Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Fakta Monowi, Kota Paling Sepi di Dunia yang Hanya Dihuni 1 Orang Perempuan

Natasha Ardiah   |   HaiBunda

Rabu, 11 Mar 2026 22:00 WIB

Ilustrasi kota sepi
Ilustrasi Fakta Monowi, Kota Paling Sepi di Dunia yang Dihuni 1 Orang/Foto: Getty Images/CribbVisuals
Daftar Isi
Jakarta -

Di banyak negara, kehidupan perkotaan seakan tak pernah berhenti berdenyut oleh aktivitas. Namun, ada satu tempat yang justru hidup dalam sunyi. Jauh dari hiruk-pikuk jalan raya dan rutinitas kawasan pinggiran, sebuah desa di Amerika Serikat hanya dihuni oleh satu orang.

Monowi yang berada di Nebraska memiliki keunikan langka sebagai kota berbadan hukum dengan populasi paling sedikit di Amerika Serikat.

Di sana tak ada tetangga di balik pagar maupun kendaraan yang melintas. Seluruh keberlangsungan wilayah kecil tersebut bergantung pada satu-satunya warga yang tetap menetap.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Kota Monowi hanya punya 1 penduduk

Dilansir Mirror, penduduk satu-satunya kota Monowi adalah seorang perempuan bernama Elsie Eiler. Ia telah lama tinggal di Monowi dan menjadi sosok yang mempertahankan keberadaan kota tersebut.

Meski hanya dihuni oleh satu orang, kota ini tetap diakui secara resmi sebagai kota di Amerika Serikat. Hal ini membuatnya sering disebut sebagai kota dengan populasi paling sedikit di negara tersebut.

Keunikan inilah yang membuat Monowi dikenal luas hingga ke berbagai negara. Bahkan berhasil mencuri perhatian banyak orang yang penasaran bagaimana kehidupan di kota yang hanya punya satu penduduk ini.

Dari kota ramai hingga berubah menjadi kota paling sepi

Monowi ternyata pernah menjadi kota kecil yang cukup ramai. Pada tahun 1930-an, jumlah penduduknya bahkan mencapai lebih dari 150 penduduk.

Pada saat itu, kehidupan di kota tersebut berkembang berkat aktivitas pertanian dan jalur kereta api di sekitarnya. Banyak keluarga yang tinggal dan bekerja di daerah tersebut.

Namun, seiring berjalannya waktu setelah Perang Dunia II, penduduk mulai meninggalkan kota ini. Perubahan ekonomi, berkurangnya pekerjaan, dan kondisi pertanian yang buruk membuat banyak orang pindah ke tempat lain.

Berbagai fasilitas lokal pun tutup, termasuk toko, kantor pos, bahkan sekolah. Jumlah penduduk Monowi terus menurun dari puluhan menjadi hanya beberapa orang saja.

Pada 1980-an, populasi telah menurun hanya menjadi 18 orang. Hingga 20 tahun kemudian, hanya tersisa dua orang yang tinggal di sana. Elsie dan suaminya, Rudy, yang mengelola kedai minuman lokal.

Setelah sang suami meninggal pada 2004, Monowi pun resmi menjadi kota paling sepi hanya dengan satu penduduk. Sejak saat itu, Elsie menjadi satu-satunya orang yang menetap di kota paling sepi di dunia menurut Guiness World Records.

Kehidupan sehari-hari Elsie di kota paling sepi

Meski tinggal sendiri, Elsie tetap menjalani kehidupan di kota tersebut. Ia diketahui mengelola sebuah toko minuman kecil bernama Monowi Tavern yang menjadi satu-satunya bisnis di kota tersebut.

Toko minuman tersebut sering dikunjungi oleh penduduk dari kota sekitar maupun wisatawan yang berkunjung.

Selain itu, terdapat juga sebuah perpustakaan bernama Rudy’s Library. Perpustakaan itu dibuat untuk mengenang suami Elsie yang telah meninggal dunia.

Menariknya lagi, Elsie berperan sebagai wali kota, bendahara, hingga petugas administrasi di kota tersebut. Ia bahkan harus mengurus berbagai dokumen resmi agar Monowi tetap diakui secara hukum.

Lantaran hanya satu penduduk, Elsie juga menjadi pemilih dalam pemilihan wali kota. Ia secara resmi memberikan suara untuk dirinya sendiri dalam pemilu.

Nah, itulah kisah menarik kota Monowi, yang merupakan kota paling sepi di dunia. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/rap)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda