering bertemu dengan orang yang tampak sangat pandai berbicara. Mereka mampu menjelaskan sesuatu dengan jelas, menyampaikan pendapat dengan meyakinkan, dan membuat orang lain mudah memahami maksud yang disampaikan. 

Kemampuan ini sering disebut sebagai kecerdasan berbicara atau kecerdasan linguistik. Dalam ilmu psikologi, kemampuan tersebut berkaitan dengan verbal linguistic intelligence atau kecerdasan verbal-linguistik. 

Menurut teori multiple intelligences dari psikolog Howard Gardner, kecerdasan linguistik merupakan salah satu bentuk kecerdasan manusia yang paling umum dimiliki. Namun, pada sebagian orang kemampuan ini berkembang lebih menonjol sehingga membuat mereka sangat pandai dalam berbicara maupun menulis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Lalu, seperti apa ciri-ciri orang yang memiliki kecerdasan berbicara tinggi menurut psikologi? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini, ya.

Ciri-ciri orang yang memiliki kecerdasan berbicara tinggi menurut psikologi

Dikutip dari laman Simply Psychology dan Verywell Mind, orang yang memiliki kecerdasan verbal-linguistik biasanya menunjukkan sejumlah karakteristik tertentu. Berikut ciri-cirinya:

1. Memiliki kosakata yang kaya

Salah satu ciri paling menonjol dari orang dengan kecerdasan berbicara tinggi adalah memiliki perbendaharaan kata yang luas. Mereka sering menggunakan kata-kata yang tepat untuk menggambarkan suatu ide atau perasaan.

Tidak jarang, mereka juga tertarik mempelajari kata baru atau makna kata yang lebih spesifik. Hal ini membuat cara berbicara mereka terdengar lebih variatif dan menarik.

2. Gemar membaca dan menulis

Orang dengan kecerdasan linguistik biasanya memiliki minat tinggi terhadap kegiatan membaca dan menulis. Mereka menikmati proses memahami informasi dari buku, artikel, atau cerita.

Selain itu, mereka juga sering mengekspresikan pemikirannya melalui tulisan, seperti membuat catatan harian, menulis cerita, atau sekadar menuangkan ide dalam bentuk teks.

3. Memiliki ingatan yang kuat terhadap kata dan ide

Ciri lainnya adalah kemampuan mengingat kata-kata, kutipan, atau cerita dengan cukup baik. Mereka sering mampu mengingat detail dari sesuatu yang pernah dibaca atau didengar.

Misalnya, mereka bisa mengingat kalimat dari buku, pidato terkenal, atau bahkan lirik lagu yang pernah didengar bertahun-tahun lalu.

4. Mampu menjelaskan sesuatu dengan jelas

Orang dengan kecerdasan berbicara tinggi biasanya pandai menjelaskan konsep yang rumit menjadi lebih mudah dipahami.

Kemampuan ini membuat mereka sering dianggap sebagai komunikator yang baik. Tidak heran jika banyak dari mereka sukses dalam bidang seperti pendidikan, presentasi, jurnalistik, atau komunikasi.

5. Pandai berargumentasi dan meyakinkan orang lain

Karena sangat nyaman menggunakan bahasa, mereka juga cenderung memiliki kemampuan persuasi yang kuat. Mereka mampu memilih kata yang tepat untuk menyampaikan pendapat serta membangun argumen yang logis.

Kemampuan ini membuat mereka sering unggul dalam diskusi, debat, maupun presentasi yang membutuhkan kemampuan menyampaikan ide secara meyakinkan.

6. Cepat mempelajari bahasa baru

Ciri lainnya adalah mudah mempelajari bahasa asing atau istilah baru. Mereka memiliki sensitivitas tinggi terhadap bunyi, makna, dan struktur bahasa.

7. Menyukai permainan kata

Orang dengan kecerdasan linguistik tinggi biasanya juga menikmati permainan yang berkaitan dengan kata-kata. Misalnya teka-teki silang, permainan Scrabble, atau permainan kata lainnya.

Aktivitas tersebut terasa menyenangkan bagi mereka karena melibatkan kemampuan bahasa yang menjadi kekuatan utamanya. Dengan banyak membaca, menulis, dan berlatih berkomunikasi, Bunda dapat meningkatkan kemampuan berbicara.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(fir/fir)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda